Headline.co.id, Kayong Utara ~ Panitia Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXIV di Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat, mengadakan rapat koordinasi pengamanan pada Selasa (12/5/2026). Rapat ini berlangsung di Ruang Rapat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kayong Utara dan dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satpol PP, Andri Candra, yang juga menjabat sebagai koordinator bidang keamanan panitia MTQ XXXIV. Ketua Harian Panitia MTQ XXXIV, Nazril Hijar, turut hadir dalam rapat tersebut.
Rapat ini dihadiri oleh unsur kepolisian dan TNI untuk mematangkan persiapan pengamanan selama pelaksanaan MTQ. Beberapa isu strategis pengamanan menjadi fokus pembahasan, termasuk sterilisasi arena utama dan panggung kehormatan, pengamanan tamu VIP, serta pengaturan akses keluar dan masuk lokasi kegiatan. Panitia juga membahas penempatan personel di titik-titik rawan untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif selama acara berlangsung.
Andri Candra menekankan pentingnya pengamanan menyeluruh, termasuk pengaturan lalu lintas, pengamanan area parkir, dan pengawalan kafilah dari luar daerah. “Kami ingin memastikan seluruh rangkaian kegiatan MTQ berjalan aman, tertib, dan lancar. Karena itu, koordinasi lintas instansi menjadi hal penting agar setiap personel memahami tugas dan tanggung jawabnya masing-masing,” ujarnya.
Selain pengamanan arena dan peserta, rapat juga membahas langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), seperti pencopetan, parkir liar, peredaran minuman keras, narkoba, hingga potensi keributan antarpendukung kafilah. Ketua Harian Panitia MTQ XXXIV, Nazril Hijar, menegaskan bahwa kesiapsiagaan personel adalah faktor penting dalam mendukung suksesnya pelaksanaan MTQ. “Kami berharap seluruh unsur pengamanan dapat bekerja secara terpadu sehingga masyarakat dan peserta merasa aman serta nyaman selama kegiatan berlangsung,” katanya.
Untuk mendukung pengamanan secara maksimal, panitia merekomendasikan pembentukan posko gabungan pengamanan MTQ, patroli rutin lintas instansi, serta penyediaan jalur evakuasi dan titik kumpul darurat. Selain itu, komunikasi antarinstansi juga akan dilakukan selama 24 jam guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan sejak pembukaan hingga penutupan MTQ XXXIV Kabupaten Kayong Utara.




















