Headline.co.id, Bupati Banyuwangi ~ Ipuk Fiestiandani, mengunjungi Mamat (45), seorang warga Dusun Krajan, Desa Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, yang mengalami kelumpuhan akibat kecelakaan kerja. Kunjungan ini dilakukan pada Rabu (29/4/2026) sebagai bagian dari program Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desa) yang berlangsung di Desa Kradenan, Purwoharjo, dan Glagahagung, Kecamatan Purwoharjo.
Mamat mengalami kelumpuhan setelah terjatuh dari pohon jati saat bekerja, yang membuatnya hanya bisa terbaring di tempat tidur. “Saya jatuh dari pohon, dari tangan sampai kaki tidak bisa digerakkan,” ungkap Mamat mengenai kondisinya.
Menanggapi situasi tersebut, Bupati Ipuk meminta Direktur RSUD Genteng, Sugiyo, untuk segera membawa Mamat ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan medis. “Nanti akan mendapatkan terapi agar perlahan bisa berjalan kembali. Biaya ditanggung negara, yang penting tetap semangat untuk sembuh,” ujar Ipuk.
Selain itu, Ipuk juga menginstruksikan Kepala Desa Purwoharjo, Fausi Amurulloh, untuk menyiapkan pendampingan selama proses pengobatan Mamat, mengingat istrinya harus bekerja. Ia juga memerintahkan penggunaan mobil siaga desa untuk mengantar dan mendampingi Mamat selama menjalani terapi.
Ipuk juga meminta tenaga kesehatan di puskesmas untuk mengintensifkan program layanan “Jemput Bola Rawat Warga” melalui pemeriksaan rutin ke rumah warga, terutama bagi lansia dan masyarakat yang tidak dapat mengakses layanan kesehatan secara langsung.
Direktur RSUD Genteng, Sugiyo, menyatakan bahwa Mamat akan menjalani terapi untuk melatih fungsi otot pada tangan dan kaki, serta pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi kesehatannya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ipuk juga menyerahkan bantuan alat bantu berupa kursi roda, walker, dan kruk kepada 25 penerima di Desa Purwoharjo, serta bantuan kursi roda bagi warga difabel di Desa Karetan.




















