Headline.co.id, Redelong ~ Wakil Bupati Bener Meriah, Armia, mengadakan sosialisasi mengenai fasilitas dari Kementerian Koperasi untuk mendukung kebangkitan ekonomi masyarakat pascabencana. Acara ini berlangsung di Aula Aman Dimot, Komplek Batalion Infanteri Satria Musara 114 Bener Meriah, Aceh, pada Kamis (30/4/2026). Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian Koperasi, pemerintah daerah, pelaku usaha, serta peserta pelatihan dari berbagai koperasi di wilayah Bener Meriah.
Dalam sambutannya, Armia menyambut baik kehadiran rombongan dari Kementerian Koperasi Republik Indonesia dan para peserta kegiatan. “Selamat datang di dataran tinggi Tanoh Gayo, wilayah penghasil kopi terbaik di Indonesia dengan cita rasa khas yang telah diakui hingga tingkat internasional,” ujarnya. Ia menyoroti dampak signifikan dari bencana banjir bandang yang melanda beberapa wilayah di Sumatra terhadap kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Kabupaten Bener Meriah, yang berbasis komoditas kopi, juga merasakan dampak tersebut, terutama pada rantai produksi dan distribusi.
Armia menekankan bahwa pemulihan pascabencana memerlukan pendekatan komprehensif yang tidak hanya fokus pada rehabilitasi fisik, tetapi juga pada penguatan struktur ekonomi masyarakat. Dalam hal ini, koperasi memiliki peran strategis sebagai institusi ekonomi rakyat yang dapat mengintegrasikan produksi, distribusi, dan kesejahteraan anggota. Pemerintah Kabupaten Bener Meriah mengapresiasi kontribusi Kementerian Koperasi melalui program fasilitasi kemitraan dan penguatan jaringan usaha koperasi.
“Program ini menjadi langkah konkret dalam membangun kembali optimisme masyarakat sekaligus memperkuat fondasi usaha pada sektor kopi sebagai komoditas unggulan daerah,” kata Armia. Kegiatan ini diikuti oleh 155 pengurus koperasi desa/kelurahan Merah Putih, lima koperasi produsen, serta 40 calon anggota koperasi. Hal ini menunjukkan bahwa semangat kolektif masyarakat untuk bangkit masih terjaga. “Ini adalah modal sosial yang harus kita rawat dan arahkan menjadi kekuatan ekonomi daerah,” ujarnya.
Armia berharap kegiatan ini tidak hanya meningkatkan motivasi, tetapi juga mampu mendorong pemulihan aktivitas ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus memperkuat sinergi lintas sektor, baik dengan pemerintah pusat, dunia usaha, maupun pemangku kepentingan lainnya, guna menciptakan sistem ekonomi yang inklusif, tangguh, dan berdaya saing.





















