Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Peristiwa

Teror Buaya di Sungai Mandar Polman Diduga Bukan Asli Habitat, 4 Warga Jadi Korban dalam 4 Bulan

Hendrawan by Hendrawan
3 weeks ago
in Peristiwa
Reading Time: 4 mins read
394 30
A A
0
Kemunculan seekor buaya di Sungai Mandar beberapa waktu lalu terekam kamera warga

Kemunculan seekor buaya di Sungai Mandar beberapa waktu lalu terekam kamera warga (ist)

Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Polewali Mandar ~ Serangan buaya terhadap warga di Sungai Mandar, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, dalam empat bulan terakhir memicu kekhawatiran masyarakat. Sebanyak empat warga menjadi korban sejak awal 2026, dengan satu di antaranya meninggal dunia. Warga menduga buaya yang menyerang bukan berasal dari habitat asli sungai tersebut. Dugaan ini muncul karena sebelumnya keberadaan buaya tidak pernah menimbulkan serangan terhadap manusia.

Warga Curiga Buaya Bukan Asli Sungai Mandar

Salah seorang warga, Haedir, menyebut perilaku buaya yang belakangan sering muncul berbeda dengan karakter buaya yang selama ini dikenal di Sungai Mandar.

You might also like

Sejumlah pelajar berboncengan sepeda motor melintas di kawasan Jalan Andong, Gondokusuman, Yogyakarta, Selasa (20/5/2026). Polisi menyebut kelompok pelajar tersebut diduga melakukan provokasi dengan membunyikan klakson, berteriak, dan menyalakan kembang api sebelum akhirnya meninggalkan lokasi. Tidak ada korban dalam kejadian tersebut.

Tawuran Pelajar Diduga Dipicu Provokasi Kembang Api di Gondokusuman Yogyakarta, Polisi Pastikan Tak Ada Korban

20 May 2026
Kebakaran rumah di Krapyak Bantul

Kebakaran Rumah di Sewon Bantul Diduga Akibat Korsleting Listrik, Kerugian Capai Rp50 Juta

20 May 2026

“Ini bukan buaya asli (sungai Mandar), karena sejak dulu ada tapi tidak pernah menyerang warga. Baru beberapa bulan ini buaya mulai menyerang warga,” kata Haedir kepada wartawan, Minggu (3/5/2026).

Ia menambahkan, buaya asli Sungai Mandar biasanya jarang terlihat di permukaan. Sementara buaya yang diduga menyerang warga justru kerap muncul hingga ke bantaran sungai.

“Kalau buaya asli sangat jarang terlihat, paling hanya kepalanya yang terlihat. Sedangkan buaya yang menyerang warga hampir setiap hari kelihatan bahkan naik berjemur di bantaran sungai,” ujarnya.

Penjelasan Ahli: Buaya Bisa Berpindah Habitat

Menanggapi hal tersebut, Penata Kelola Kelautan dan Perikanan Balai Pengelolaan Kelautan wilayah kerja Sulbar, Nuralim, menilai dugaan warga sebagai hal yang wajar mengingat kejadian yang terjadi tidak biasa.

“Memang wajar kalau warga punya dugaan seperti itu, apalagi kalau kejadian ini terasa tidak biasa,” kata Nuralim.

Secara ilmiah, ia menjelaskan bahwa buaya muara (Crocodylus porosus) memiliki wilayah jelajah luas dan memungkinkan berpindah dari satu lokasi ke lokasi lain melalui sungai maupun laut.

“Namun secara ilmiah, buaya, terutama seperti buaya muara, memang memiliki wilayah jelajah yang luas dan bisa berpindah tempat melalui sungai atau laut, jadi kemungkinan ‘pendatang’ itu tetap ada, tapi bukan berarti sesuatu yang di luar kebiasaan alam,” terangnya.

Meski demikian, Nuralim tidak berspekulasi terkait asal usul buaya tersebut. Ia menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat di tengah meningkatnya interaksi antara manusia dan satwa liar.

“Yang lebih penting bagaimana meningkatkan kewaspadaan bersama, karena perubahan lingkungan, aktivitas manusia di sungai, atau berkurangnya habitat bisa membuat buaya lebih sering muncul di area yang dekat dengan warga,” jelasnya.

Ia juga mengimbau warga untuk sementara waktu menghindari aktivitas berisiko di sungai serta mengikuti arahan dari pihak berwenang.

Kronologi 4 Warga Diserang Buaya

Data yang dihimpun menunjukkan, dalam kurun waktu empat bulan terakhir terdapat empat kasus serangan buaya di Sungai Mandar. Korban pertama adalah Jaumil (21) yang diserang saat mandi pada Minggu (28/12) sekitar pukul 19.30 Wita dan mengalami luka di kedua kaki.

Selanjutnya, Ismail (52) diserang saat buang air besar pada Jumat (23/1) sekitar pukul 19.00 Wita. Ia selamat meski mengalami luka di bagian punggung dan bokong.

Serangan paling fatal terjadi pada Kamis (23/4) sekitar pukul 19.00 Wita, ketika Muhlis (50) diserang saat mandi dan ditemukan meninggal dunia dua jam kemudian dengan luka di leher dan dada.

“Didapat itu buayanya sementara makan korban. Mungkin karena merasa terganggu warga, akhirnya (buaya) sempat dilepaskan (jasad korban),” ujar Lurah Tinambung, Ali Sadikin, Jumat (24/4).

Terakhir, Mustari (72) diserang saat menyeberangi sungai untuk memberi makan ternaknya pada Rabu (29/4). Korban berhasil selamat meski mengalami luka di bagian pinggang dan harus menjalani perawatan di puskesmas.

Dugaan Penyebab: Kerusakan Habitat dan Konflik Manusia-Satwa

Nuralim menambahkan, meningkatnya konflik antara manusia dan buaya diduga dipicu oleh kerusakan habitat, pencemaran, serta berkurangnya sumber makanan alami di sungai.

“Mungkin karena habitatnya rusak, mungkin karena pemukiman diperluas, pencemaran dan makanan sudah habis jadi buaya terdesak lah,” katanya.

Menurutnya, kondisi serupa juga ditemukan di wilayah lain di Sulawesi Barat seperti Mamuju Tengah dan Pasangkayu, di mana konflik antara manusia dan buaya kerap terjadi.

Penanganan Terbatas, Warga Diminta Waspada

Terkait penanganan, Nuralim menyebut opsi pelumpuhan buaya hanya dilakukan secara terbatas dan melalui prosedur resmi apabila sudah menimbulkan korban jiwa.

“Tapi setelah dimatikan harus ada berita acara dari pemerintah desa atau kelurahan, bahwa tanggal sekian telah dimatikan buaya dengan ukuran sekian,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa tidak semua buaya dapat dilumpuhkan mengingat statusnya sebagai satwa yang dilindungi.

“Kan katanya warga buaya yang sering terlihat ada 4 ekor, masa karena 1 yang berbuat ulah semuanya harus dilumpuhkan, kan tidak bisa,” tambahnya.

Upaya relokasi maupun penangkaran dinilai belum memungkinkan karena keterbatasan lokasi dan biaya operasional.

Dengan kondisi tersebut, pemerintah dan masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan serta menjaga keseimbangan lingkungan guna meminimalkan potensi konflik antara manusia dan satwa liar di kawasan Sungai Mandar.

Tags: Berita Polewali MandarBuaya di Sungai Mandar PolmanSungai Mandar Polman
Hendrawan

Hendrawan

Related Stories

Sejumlah pelajar berboncengan sepeda motor melintas di kawasan Jalan Andong, Gondokusuman, Yogyakarta, Selasa (20/5/2026). Polisi menyebut kelompok pelajar tersebut diduga melakukan provokasi dengan membunyikan klakson, berteriak, dan menyalakan kembang api sebelum akhirnya meninggalkan lokasi. Tidak ada korban dalam kejadian tersebut.

Tawuran Pelajar Diduga Dipicu Provokasi Kembang Api di Gondokusuman Yogyakarta, Polisi Pastikan Tak Ada Korban

by Hendrawan
20 May 2026
0

Headline.co.id, Yogyakarta ~ Kepolisian memastikan situasi di kawasan Gondokusuman hingga Stadion Mandala Krida, Kota Yogyakarta, kembali kondusif setelah adanya dugaan...

Kebakaran rumah di Krapyak Bantul

Kebakaran Rumah di Sewon Bantul Diduga Akibat Korsleting Listrik, Kerugian Capai Rp50 Juta

by Hendrawan
20 May 2026
0

Headline.co.id, Bantul ~ Sebuah rumah milik warga di Krapyak Wetan RT 11, Kalurahan Panggungharjo, Kapanewon Sewon, Kabupaten Bantul, dilalap api...

Kecelakaan di Depan DPRD Sleman, Penumpang Motor Lansia Meninggal Dunia

Kecelakaan di Depan DPRD Sleman, Penumpang Motor Lansia Meninggal Dunia

by Hendrawan
19 May 2026
0

Headline.co.id, Sleman ~ Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di Jalan Parasamya tepatnya di depan Kantor DPRD...

L300 Masuk Tebing dan Terjun ke Sawah di Kalibawang Kulon Progo, Sopir Selamat

L300 Masuk Tebing dan Terjun ke Sawah di Kalibawang Kulon Progo, Sopir Selamat

by Hendrawan
17 May 2026
0

Headline.co.id, Kulon Progo ~ Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Umum Nanggulan–Mendut tepatnya di Dusun Jurang, Kalurahan Banjarharjo, Kapanewon...

Motor Honda Grand Ditemukan di Pinggir Jalan Nanggulan-Muntilan, Pria Asal Mojokerto Meninggal Dunia

Motor Honda Grand Ditemukan di Pinggir Jalan Nanggulan-Muntilan, Pria Asal Mojokerto Meninggal Dunia

by Hendrawan
17 May 2026
0

Headline.co.id, Kulon Progo ~ Seorang pria berinisial MAR (24), warga Mojokerto, Jawa Timur, ditemukan meninggal dunia di samping sepeda motor...

Groundbreaking pembangunan Gudang Ketahanan Pangan Polri berkapasitas 1.000 ton oleh Polres OKU Timur Polda Sumsel di Desa Bunga Mayang, Kecamatan Jayapura, Sabtu (16/5/2026). Pembangunan gudang jagung ini menjadi langkah strategis mendukung swasembada pangan nasional, menjaga stabilitas harga hasil panen petani, serta memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten OKU Timur.

Polres OKU Timur Bangun Gudang Jagung Ketahanan Pangan, Dukung Swasembada dan Stabilitas Harga Petani

by Hendrawan
16 May 2026
0

Headline.co.id, OKU Timur ~ Polres OKU Timur bersama pemerintah daerah, Bulog, dan sejumlah instansi terkait menggelar Panen Raya Jagung Serentak...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-28 ASEAN–Jepang yang digelar di Kuala Lumpur Convention Centre (KLCC), Malaysia pada Minggu (26/10/2025). (Foto: BPMI Setpres)

Prabowo Tegaskan ASEAN Harus Ambil Langkah Nyata Atasi Krisis Myanmar dan Jaga Stabilitas Kawasan

28 October 2025
Harga Rokok Meroket, Warga Indonesia Ramai-ramai Beralih ke Rokok Murah

Warga Indonesia Beralih ke Rokok Murah: Respons Bea Cukai Terungkap

25 August 2024
Pemkab Lumajang Tegaskan Layanan Kesehatan Pasien Tumor Berjalan Lancar

Pemkab Lumajang Tegaskan Layanan Kesehatan Pasien Tumor Berjalan Lancar

26 April 2026

Beresiko Terhadap Penyebaran COVID-19, Pemkab Probolinggo Tutup Sementara Seluruh Objek Wisata

18 March 2020
Tugas dan Gaji Operator Produksi

Apa itu Operator Produksi: Pengertian dan Tugasnya dalam Industri Manufaktur

11 March 2025
Kemenkes: Puasa yang Tepat Tingkatkan Keseimbangan Tubuh dan Pikiran

Kemenkes: Puasa yang Tepat Tingkatkan Keseimbangan Tubuh dan Pikiran

19 February 2026
Kemlu RI Intensifkan Koordinasi untuk Bebaskan 4 ABK WNI dari Pembajakan di Somalia

Kemlu RI Intensifkan Koordinasi untuk Bebaskan 4 ABK WNI dari Pembajakan di Somalia

28 April 2026

Artikel Terbaru

Gempa Magnitudo 3,7 Mengguncang Maluku Barat Daya

Gempa Magnitudo 3,7 Mengguncang Maluku Barat Daya

21 May 2026
Gempa Magnitudo 3.1 Guncang Sukabumi, Jawa Barat

Gempa Magnitudo 3.1 Guncang Sukabumi, Jawa Barat

21 May 2026
Gempa Magnitudo 3,6 Guncang Bitung, Sulawesi Utara

Gempa Magnitudo 3,6 Guncang Bitung, Sulawesi Utara

21 May 2026
Posbankum Desa dan Kelurahan Jadi Contoh Kolaborasi Penegakan Hukum

Posbankum Desa dan Kelurahan Jadi Contoh Kolaborasi Penegakan Hukum

21 May 2026
Kemenperin Adakan Pembekalan Keamanan Pangan untuk Pengelola SPPG

Kemenperin Adakan Pembekalan Keamanan Pangan untuk Pengelola SPPG

21 May 2026
Rektor Universitas Alma Ata Prof. dr. H. Hamam Hadi, MS., Sc.D., Sp.GK bersama Rektor Samarkand State Medical University Professor Dr. Jasur Alimjanovich Rizaev menandatangani nota kesepahaman kerja sama internasional di Samarkand, Uzbekistan, Rabu (20/5/2026). Kerja sama tersebut mencakup pengembangan riset, publikasi ilmiah, serta pertukaran dosen dan mahasiswa di bidang kedokteran dan ilmu kesehatan.

Universitas Alma Ata Go Internasional, Jalin Kolaborasi Akademik dengan Samarkand State Medical University

21 May 2026
Akademisi UGM Soroti Pentingnya Kebijakan Berbasis Bukti Ilmiah

Akademisi UGM Soroti Pentingnya Kebijakan Berbasis Bukti Ilmiah

21 May 2026

Popular Story

Satlantas Polres Ponorogo Gunakan Kacamata Pintar untuk Pantau Pelanggaran Lalu Lintas
Nasional

Satlantas Polres Ponorogo Gunakan Kacamata Pintar untuk Pantau Pelanggaran Lalu Lintas

by Ari Wibowo muhammad
19 May 2026
0

Headline.co.id, Ponorogo ~ Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Ponorogo telah mengimplementasikan teknologi...

Read moreDetails

SKILLSTEPPER MELATI: Inovasi Pembelajaran Bahasa Inggris di SMP N 1 Paringin

Mahasiswa Undip Batang Pelajari Budidaya Alpukat Organik di Desa Pesalakan

Kemenag Sleman Ajak Calon Pengantin Tingkatkan Kepedulian Lingkungan

Pemerintah Gorontalo Dorong Implementasi Perda PUG Secara Menyeluruh

BPBD Gorontalo Tingkatkan Pengawasan Cuaca Ekstrem

Dewan Pers Minta Pembebasan Jurnalis Indonesia yang Ditahan Israel

Kapolri Ungkap Inovasi Polri dalam Peningkatan Produksi Pertanian

L300 Masuk Tebing dan Terjun ke Sawah di Kalibawang Kulon Progo, Sopir Selamat

Menkomdigi Pastikan Perjanjian Dagang RI-AS Tak Melibatkan Transfer Data Kependudukan

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.