Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Berita

Banyuwangi Jadi Percontohan Digitalisasi Data Kemiskinan

Wawan by Wawan
7 months ago
in Berita
Reading Time: 4 mins read
398 26
A A
0
Banyuwangi Jadi Percontohan Digitalisasi Data Kemiskinan
ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Banyuwangi ~ Pemerintah menetapkan Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, sebagai lokasi percontohan nasional untuk penerapan sistem baru penyaluran bantuan sosial berbasis teknologi digital atau GovTech. Langkah ini merupakan bagian dari upaya besar untuk mereformasi tata kelola data kemiskinan agar penyaluran bantuan menjadi lebih akurat, transparan, dan efisien.

Rahmat Danu Andika, Principal GovTech Expert Dewan Ekonomi Nasional, menyatakan bahwa uji coba di Banyuwangi adalah bagian penting dari upaya pemerintah untuk memperkuat integrasi data sosial ekonomi nasional. Dengan pendekatan teknologi, sistem baru ini memungkinkan proses pendaftaran, verifikasi, dan penetapan penerima manfaat dilakukan secara digital, dengan minim intervensi manusia.

You might also like

: Tangkapan Layar Kanal Youtube BPMI Setpres

Mendagri Puji Upaya Pencegahan Kebakaran Hutan di Riau

25 August 2026
Bukan Water Bombing, Prabowo Dorong Tepung Singkong untuk Jinakkan Karhutla

Prabowo Usulkan Penggunaan Tepung Singkong untuk Atasi Kebakaran Hutan

25 August 2026

“Kami ingin memastikan semua pihak memiliki pemahaman yang sama tentang arah perubahan yang akan dimulai di Banyuwangi minggu depan. Ini bukan hanya proyek teknologi, tapi langkah menuju tata kelola bansos yang lebih adil dan efisien,” ujar Andika dalam sosialisasi di Kantor Kecamatan Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi, Kamis (22/1/2026).

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

Program uji coba di Banyuwangi dimulai sejak September 2025, ketika pemerintah membuka pendaftaran massal penerima bantuan sosial melalui dua jalur: pendaftaran mandiri oleh warga dan pendaftaran melalui agen lapangan. Lebih dari 350.000 keluarga di Banyuwangi terdaftar dalam sistem tersebut. Dari jumlah itu, sekitar 70 persen proses pendaftaran difasilitasi oleh agen, seperti Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), pendamping PKH, Dasa Wisma, dan operator desa.

Model pendaftaran ini disebut sebagai pendekatan “on-demand”, yang memungkinkan siapa pun yang merasa membutuhkan bantuan dapat mengajukan diri tanpa batasan administratif. “Pendekatan ini adalah lompatan besar. Kita ingin membuka akses bagi seluruh warga, bukan hanya mereka yang sudah terdaftar sebelumnya dalam program PKH atau BPNT,” jelas Andika.

Sistem ini menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai basis data utama, dengan tambahan verifikasi biometrik seperti sidik jari dan wajah. Tujuannya adalah untuk mencegah duplikasi data serta memastikan bahwa bantuan diterima langsung oleh yang berhak. Melalui inisiatif GovTech, data pendaftar akan langsung terhubung ke basis data terpadu kesejahteraan sosial nasional (DTKS) yang dikelola oleh Kementerian Sosial (Kemensos). Proses penyandingan data dilakukan dengan Badan Pusat Statistik (BPS), serta melibatkan pakar ekonomi dan ahli kemiskinan dari berbagai lembaga.

“Kami ingin memastikan proses ini ilmiah, berbasis data, dan bebas subjektivitas. Sistem akan menilai kelayakan berdasarkan indikator ekonomi, aset, kondisi perumahan, dan komponen sosial lainnya,” ujar Andika. Setelah melalui tahapan analisis, tim komite penentuan sasaran menyusun filter digital yang berfungsi seperti “ayakan” untuk menyeleksi warga berdasarkan tingkat kesejahteraan.

Kelompok tertentu, seperti lansia tunggal yang tinggal di rumah tidak layak huni (RTLH), otomatis dinyatakan eligible atau layak menerima bantuan tanpa proses tambahan. Kategori ini disebut “positive list”, yang berfungsi sebagai jalur prioritas dalam sistem penilaian. Salah satu keunggulan utama sistem baru ini adalah transparansi hasil. Pemerintah berkomitmen menampilkan hasil penilaian secara terbuka hingga ke tingkat desa, agar masyarakat dapat mengetahui status kelayakannya secara langsung.

Mulai minggu depan, hasil uji coba akan diumumkan di seluruh desa di Banyuwangi. Setiap warga dapat melihat statusnya — apakah layak (eligible) atau tidak layak (ineligible) beserta alasan penilaiannya. “Masyarakat berhak tahu mengapa mereka dinilai layak atau tidak. Sistem ini menampilkan indikator secara jelas, misalnya penghasilan di atas batas tertentu, kepemilikan aset, atau kondisi rumah tangga,” ujar Andika.

Dengan begitu, pemerintah berharap kepercayaan publik meningkat dan isu kecurigaan terhadap proses penyaluran bantuan dapat ditekan. Masyarakat yang merasa hasil penilaiannya tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya dapat mengajukan sanggahan (grievance mechanism) melalui agen atau aplikasi digital berbasis Identitas Kependudukan Digital (IKD). “Kami ingin memastikan tidak ada warga yang dirugikan karena kesalahan data. Setiap orang bisa menyampaikan sanggahan secara mudah, cepat, dan transparan,” kata Andika.

Proses sanggah ini bukan sekadar keluhan (complain), melainkan mekanisme resmi perbaikan data yang diawasi oleh tim verifikator. Warga yang mengajukan sanggah akan mendapat kesempatan untuk memperbarui data penghasilan, kondisi rumah, atau kepemilikan aset agar hasilnya lebih akurat. Menurut rencana, tahap sanggah akan berlangsung selama dua minggu penuh setelah pengumuman daftar hasil uji coba di setiap desa.

Andika menegaskan bahwa seluruh kegiatan ini masih merupakan uji coba (pilot project). Dengan demikian, hasil uji coba tidak akan mengubah status penerima manfaat yang saat ini masih menerima bantuan melalui sistem lama. “Kami pastikan, penyaluran bantuan pada Triwulan I (TW1) tetap menggunakan metode sebelumnya. Hasil pilot di Banyuwangi ini akan menjadi bahan evaluasi sebelum diterapkan secara resmi,” jelasnya.

Namun, apabila hasilnya positif, pemerintah menargetkan sistem baru ini dapat mulai digunakan pada Triwulan II (TW2) tahun 2026. Pemerintah memilih Banyuwangi sebagai lokasi uji coba karena daerah ini dikenal memiliki infrastruktur digital pemerintahan yang relatif matang. Kabupaten Banyuwangi telah lebih dulu menerapkan berbagai layanan publik berbasis teknologi, seperti e-Government, Smart Kampung, dan digital ID daerah.

“Kami melihat Banyuwangi sebagai laboratorium kebijakan digital yang sudah siap. Warganya terbiasa menggunakan teknologi dalam pelayanan publik, jadi sangat ideal untuk uji coba nasional,” ujar Andika. Pemilihan Banyuwangi juga didasarkan pada karakter geografis dan demografis yang beragam mulai dari wilayah pesisir, pegunungan, hingga perkotaan sehingga dapat menjadi representasi berbagai kondisi sosial ekonomi di Indonesia.

Setelah seluruh tahapan di Banyuwangi selesai, hasil evaluasi akan disampaikan kepada Presiden dan Dewan Ekonomi Nasional. Jika uji coba berjalan sukses, sistem ini akan diperluas ke 40 kabupaten/kota lain di Indonesia. Pemerintah juga akan menyiapkan payung hukum baru untuk mendukung penetapan penerima bantuan sosial berbasis data digital.

“Kita ingin menjadikan data sosial sebagai fondasi kebijakan. Tidak lagi manual, tidak lagi berdasarkan persepsi, tapi berdasarkan data real-time yang terverifikasi,” tegas Andika. Uji coba di Banyuwangi diharapkan menjadi model penyaluran bantuan sosial generasi baru, yang mengedepankan keadilan, kecepatan, dan transparansi bagi seluruh lapisan masyarakat.

Para agen sosial yang terlibat dalam proyek ini menyambut baik langkah digitalisasi tersebut. Mereka menilai sistem baru dapat mempercepat proses dan mengurangi potensi kesalahan administrasi. Siti Nur, salah satu agen Dasa Wisma dari Kecamatan Glagah, mengaku lebih mudah membantu warga mendaftar berkat sistem baru ini. “Dulu kami harus menyalin data satu per satu. Sekarang cukup dengan NIK dan verifikasi wajah, data langsung masuk. Masyarakat juga merasa lebih dilibatkan,” ujarnya.

Hal senada diungkapkan oleh pendamping PKH, Arif Santoso. Ia menilai, sistem berbasis GovTech juga dapat mengurangi tekanan sosial di lapangan. “Selama ini sering muncul anggapan bahwa agen menentukan siapa yang dapat bantuan. Padahal kami hanya perantara. Dengan sistem ini, semuanya serba otomatis dan terverifikasi,” katanya.

Tags: BanyuwangiBerita BanyuwangiHeadlinekabupatenPemerintah

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Wawan

Wawan

Related Stories

: Tangkapan Layar Kanal Youtube BPMI Setpres

Mendagri Puji Upaya Pencegahan Kebakaran Hutan di Riau

by Wawan
25 August 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memberikan apresiasi atas langkah-langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang...

Bukan Water Bombing, Prabowo Dorong Tepung Singkong untuk Jinakkan Karhutla

Prabowo Usulkan Penggunaan Tepung Singkong untuk Atasi Kebakaran Hutan

by Wawan
25 August 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Presiden Prabowo Subianto mengusulkan inovasi baru dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan memanfaatkan tepung singkong...

: Istimewa

Pemprov Sumsel Gandeng Mahasiswa dalam Satgas Karhutla

by Dwina
25 August 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) mengambil langkah strategis dengan melibatkan gerakan mahasiswa dalam Satuan Tugas (Satgas)...

Kapolri Listyo Sigit: Tepung Singkong Jadi Alternatif Padamkan Karhutla, Temuan Babinsa Lubuklinggau

Inovasi Tepung Singkong: Alternatif Baru Penanganan Karhutla di Sumatera Selatan

by Lia
25 August 2026
0

Headline.co.id, Palembang ~ 25 Agustus 2026 - Inovasi berbahan dasar singkong yang ditemukan oleh anggota Babinsa di Lubuklinggau, Sumatera Selatan,...

: Istimewa

Kebakaran di Tanjung Leban Mulai Terkendali, Petugas Fokus pada Lahan Gambut

by masfajar
25 August 2026
0

Headline.co.id, Kebakaran Hutan Yang Melanda Tanjung Leban Kini Mulai Dapat Dikendalikan ~ namun petugas tetap waspada terhadap bara api yang...

RUU Perampasan Aset Dikebut, DPR Targetkan Rampung Desember 2026

DPR RI Percepat Pembahasan RUU Perampasan Aset, Target Selesai Desember 2026

by Dani
25 August 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) melalui Komisi III tengah mempercepat pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Pria di Bantul Dianiaya Pakai Cula Ikan Pari, Pelaku Diamankan Polisi

Pria di Bantul Dianiaya Pakai Cula Ikan Pari, Pelaku Diamankan Polisi

22 October 2025
Pemprov Gorontalo Tingkatkan Kepatuhan Pajak Kendaraan Bermotor

Pemprov Gorontalo Tingkatkan Kepatuhan Pajak Kendaraan Bermotor

18 May 2026
Pertemuan Kemenag dan PIHK bahas persiapan pelunasan Biaya Haji Khusus Tahap II

13 Ribu Jemaah Haji Khusus Lunasi Biaya Haji, Pelunasan Tahap II Dibuka 5 April

3 April 2023
Wehen Wiesbaden vs Bayern Jadi Ujian Perdana Skuad Muda Kompany

Wehen Wiesbaden vs Bayern Jadi Ujian Awal Skuad Muda Kompany

25 July 2026
Wakapolri Salurkan Bantuan Sembako kepada Ribuan Buruh di Pemalang

Wakapolri Salurkan Bantuan Sembako kepada Ribuan Buruh di Pemalang

20 December 2025
KJRI Sydney Minta WNI Tingkatkan Kewaspadaan Pasca Penembakan di Bondi

KJRI Sydney Minta WNI Tingkatkan Kewaspadaan Pasca Penembakan di Bondi

15 December 2025
PSG Kalah 1-3 dari Rennes di Ligue 1

PSG Kalah 1-3 dari Rennes di Ligue 1

14 February 2026

Artikel Terbaru

: Tangkapan Layar Kanal Youtube BPMI Setpres

Mendagri Puji Upaya Pencegahan Kebakaran Hutan di Riau

25 August 2026
: Wali Kota Sabang Zulkifli H. Adam di kawasan Benteng Batera A Mateo, Gampong Cot Ba’u, Kecamatan Sukajaya, Sabang, Minggu (23/8/2026).

Festival Budaya Cot Ba’u Dorong Pertumbuhan Wisata dan Ekonomi Lokal

25 August 2026
Arema FC Gelar Latihan Bersama dengan Deltras Secara Tertutup, Fokus Matangkan Tim Jelang Super League 2026/27

Arema FC dan Deltras Gelar Latihan Tertutup Jelang Kompetisi 2026/2027

25 August 2026
Chelsea Berhasil Atasi Perlawanan Sengit Fulham 3-2

Chelsea Raih Kemenangan Dramatis 3-2 atas Fulham di Derby London Barat

25 August 2026
Bukan Water Bombing, Prabowo Dorong Tepung Singkong untuk Jinakkan Karhutla

Prabowo Usulkan Penggunaan Tepung Singkong untuk Atasi Kebakaran Hutan

25 August 2026
Pol Espargaro continues to sub for Viñales in Aragon

Pol Espargaró Lanjutkan Peran Pengganti Viñales di MotoGP Aragon

25 August 2026
: Ilustrasi titik panas (hotspot)

BMKG Temukan 114 Titik Panas di Arongan Lambalek, Aceh Barat

25 August 2026

Popular Story

: Pembekalan Tim Kader Posyandu dalam Pemberian Makanan Tambahan Berbasis Pangan Lokal di Maluku Tenggara. Foto:Yudi
Pemerintah

Upaya Pemkab Maluku Tenggara Berhasil Kurangi Angka Stunting Signifikan

by masfajar
23 August 2026
0

Headline.co.id, Maluku Tenggara ~ Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara berhasil menurunkan angka stunting...

Read moreDetails

Pemko Palangka Raya Tingkatkan Upaya Pencegahan Karhutla di Tengah Kemarau Panjang

Percepatan Pemulihan Jalan Gayo Lues-Aceh Timur

Indonesia Dorong BRICS untuk Ambil Langkah Konkret Atasi Krisis Iklim

Pelatihan Pengoperasian Smart Compost Vessel oleh Tim PKM UGM di Jurugsari

SDN Pajagalan II Raih Juara Berkat Sepeda Hias dari Sampah

Badai Petir Level 3 dan 4 Berbahaya, Ini Panduan Keselamatan Sebelum hingga Sesudah Badai

Pemprov Riau Raih Peringkat Ketiga dalam Indeks Reformasi Hukum 2026

Lomba Pesisir Semarakkan Perayaan HUT RI di Bulang

Status Guru PPPK Paruh Waktu Aman bagi Stabilitas Fiskal Indonesia

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.