Headline.co.id, Pasuruan ~ Sebanyak 887 keluarga di Desa Kedungrejo, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, terdampak kekeringan akibat musim kemarau berkepanjangan yang diperparah fenomena El Niño. Untuk membantu warga memenuhi kebutuhan sehari-hari, PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) menyalurkan 25.000 liter air bersih dan tiga unit tandon air. Bantuan tersebut disalurkan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) SIER bersama Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (LAZISMU) Wilayah Jawa Timur. Penyerahan bantuan secara simbolis berlangsung di Balai Desa Kedungrejo, Kabupaten Pasuruan, sebagaimana keterangan tertulis yang diterima pada Minggu (8/11/2026).
887 Keluarga Terdampak Kekeringan
Berdasarkan data pemerintah desa, dari total 1.315 kepala keluarga di Desa Kedungrejo, sebanyak 887 KK mengalami dampak kekeringan. Kondisi itu membuat warga kesulitan mendapatkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan dasar, termasuk keperluan sehari-hari.
Selama ini, masyarakat mengandalkan air hujan, aliran sungai, dan pasokan dari sumber Umbulan yang disalurkan melalui jaringan pipa. Namun, kemarau yang berlangsung panjang menyebabkan ketersediaan air semakin terbatas.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Kepala Urusan Tata Usaha dan Umum Desa Kedungrejo, Sholihin, mengatakan kekeringan telah berdampak langsung terhadap kehidupan warga. Kondisi lingkungan desa juga mulai mengering, ditandai dengan pepohonan yang layu akibat terbatasnya pasokan air.
“ kondisi di desa kami memang sedang mengalami kekeringan. Kalau dilihat di lingkungan sekitar, pohon-pohon juga sudah terlihat kering. Musim kemarau berkepanjangan yang melanda membuat pasokan air bersih semakin terbatas sehingga warga cukup kesulitan untuk memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari,” jelas Sholihin.
SIER Salurkan Air Bersih dan Tandon
Selain menyalurkan 25.000 liter air bersih, SIER memberikan tiga unit tandon air untuk mendukung penyediaan air bagi masyarakat terdampak. Dua tandon masing-masing memiliki kapasitas 1.050 liter, sedangkan satu tandon lainnya berkapasitas 1.500 liter.
Dua unit tandon diserahkan secara simbolis. Adapun satu unit lainnya akan disalurkan secara bertahap.
Direktur Kelembagaan PT SIER Ahmad Fahrudin mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan mengakses air bersih.
“SIER menyampaikan terima kasih kepada LAZISMU Jawa Timur yang telah membantu menyalurkan air bersih ke sejumlah titik yang mengalami kekeringan. Dalam hal ini, SIER turut berkontribusi melalui kolaborasi bersama LAZISMU sebagai bagian dari komitmen perusahaan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga dan membantu memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari,” ujar Fahrudin.
Menurut Fahrudin, program TJSL SIER tidak hanya ditujukan bagi masyarakat di sekitar kawasan industri. Program tersebut juga menjangkau wilayah lain yang membutuhkan bantuan.
“Kami berharap kolaborasi seperti ini dapat terus terjalin sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat dari program kepedulian sosial perusahaan. SIER berkomitmen untuk terus hadir dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan lingkungan,” tambahnya.
Penyaluran Menjangkau Desa Lain
Sholihin mengapresiasi bantuan yang diberikan SIER dan LAZISMU Jawa Timur. Ia menilai bantuan tersebut berarti bagi warga yang terdampak kekeringan dan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih selama kondisi tersebut berlangsung.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan SIER dan LAZISMU. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat kami. Semoga dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga dan memberikan manfaat selama kondisi kekeringan masih berlangsung,” ungkapnya.
Penyaluran bantuan air bersih dan tandon juga direncanakan menjangkau sejumlah desa lain di Kabupaten Pasuruan. Di Kecamatan Winongan, bantuan menyasar Dusun Krajan V, Grubyuk, dan Sumbertelur di Desa Kedungrejo.
Sementara itu, di Kecamatan Kejayan, bantuan direncanakan menjangkau Desa Kedungpengaron, khususnya Dusun Krikilan, serta Desa Ambal-Ambil, terutama Dusun Rawi Timur.
Melalui program TJSL tersebut, SIER berharap bantuan air bersih dan tandon dapat membantu mengatasi keterbatasan akses air selama musim kemarau. Kolaborasi dengan LAZISMU Jawa Timur juga diharapkan memperkuat kepedulian sosial perusahaan terhadap pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.
















