Headline.co.id, Palembang ~ Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumatera Selatan (Sumsel) mengadakan kegiatan bakti sosial dan kesehatan yang diiringi dengan peresmian 50 sumur bor. Sumur bor ini telah dibangun dan direnovasi di berbagai wilayah di bawah naungan Polda Sumsel. Kapolda Sumsel, Irjen Sandi Nugroho, menyatakan bahwa sumur-sumur tersebut tersebar di tempat ibadah, musala, kompleks pemukiman, sekolah, kebun, dan area pertanian yang memerlukan akses air bersih.
Kapolda menegaskan bahwa pembangunan sumur bor ini bukan sekadar rencana, tetapi sudah selesai dan siap dimanfaatkan oleh masyarakat. “Sumur bor ini bukan hanya fasilitas air bersih, tetapi juga simbol kehadiran Polri bersama masyarakat. Kami ingin setiap tetes air yang mengalir dapat membawa manfaat, membantu aktivitas warga, mendukung pendidikan, ibadah, hingga ketahanan pangan di Sumatera Selatan,” ujar Kapolda Sumsel pada Jumat (8/5/26).
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara Polda Sumsel dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80 dengan berbagai kegiatan bakti dan prestasi untuk masyarakat. Selain peresmian sumur bor, Polda Sumsel juga melaksanakan kegiatan sosial lainnya seperti bedah rumah, donor darah, kegiatan kebersihan di tempat ibadah dan fasilitas umum, serta kegiatan lain yang dibutuhkan masyarakat.
Di Masjid Arrahman, Talang Betutu, sumur bor yang diresmikan memiliki kedalaman sekitar 120 meter. Kapolda menyampaikan bahwa tidak semua wilayah di Provinsi Sumatera Selatan mudah mendapatkan sumber air bersih. Namun, dengan kerja sama dan dukungan dari berbagai pihak, termasuk tenaga geologi, sumber air tersebut berhasil ditemukan dan dapat dimanfaatkan.
Polda Sumsel juga mengadakan video conference dengan jajaran Polres di 17 kabupaten/kota untuk memastikan manfaat program tersebut di masing-masing wilayah. Kapolda berharap program ini tidak berhenti pada 50 sumur bor, tetapi dapat terus bertambah sesuai kebutuhan masyarakat. “Apa yang kita resmikan hari ini adalah hasil kebersamaan. Polri tidak bekerja sendiri, tetapi bergerak bersama pemerintah daerah, TNI, PDAM, para mitra, dan seluruh elemen masyarakat. Harapan kami, program ini tidak berhenti di angka 50 sumur bor, tetapi terus berlanjut sesuai kebutuhan masyarakat,” ujar Kapolda Sumsel.
Selain peresmian sumur bor, kegiatan tersebut juga diisi dengan bakti kesehatan, pembagian bantuan sosial, serta kegiatan Jumat Berkah. Rangkaian kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polda Sumsel dalam membantu meringankan kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat kedekatan Polri dengan warga. Kapolda Sumsel menyampaikan bahwa kehadiran Polri tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga membantu memberikan solusi atas berbagai permasalahan sosial yang dihadapi masyarakat. Dengan adanya program ini, Polda Sumsel berharap masyarakat dapat merasakan manfaat langsung dari kehadiran Polri. Akses air bersih diharapkan dapat mendukung aktivitas sehari-hari warga, memperkuat ketahanan sosial, serta menjadi bagian dari upaya bersama menjaga Kamtibmas dan mendukung pembangunan di Sumatera Selatan.






















