by

Muhammadiyah Keluarkan Fatwa Haram Rokok Elektrik

HeadLine.co.id, (Yogyakarta) – Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah menerbitkan fatwa yang tertulis dalam surat keputusan Nomor 01/PER/I.1/E/2020 tentang hukum dari rokok elektrik (e-cigarette) pada 14 Januari 2020 di Yogyakarta.

Dalam pernyataan surat tersebut disebutkan bahwa rokok elektrik Hukumnya Haram. Fatwa ini disampaikan pada forum Silaturahmi Pimpinan Daerah Muhammadiyah serta Aisyiyah se-Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) di Gedung Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Jalan Cik Di Tiro, Kota Yogyakarta, Jumat, 24 Januari 2020.

Dalam pandangan Muhammadiyah, merokok elektrik hukumnya termasuk kategori perbuatan mengonsumsi kahaba’is (merusak atau membahayakan).

Baca Juga: Tilang Elektronik Berlaku Awal Ferbuari 2020 di Jakarta

Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah juga menyarankan kepada pemerintah pusat dan daerah untuk membuat kebijakan yang melarang total rokok elektrik dan tembakau.

Termasuk penjualan secara distribusi, iklan, daring, promosi dan sponsorship. Kepada seluruh unsur Muhammadiyah diimbau berperan aktif dalam mengkampanyekan bebas rokok elektrik.

Fatwa haram ini mencakup semua kategori rokok elektrik, baik dalam bentuk Electronic Nicotine Delivery System (ENDS), Electronic Non Nicotine Delivery System (ENNDS) dan Heated Tobacco Products (HPT).

Baca Juga: Klitih Dapat Dicegah, Begini Caranya!

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta sebagai salah satu Amal Usaha Muhammadiyah yang bergerak di ranah pendidikan, juga turut berperan aktif dalam mengampanyekan kawasan bebas asap rokok.

Comment

News Feed