Mutiara Headline
banner 325x300
Kirim Berita Suara Pembaca
BeritaDaerahKesehatan

Wakil Bupati Bantul Mendorong Pemahaman Pentingnya Pencegahan Stunting pada Remaja Putri

4786
×

Wakil Bupati Bantul Mendorong Pemahaman Pentingnya Pencegahan Stunting pada Remaja Putri

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Bantul Joko Purnomo saat kegiatan Aksi Bergizi dalam mencegah stunting oleh Puskesmas Pleret di Pleret, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa
Wakil Bupati Bantul Joko Purnomo saat kegiatan Aksi Bergizi dalam mencegah stunting oleh Puskesmas Pleret di Pleret, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa

Wakil Bupati Bantul Mendorong Pemahaman Pentingnya Pencegahan Stunting pada Remaja Putri ~ Headline.co.id (Bantul). Wakil Bupati Bantul, Joko Purnomo, dengan tegas menekankan pentingnya mencegah stunting pada usia remaja putri dalam upaya memastikan bahwa calon ibu di masa depan memiliki pengetahuan yang cukup untuk menjaga kesehatan mereka sendiri dan mencegah kelahiran anak-anak stunting.

Baca juga: Kabar Gembira! Polisi Berhasil Temukan Sheila Mahasiswi Amikom Yang Hilang di Bandung

Dalam sebuah pernyataan di Bantul pada hari Minggu, Wabup Bantul menjelaskan mengapa remaja putri menjadi fokus utama, “Kenapa para remaja putri? Karena mereka adalah calon ibu yang harus paham bagaimana pola hidup sehat. Ketika nanti hamil, kehamilan ini harus terkontrol, terjaga, diperhatikan juga asupan nutrisinya.”

Wabup Bantul juga menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul terus mendukung upaya-upaya yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan melalui puskesmas dalam memberikan pemahaman tentang pentingnya gizi bagi remaja putri. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah melalui program “Remaja Bebas Anemia” yang dilaksanakan oleh Puskesmas Pleret.

Baca juga: Selebrasi Gol Hokky Caraka Tunai Kontroversi, Ini Kata Shin Tae-yong

“Kami ingin memastikan bahwa remaja putri tidak mengalami anemia. Oleh karena itu, bagi anak-anak putri yang memahami pentingnya gizi, harapannya mereka bisa menyebarkan pengetahuan ini kepada teman-teman sebaya mereka, sehingga generasi mendatang bisa menjadi generasi penerus yang berkualitas,” tambahnya.

Wabup Bantul juga menjelaskan bahwa walaupun seorang perempuan mungkin tidak mengalami stunting pada masa kecilnya, tetapi ketika ia mengandung dan melahirkan anak, risiko stunting tetap ada jika kesehatannya tidak terjaga dengan baik dan asupan gizinya kurang. Ia menegaskan bahwa kehamilan yang tidak terjaga dengan baik dan asupan gizi yang buruk dapat menyebabkan stunting pada bayi yang baru lahir.

Baca juga: Begini Cara Mudah Perpanjang Pajak STNK Online Secara Online Via HP

Meskipun demikian, Wabup menyebutkan bahwa upaya-upaya yang dilakukan selama setahun terakhir di Bantul telah memberikan hasil positif. Angka stunting di Bantul berhasil menurun dari sembilan persen menjadi enam persen pada tahun 2022, berkat kolaborasi antara Dinas Kesehatan, puskesmas, dan kader penggerak.

Namun, ia juga mengakui bahwa pada tahun 2023, upaya pencegahan stunting agak kendor, sehingga angka stunting pada balita mengalami peningkatan sedikit. Meski begitu, Pemkab Bantul berkomitmen untuk terus berupaya menurunkan angka stunting, dengan target khusus di beberapa kecamatan tertentu, seperti Imogiri dan Pajangan, di mana angka stunting masih relatif tinggi.

Terimakasih telah membaca Wakil Bupati Bantul Mendorong Pemahaman Pentingnya Pencegahan Stunting pada Remaja Putri jangan lupa baca berita lainnya di Headline.co.id atau bisa juga baca berita kami di Google News.

Baca juga: Sekaten Solo 2023: Info Lokasi, Jam Buka, dan Jadwal Kegiatan Sekaten

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Polisi Berhasil tangkap pelaku pembunuhan wanita di Parangtritis
Hukum

Headline.co.id, Bantul ~ Sebuah peristiwa perampokan disertai kekerasan yang mengakibatkan kematian seorang perempuan berusia 54 tahun, TY, terjadi di sebuah kos di Parangkusumo, Parangtritis, Kretek, Bantul. Polisi berhasil mengungkap kasus…