Headline.co.id, Bone Bolango ~ Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kementerian Dalam Negeri melaksanakan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan Sistem Data Pemerintahan Daerah Nasional (SDPDN) di Provinsi Gorontalo. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memastikan bahwa pengelolaan data daerah berjalan dengan optimal dan sejalan dengan kebijakan nasional Satu Data Indonesia.
Kegiatan ini berlangsung di ruang kerja Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Gorontalo, Sri Wahyuni D. Matona. Acara tersebut dipimpin oleh Kepala Bidang Pengelolaan Data dan Informasi Pusdatin Kemendagri, Yeni Indah Susanti. Hadir pula perwakilan dari BAPPPEDA serta tim teknis dari berbagai perangkat daerah terkait.
Tim dari Pusdatin Kemendagri melakukan evaluasi menyeluruh terhadap implementasi SDPDN di lingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo. Evaluasi ini mencakup aspek kelembagaan, tata kelola data, proses bisnis, serta integrasi dan interoperabilitas data antar perangkat daerah. Selain itu, kegiatan ini juga diisi dengan sesi diskusi dan pendalaman bersama untuk mengidentifikasi berbagai tantangan serta merumuskan langkah strategis dalam penguatan pengelolaan data daerah.
Dalam arahannya, Yeni Indah Susanti menegaskan bahwa kegiatan monitoring dan evaluasi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah pusat untuk memastikan bahwa implementasi sistem data pemerintah daerah berjalan optimal dan sesuai dengan kebijakan nasional. “Implementasi SDPDN di daerah diharapkan dapat mendukung penerapan prinsip Satu Data Indonesia, khususnya dalam mewujudkan data yang akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Yeni di Gorontalo, Rabu (22/4/2026).
Sementara itu, Sri Wahyuni D. Matona menyatakan komitmen Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam memperkuat tata kelola data sektoral sebagai bagian penting dalam mendukung perencanaan pembangunan daerah. Menurutnya, kegiatan ini memberikan nilai strategis yang nyata bagi daerah. (mcgorontaloprov/agnes)




















