Headline.co.id, Merauke ~ Balai Wilayah Sungai (BWS) Papua Merauke kembali melaksanakan kegiatan pemeliharaan rutin berupa pembersihan sampah dan gulma di delapan titik drainase di Kota Merauke pada Jumat (17/4/2026). Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya mempercepat penanggulangan banjir dan genangan air di wilayah perkotaan, meskipun BWS menghadapi tantangan terkait efisiensi anggaran dari pemerintah pusat.
Nonce Saman, Kepala BWS Papua Merauke, menegaskan bahwa keterbatasan finansial tidak akan menghalangi pihaknya dalam menjalankan fungsi pelayanan publik. Ia menekankan komitmen BWS untuk tetap bergerak cepat dalam menjaga infrastruktur yang telah dibangun. “Kami tetap berkomitmen untuk bergerak cepat dalam menjaga infrastruktur yang ada,” ujar Nonce di sela kegiatan pembersihan di drainase Jalan Parako, Merauke.
Nonce juga menyebutkan bahwa tantangan terbesar dalam pemeliharaan infrastruktur air adalah kesadaran kolektif masyarakat. “Kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan sangat penting,” ujarnya. Pembersihan dilakukan secara manual oleh petugas dengan peralatan seadanya. Aliran air yang sebelumnya terhambat oleh tumpukan botol plastik dan rumput liar dibersihkan secara bertahap, kemudian diangkut menggunakan truk menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Aksi nyata BWS ini mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Merauke. Wakil Bupati Merauke, Fauzun Nihayah, yang turut hadir di lokasi, menyampaikan terima kasih atas respon cepat BWS dalam menjawab aspirasi masyarakat terkait normalisasi saluran air. “Kami sangat mengapresiasi langkah cepat BWS dalam menanggapi keluhan masyarakat,” kata Fauzun.
Fauzun juga mengimbau masyarakat Merauke untuk semakin sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan ke saluran air. (McMrk/Get/Ngr)




















