Headline.co.id ~ Empat tokoh asal Jawa Timur diusulkan memperoleh gelar Pahlawan Nasional pada 2026. Usulan gelar Pahlawan Nasional itu dibahas Tim Pengkaji dan Peneliti Gelar Pusat (TP2GP) Republik Indonesia bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Sabtu (7/11/2026). Pembahasan dilakukan untuk mengoordinasikan proses pengusulan berdasarkan rekam jejak dan kontribusi para tokoh bagi bangsa dan negara.
Keempat tokoh yang diusulkan ialah KH Muhammad Yusuf Hasyim, Mayor Jenderal Sungkono, Ali Sastroamidjojo, dan Letnan Kolonel Infanteri (Anumerta) Mohammad Sroedji. Informasi mengenai rekam jejak dan kontribusi keempat tokoh tersebut disampaikan Ketua TP2GP, Prof. Usep Abdul Matin, dalam audiensi bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Usulan Gelar Pahlawan Nasional Dibahas Bersama TP2GP
Audiensi tersebut menjadi bagian dari koordinasi dalam proses pengusulan gelar kehormatan bagi tokoh-tokoh yang dinilai berjasa bagi bangsa dan negara. Dalam pertemuan itu, TP2GP menyampaikan informasi terkait rekam jejak serta kontribusi masing-masing tokoh yang diusulkan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Proses pengusulan gelar Pahlawan Nasional tersebut masih berkaitan dengan pemenuhan persyaratan yang telah ditetapkan. Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyatakan apresiasi terhadap proses yang sedang berjalan.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berharap seluruh tahapan pengusulan berlangsung lancar. Ia juga berharap keempat tokoh asal Jawa Timur itu dapat memenuhi persyaratan untuk memperoleh gelar Pahlawan Nasional.
“Semoga seluruh proses pengusulan berjalan lancar dan keempat tokoh dari Jawa Timur ini dapat memenuhi persyaratan untuk memperoleh gelar Pahlawan Nasional pada peringatan Hari Pahlawan, 10 November 2026,” ujar Khofifah.
Empat Tokoh Asal Jawa Timur
Empat nama yang masuk dalam usulan tersebut adalah KH Muhammad Yusuf Hasyim, Mayor Jenderal Sungkono, Ali Sastroamidjojo, dan Letnan Kolonel Infanteri (Anumerta) Mohammad Sroedji.
Pengusulan itu dibahas dalam audiensi yang mempertemukan TP2GP dengan Gubernur Jawa Timur. Tim TP2GP dipimpin oleh Prof. Usep Abdul Matin, sedangkan Khofifah hadir bersama jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Jajaran Pemprov Jatim Hadir dalam Audiensi
Dalam audiensi di Gedung Negara Grahadi, Khofifah didampingi jajaran Dinas Sosial, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, serta Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur.
Pertemuan tersebut menjadi forum penyampaian informasi dan koordinasi terkait usulan gelar Pahlawan Nasional bagi empat tokoh asal Jawa Timur. Hasil pengusulan selanjutnya diharapkan memenuhi persyaratan untuk memperoleh gelar pada peringatan Hari Pahlawan, 10 November 2026.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.
















