Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
Home Berita

Banyuwangi Jadi Percontohan Digitalisasi Data Kemiskinan

Wawan by Wawan
4 months ago
in Berita
Reading Time: 4 mins read
398 25
A A
0
Banyuwangi Jadi Percontohan Digitalisasi Data Kemiskinan
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Banyuwangi ~ Pemerintah menetapkan Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, sebagai lokasi percontohan nasional untuk penerapan sistem baru penyaluran bantuan sosial berbasis teknologi digital atau GovTech. Langkah ini merupakan bagian dari upaya besar untuk mereformasi tata kelola data kemiskinan agar penyaluran bantuan menjadi lebih akurat, transparan, dan efisien.

Rahmat Danu Andika, Principal GovTech Expert Dewan Ekonomi Nasional, menyatakan bahwa uji coba di Banyuwangi adalah bagian penting dari upaya pemerintah untuk memperkuat integrasi data sosial ekonomi nasional. Dengan pendekatan teknologi, sistem baru ini memungkinkan proses pendaftaran, verifikasi, dan penetapan penerima manfaat dilakukan secara digital, dengan minim intervensi manusia.

You might also like

Gempa Magnitudo 4.1 Guncang Pesisir Selatan, Sumatera Barat

Gempa Magnitudo 4.1 Guncang Pesisir Selatan, Sumatera Barat

13 May 2026
Kemenag Dorong Ponpes dengan Santri Lebih dari 1.000 untuk Bangun Dapur SPPG

Kemenag Dorong Ponpes dengan Santri Lebih dari 1.000 untuk Bangun Dapur SPPG

13 May 2026

“Kami ingin memastikan semua pihak memiliki pemahaman yang sama tentang arah perubahan yang akan dimulai di Banyuwangi minggu depan. Ini bukan hanya proyek teknologi, tapi langkah menuju tata kelola bansos yang lebih adil dan efisien,” ujar Andika dalam sosialisasi di Kantor Kecamatan Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi, Kamis (22/1/2026).

Program uji coba di Banyuwangi dimulai sejak September 2025, ketika pemerintah membuka pendaftaran massal penerima bantuan sosial melalui dua jalur: pendaftaran mandiri oleh warga dan pendaftaran melalui agen lapangan. Lebih dari 350.000 keluarga di Banyuwangi terdaftar dalam sistem tersebut. Dari jumlah itu, sekitar 70 persen proses pendaftaran difasilitasi oleh agen, seperti Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), pendamping PKH, Dasa Wisma, dan operator desa.

Model pendaftaran ini disebut sebagai pendekatan “on-demand”, yang memungkinkan siapa pun yang merasa membutuhkan bantuan dapat mengajukan diri tanpa batasan administratif. “Pendekatan ini adalah lompatan besar. Kita ingin membuka akses bagi seluruh warga, bukan hanya mereka yang sudah terdaftar sebelumnya dalam program PKH atau BPNT,” jelas Andika.

Sistem ini menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai basis data utama, dengan tambahan verifikasi biometrik seperti sidik jari dan wajah. Tujuannya adalah untuk mencegah duplikasi data serta memastikan bahwa bantuan diterima langsung oleh yang berhak. Melalui inisiatif GovTech, data pendaftar akan langsung terhubung ke basis data terpadu kesejahteraan sosial nasional (DTKS) yang dikelola oleh Kementerian Sosial (Kemensos). Proses penyandingan data dilakukan dengan Badan Pusat Statistik (BPS), serta melibatkan pakar ekonomi dan ahli kemiskinan dari berbagai lembaga.

“Kami ingin memastikan proses ini ilmiah, berbasis data, dan bebas subjektivitas. Sistem akan menilai kelayakan berdasarkan indikator ekonomi, aset, kondisi perumahan, dan komponen sosial lainnya,” ujar Andika. Setelah melalui tahapan analisis, tim komite penentuan sasaran menyusun filter digital yang berfungsi seperti “ayakan” untuk menyeleksi warga berdasarkan tingkat kesejahteraan.

Kelompok tertentu, seperti lansia tunggal yang tinggal di rumah tidak layak huni (RTLH), otomatis dinyatakan eligible atau layak menerima bantuan tanpa proses tambahan. Kategori ini disebut “positive list”, yang berfungsi sebagai jalur prioritas dalam sistem penilaian. Salah satu keunggulan utama sistem baru ini adalah transparansi hasil. Pemerintah berkomitmen menampilkan hasil penilaian secara terbuka hingga ke tingkat desa, agar masyarakat dapat mengetahui status kelayakannya secara langsung.

Mulai minggu depan, hasil uji coba akan diumumkan di seluruh desa di Banyuwangi. Setiap warga dapat melihat statusnya — apakah layak (eligible) atau tidak layak (ineligible) beserta alasan penilaiannya. “Masyarakat berhak tahu mengapa mereka dinilai layak atau tidak. Sistem ini menampilkan indikator secara jelas, misalnya penghasilan di atas batas tertentu, kepemilikan aset, atau kondisi rumah tangga,” ujar Andika.

Dengan begitu, pemerintah berharap kepercayaan publik meningkat dan isu kecurigaan terhadap proses penyaluran bantuan dapat ditekan. Masyarakat yang merasa hasil penilaiannya tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya dapat mengajukan sanggahan (grievance mechanism) melalui agen atau aplikasi digital berbasis Identitas Kependudukan Digital (IKD). “Kami ingin memastikan tidak ada warga yang dirugikan karena kesalahan data. Setiap orang bisa menyampaikan sanggahan secara mudah, cepat, dan transparan,” kata Andika.

Proses sanggah ini bukan sekadar keluhan (complain), melainkan mekanisme resmi perbaikan data yang diawasi oleh tim verifikator. Warga yang mengajukan sanggah akan mendapat kesempatan untuk memperbarui data penghasilan, kondisi rumah, atau kepemilikan aset agar hasilnya lebih akurat. Menurut rencana, tahap sanggah akan berlangsung selama dua minggu penuh setelah pengumuman daftar hasil uji coba di setiap desa.

Andika menegaskan bahwa seluruh kegiatan ini masih merupakan uji coba (pilot project). Dengan demikian, hasil uji coba tidak akan mengubah status penerima manfaat yang saat ini masih menerima bantuan melalui sistem lama. “Kami pastikan, penyaluran bantuan pada Triwulan I (TW1) tetap menggunakan metode sebelumnya. Hasil pilot di Banyuwangi ini akan menjadi bahan evaluasi sebelum diterapkan secara resmi,” jelasnya.

Namun, apabila hasilnya positif, pemerintah menargetkan sistem baru ini dapat mulai digunakan pada Triwulan II (TW2) tahun 2026. Pemerintah memilih Banyuwangi sebagai lokasi uji coba karena daerah ini dikenal memiliki infrastruktur digital pemerintahan yang relatif matang. Kabupaten Banyuwangi telah lebih dulu menerapkan berbagai layanan publik berbasis teknologi, seperti e-Government, Smart Kampung, dan digital ID daerah.

“Kami melihat Banyuwangi sebagai laboratorium kebijakan digital yang sudah siap. Warganya terbiasa menggunakan teknologi dalam pelayanan publik, jadi sangat ideal untuk uji coba nasional,” ujar Andika. Pemilihan Banyuwangi juga didasarkan pada karakter geografis dan demografis yang beragam mulai dari wilayah pesisir, pegunungan, hingga perkotaan sehingga dapat menjadi representasi berbagai kondisi sosial ekonomi di Indonesia.

Setelah seluruh tahapan di Banyuwangi selesai, hasil evaluasi akan disampaikan kepada Presiden dan Dewan Ekonomi Nasional. Jika uji coba berjalan sukses, sistem ini akan diperluas ke 40 kabupaten/kota lain di Indonesia. Pemerintah juga akan menyiapkan payung hukum baru untuk mendukung penetapan penerima bantuan sosial berbasis data digital.

“Kita ingin menjadikan data sosial sebagai fondasi kebijakan. Tidak lagi manual, tidak lagi berdasarkan persepsi, tapi berdasarkan data real-time yang terverifikasi,” tegas Andika. Uji coba di Banyuwangi diharapkan menjadi model penyaluran bantuan sosial generasi baru, yang mengedepankan keadilan, kecepatan, dan transparansi bagi seluruh lapisan masyarakat.

Para agen sosial yang terlibat dalam proyek ini menyambut baik langkah digitalisasi tersebut. Mereka menilai sistem baru dapat mempercepat proses dan mengurangi potensi kesalahan administrasi. Siti Nur, salah satu agen Dasa Wisma dari Kecamatan Glagah, mengaku lebih mudah membantu warga mendaftar berkat sistem baru ini. “Dulu kami harus menyalin data satu per satu. Sekarang cukup dengan NIK dan verifikasi wajah, data langsung masuk. Masyarakat juga merasa lebih dilibatkan,” ujarnya.

Hal senada diungkapkan oleh pendamping PKH, Arif Santoso. Ia menilai, sistem berbasis GovTech juga dapat mengurangi tekanan sosial di lapangan. “Selama ini sering muncul anggapan bahwa agen menentukan siapa yang dapat bantuan. Padahal kami hanya perantara. Dengan sistem ini, semuanya serba otomatis dan terverifikasi,” katanya.

Tags: BanyuwangiBerita BanyuwangiHeadlinekabupatenPemerintah
Wawan

Wawan

Related Stories

Gempa Magnitudo 4.1 Guncang Pesisir Selatan, Sumatera Barat

Gempa Magnitudo 4.1 Guncang Pesisir Selatan, Sumatera Barat

by wahyu
13 May 2026
0

Headline.co.id, Pesisir Selatan ~ Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4.1 mengguncang wilayah Pesisir Selatan, Sumatera Barat, pada Selasa, 12 Mei 2026....

Kemenag Dorong Ponpes dengan Santri Lebih dari 1.000 untuk Bangun Dapur SPPG

Kemenag Dorong Ponpes dengan Santri Lebih dari 1.000 untuk Bangun Dapur SPPG

by Wawan
13 May 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Kementerian Agama (Kemenag) mengumumkan bahwa pondok pesantren yang memiliki lebih dari 1.000 santri dapat membangun dapur Satuan...

Bandara Soekarno-Hatta Perketat Pengawasan Pelaku Perjalanan dari Empat Negara Terkait Hantavirus

Bandara Soekarno-Hatta Perketat Pengawasan Pelaku Perjalanan dari Empat Negara Terkait Hantavirus

by Dwina
13 May 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Jakarta. Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, memperketat pengawasan terhadap pelaku perjalanan...

200 Peserta Dilatih Menjadi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Program TOT

200 Peserta Dilatih Menjadi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Program TOT

by Wawan
13 May 2026
0

Headline.co.id, Karanganyar ~ Sebanyak 200 peserta dari 29 daerah di Indonesia mengikuti pelatihan menjadi penggerak olahraga disabilitas melalui program Training...

Polda Metro Jaya Investigasi Dugaan Pemalsuan Gelar Akademis Pejabat Negara

Polda Metro Jaya Investigasi Dugaan Pemalsuan Gelar Akademis Pejabat Negara

by Wawan
13 May 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Polda Metro Jaya menerima laporan mengenai dugaan pemalsuan gelar akademis yang dilakukan oleh seorang pejabat negara. Laporan...

Plt Sekda Nagan Raya Puji Langkah Mahasiswa dalam Diskusi Pelayanan Pascabencana

Plt Sekda Nagan Raya Puji Langkah Mahasiswa dalam Diskusi Pelayanan Pascabencana

by Dani
13 May 2026
0

Headline.co.id, Suka Makmue ~ Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kabupaten Nagan Raya, Hizbulwatan, membuka kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertema...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Dukun Gaib: Misteri Mengungkap Rampokan Emas yang Tak Tersentuh

Dukun Gaib: Senjata Rahasia Polisi dalam Mengungkap Kasus Perampokan Emas Misterius

6 September 2024

Ahli Kesehatan China Ungkap Efek Virus Corona

8 March 2020
Tokoh Sedulur Sikep, Pramugi Prawiro Wijoyo, Meninggal Dunia

Tokoh Sedulur Sikep, Pramugi Prawiro Wijoyo, Meninggal Dunia

23 February 2026
Pemko Batam Persiapkan Tiga Lokasi untuk Salat Idulfitri

Pemko Batam Persiapkan Tiga Lokasi untuk Salat Idulfitri

13 March 2026
Polda Banten Ungkap Motif Pembunuhan Anak di Cilegon Terkait Kerugian Kripto

Polda Banten Ungkap Motif Pembunuhan Anak di Cilegon Terkait Kerugian Kripto

5 January 2026
Petugas Kepolisian Mengamankan lokasi penemuan granat di Pajangan Bantul

Warga Pajangan Bantul Dihebohkan dengan Penemuan Granat Aktif

14 March 2024
BNNK Tuban Lakukan Tes Urine untuk Sopir dan Kondektur Menjelang Nataru

BNNK Tuban Lakukan Tes Urine untuk Sopir dan Kondektur Menjelang Nataru

17 December 2025

Artikel Terbaru

Bawaslu Blora Gelar Kelas Demokrasi di IAI Khozinatul Ulum

Bawaslu Blora Gelar Kelas Demokrasi di IAI Khozinatul Ulum

13 May 2026
Pemko Batam Tingkatkan Pembinaan MTQH dengan Pelatih Nasional

Pemko Batam Tingkatkan Pembinaan MTQH dengan Pelatih Nasional

13 May 2026
Pemkot Banjarbaru Pastikan Bonus Atlet Porprov 2025 Tetap Dibayarkan

Pemkot Banjarbaru Pastikan Bonus Atlet Porprov 2025 Tetap Dibayarkan

13 May 2026
Kader Posyandu di Banyuwangi Ditingkatkan Kemampuannya dalam Pengambilan Keputusan Berbasis Data

Kader Posyandu di Banyuwangi Ditingkatkan Kemampuannya dalam Pengambilan Keputusan Berbasis Data

13 May 2026
Panitia MTQ Kayong Utara Fokus pada Pengamanan dan Jalur Evakuasi

Panitia MTQ Kayong Utara Fokus pada Pengamanan dan Jalur Evakuasi

13 May 2026
Wakil Bupati Bojonegoro: e-KTP Menandai Transisi Pelajar Menuju Dewasa

Wakil Bupati Bojonegoro: e-KTP Menandai Transisi Pelajar Menuju Dewasa

13 May 2026
Pemkab Bojonegoro Mulai Verifikasi Data Sosial Ekonomi Nasional

Pemkab Bojonegoro Mulai Verifikasi Data Sosial Ekonomi Nasional

13 May 2026

Popular Story

  • Viral Tasya Gym Bandar Batang di TikTok, Ini Fakta di Balik Link 15 Menit yang Beredar

    Link Download Video “Tasya Gym Bandar Batang” Viral, Fakta Video 15 Menit yang Beredar di Media Sosial

    3097 shares
    Share 1239 Tweet 774
  • Link Video Tasya Gym Bandar Batang Ramai di TikTok dan X, Ini Fakta dan Risiko di Baliknya

    2235 shares
    Share 894 Tweet 559
  • Link Video Sejoli Batang Viral Diburu Warganet, Polisi Ungkap Dugaan Motifnya

    2321 shares
    Share 928 Tweet 580
  • Sapi Bernilai Rp180 Juta Menjadi Sorotan di Bursa Ternak Banyuwangi

    1184 shares
    Share 474 Tweet 296
  • Link Video Bandar Bergetar Sejoli Batang Diburu Warganet, Pasangan Pemeran Kini Telah Dinikahkan

    1787 shares
    Share 715 Tweet 447
  • Link Video Viral “Vell TikTok Blunder” di Buru di Sosial Media, Pakar Ingatkan Modus Penipuan

    1347 shares
    Share 539 Tweet 337
  • Penemuan Dua Jenazah di Sungai Bedog Gegerkan Warga Pajangan Bantul, Satu Korban Tinggal Tulang Belulang

    659 shares
    Share 264 Tweet 165
  • Siapa Pemilik Daycare Little Aresha Jogja? Struktur Organisasi Dicari, Akun Medsos Hilang

    1133 shares
    Share 453 Tweet 283
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.