Headline.co.id, Pekanbaru ~ Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Provinsi Riau meningkatkan koordinasi untuk memantau situasi kebencanaan di wilayah tersebut. Hal ini dilakukan menyusul meningkatnya curah hujan di beberapa daerah di Riau.
Kepala BPBD Damkar Riau, M. Edy Afrizal, menyatakan bahwa dalam beberapa hari terakhir, hujan turun cukup merata di Provinsi Riau. Kondisi ini membantu dalam pemadaman kebakaran hutan dan lahan yang sebelumnya dilaporkan terjadi di sejumlah daerah.
Kebakaran hutan dan lahan sebelumnya dilaporkan terjadi di Kabupaten Rokan Hilir dan Kabupaten Pelalawan. Tim gabungan telah melakukan pemadaman melalui jalur darat dan udara, yang kemudian terbantu oleh turunnya hujan.
“Untuk Karhutla sudah nihil. Beberapa daerah yang sebelumnya sempat ada Karhutla saat ini sudah padam. Hujan belakangan ini terjadi cukup merata di wilayah Riau,” kata Edy di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, pada Sabtu (16/5/2026).
Meskipun intensitas hujan meningkat, BPBD Damkar Riau hingga kini belum menerima laporan adanya daerah yang terdampak banjir. Namun, BPBD kabupaten/kota tetap diminta untuk meningkatkan kewaspadaan.
“Belum ada yang melaporkan terjadi banjir, tapi mungkin permukaan air sungai mengalami kenaikan, namun belum terjadi banjir. Kami minta untuk tetap waspada. Jika memerlukan bantuan, bisa segera melaporkan ke BPBD Riau,” imbaunya.
Edy juga menyebut sempat menerima informasi mengenai kenaikan permukaan air Sungai Kuantan di Kabupaten Kuantan Singingi. Namun, kondisi tersebut tidak berlangsung lama dan saat ini telah kembali normal.
“Sungai Kuantan di Kuansing sempat dilaporkan naik permukaan airnya. Tapi tidak lama dan sekarang sudah normal kembali,” ujarnya.





















