Headline.co.id, Palembang ~ Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan (Ditjen Bina Adwil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyelenggarakan National Firefighter Skill Competition (NFSC) 2026 di Benteng Kuto Besak, Kota Palembang, Sumatra Selatan. Acara ini resmi dibuka pada Senin, 27 April 2026, dan berlangsung hingga 29 April 2026. Kompetisi ini merupakan bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan ke-107.
Dalam sambutan pembukaan yang disampaikan oleh Direktur Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kebakaran Kemendagri, Edy Suharmanto, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Safrizal ZA menekankan bahwa NFSC bukan sekadar ajang perlombaan ketangkasan. Kompetisi ini juga menjadi wadah bagi aparatur untuk mengasah keterampilan, meningkatkan jiwa kompetitif, serta memperkuat semangat pengabdian. “Tidak ada pemadam yang hebat, yang ada hanyalah pemadam yang terlatih,” ujar Edy dalam keterangan resminya pada Senin, 27 April 2026.
Edy Suharmanto juga menyatakan bahwa kompetisi serupa tidak hanya diperuntukkan bagi aparatur, tetapi juga dapat diadakan untuk Relawan Pemadam Kebakaran (REDKAR). Hal ini bertujuan untuk melibatkan masyarakat dalam upaya pengurangan risiko kebakaran dan peningkatan operasi penyelamatan di lingkungan sekitar.
Sekretaris Daerah Kota Palembang, Aprizal Hasyim, mewakili Wali Kota Palembang, menyampaikan ucapan selamat datang dan apresiasi atas terpilihnya Kota Palembang sebagai tuan rumah acara nasional ini. Ia menekankan pentingnya kompetisi ini dalam mencetak personel yang andal. “Kami berharap melalui kegiatan ini akan lahir petugas-petugas damkar yang tidak hanya tangguh secara fisik dan teknis, tetapi juga memiliki kecepatan, ketepatan, dan keberanian dalam menghadapi berbagai situasi darurat,” ungkap Aprizal.
Dirjen Bina Adwil, Safrizal ZA, secara terpisah menyampaikan bahwa keterampilan pemadam kebakaran menjadi hal mutlak untuk memastikan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat cepat dan akurat. NFSC 2026 diikuti oleh 42 tim dari 37 Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota. Setiap tim terdiri dari 6 pemain dan 2 official, sehingga total terdapat sekitar 400 aparatur damkar yang bersaing memperebutkan gelar juara dalam tiga kategori perlombaan utama, yaitu Ladder Pitching, Hose Laying, dan Survival. Kompetisi ini telah menjadi agenda rutin nasional yang dilaksanakan sembilan kali sejak 2016.
Pembukaan kompetisi ini berlangsung meriah, dengan masyarakat Kota Palembang memadati area Benteng Kuto Besak untuk menyaksikan aksi heroik dan ketangkasan para Ksatria Biru dari seluruh pelosok negeri.






















