Headline.co.id, Bone Bolango ~ Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Gorontalo mempercepat persiapan Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) dengan meminta pemerintah kabupaten dan kota segera melengkapi dokumen dan regulasi teknis yang diperlukan. Hal ini disampaikan oleh Kepala DKP Provinsi Gorontalo, Aryanto Husain, dalam Rapat Koordinasi Tingkat Provinsi Program Kerja Prioritas Nasional Tahun 2026, Jumat (10/7/2026). Rapat ini merupakan tindak lanjut dari audiensi Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail dengan Menteri Kelautan dan Perikanan RI serta hasil Rapat Koordinasi Nasional Sektor Kelautan dan Perikanan pada 2–3 Juli 2026 di Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.
Sebanyak 46 dari 71 lokasi yang diusulkan oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo telah mendapatkan persetujuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan. Lokasi-lokasi tersebut tersebar di lima kabupaten, yaitu Kabupaten Pohuwato dengan 10 lokasi, Kabupaten Boalemo 7 lokasi, Kabupaten Gorontalo 10 lokasi, Kabupaten Gorontalo Utara 16 lokasi, dan Kabupaten Bone Bolango 3 lokasi.
Koordinasi dan Pendampingan Intensif
Aryanto Husain menekankan pentingnya koordinasi dan pendampingan intensif oleh dinas yang membidangi perikanan di daerah yang telah memasuki tahap pembangunan KNMP, seperti Kabupaten Bone Bolango, Kabupaten Gorontalo, dan Kabupaten Boalemo. “Kami berharap koordinasi dan pendampingan dapat terus diperkuat agar pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu dan memenuhi spesifikasi teknis yang telah ditetapkan,” ujar Aryanto.
Evaluasi Progres Pembangunan
Dalam rapat tersebut, juga dilakukan evaluasi terhadap progres pembangunan KNMP Tahap II di tiga lokasi, yaitu Desa Tolotio di Kabupaten Bone Bolango, Desa Lamu di Kabupaten Gorontalo, dan Desa Pentadu Barat di Kabupaten Boalemo. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa ketiga lokasi tersebut mengalami kemajuan yang baik dan berjalan sesuai dengan tahapan yang direncanakan.
Pemerintah kabupaten bersama seluruh pihak terkait diharapkan terus memperkuat koordinasi, pendampingan, dan pengawasan agar pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu serta memenuhi spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.


















