Headline.co.id, Jakarta ~ Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengungkapkan bahwa program Sekolah Rakyat yang diinisiasi oleh Presiden sejak awal tahun 2025 menunjukkan perkembangan yang positif. Program ini tidak hanya mengalami peningkatan dari segi jumlah peserta didik, tetapi juga memberikan dampak sosial yang signifikan bagi keluarga penerima manfaat.
Saifullah Yusuf menjelaskan bahwa ide Sekolah Rakyat pertama kali diperkenalkan kepada publik pada 9 Januari 2025 di Istana Bogor. Dalam kurun waktu enam bulan, program ini mulai beroperasi pada 14 Juli 2025 di 63 lokasi yang tersebar di berbagai daerah. “Jika pembangunan selesai sesuai rencana, tahun ini kita bisa menampung sekitar 35 ribu siswa tambahan di berbagai kabupaten dan kota,” ujarnya.
Menurut hasil pemantauan, para orang tua merasakan perubahan positif pada anak-anak mereka selama sembilan bulan terakhir. “Mereka juga menjadi lebih optimistis dan semangat,” tambah Saifullah. Ia berharap agar ke depan, lulusan Sekolah Rakyat tidak hanya berhasil menyelesaikan pendidikan, tetapi juga berasal dari keluarga yang telah berdaya dan mandiri.
Program ini diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama bagi mereka yang kurang beruntung secara ekonomi. Saifullah Yusuf menekankan pentingnya dukungan dari berbagai pihak untuk memastikan keberlanjutan dan kesuksesan program ini di masa mendatang.





















