Positif Corona, Dokter Klub Liga 1 Prancis Stade de Reims Bunuh Diri

  • Whatsapp
Dokter Stade de Reims, Bernard Gonzalez. (Dok. Twitter Stade de Reims Official/twitter.com/stadedereims)
Dokter Stade de Reims, Bernard Gonzalez. (Dok. Twitter Stade de Reims Official/twitter.com/stadedereims)

HeadLine.co.id, (Internasional) – Klub sepakbola Stade de Reims yang sedang menggeluti Liga 1 Prancis tengah dalam duka. Pasalnya dokter klub yang sudah puluhan tahun mengurus cedera para pemain mendadak mati.

Dilaporkan dokter bernama Bernard Gonzalez itu bunuh diri pada Minggu (5/4/2020) waktu setempat setelah dirinya dinyatakan positif virus Corona (Covid-19).

Read More

Baca juga: Lahiran Saat Lockdown, Ibu Asal India Beri Nama Anak Corona dan Covid

“Sangat bersedih, Reims menangis untuk Bernard Gonzalez,” ujar klub tersebut seperti dikutip dari kantor berita AFP, Senin (6/4/2020).

“Bukan hanya klub namun juga ratusan pria dan wanita di Reims,” lanjutnya.

Baca juga: Cegah Penyebaran Covid-19, Walkot Semarang minta masyarakat tidak mudik saat pendemi  Corona

Wali Kota Reims, Arnaud Robinet menyatakan bahwa pejabat lokal telah mengabarkan bahwa dokter berumur 60 tahun itu bunuh diri. Gonzalez sudah menjadi dokter klub Reims selama lebih dari 20 tahun.

“Saya diberitahu bahwa Dokter Gonzalez telah meninggalkan pesan yang menyebut dia positif COVID-19,” ungkap Robinet.

Baca juga: Sembuh Dari Virus Corona, Andrea Dian Mengaku Dapat Perawatan Sangat Baik

Menurut sumber medis yang memberitakan kepad AFP, berkaitan dengan surat yang ditinggalkan Gonzalez. Pihak medis menambahkan bahwa dokter tersebut dalam keadaan baik dua hari yang lalu.

“Saya kaget akan kematiannya karena dia orang yang telah saya kenal selama bertahun-tahun,” ucap Robinet.

“Dia bukan hanya dokter klub, namun dia juga dokter bagi banyak orang di Reims. Dia dikenal akan kualitas profesional dan dirinya,” tambahnya.

Sementara itu, presiden klub, Jean-Pierre Caillot mengungkapkan keterkejutan dirinya akan berita ini.

Baca juga: Update Terbaru Covid-19 di Indonesia Minggu 05 April: Ada 2.274 Kasus, 164 Pasien Sembuh dan 198 Meninggal Dunia

“Pandemi ini telah menghantam Reims di hati. Pribadi yang hebat dan profesional hebat dari olahraga telah meninggalkan kita,” kata Caillot.

Sampai hari ini, Prancis menjadi salah satu negara dengan kematian tertinggi yakni mencapai 8.000 korban jiwa.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *