Headline.co.id, Gayo Lues ~ Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) menormalisasi Sungai Pangur dan memperbaiki tanggul di Desa Badak, Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten Gayo Lues, Aceh, untuk mengurangi risiko luapan sungai setelah banjir. Penanganan tersebut dilakukan melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I dengan mengerahkan satu unit ekskavator hingga 2 November 2026. Pekerjaan meliputi pemulihan alur sungai dan penanganan tanggul yang berpotensi melindungi kawasan permukiman warga dari banjir susulan. Upaya itu dilakukan Kementerian PU bersama pemerintah daerah dan instansi terkait berdasarkan kondisi serta prioritas penanganan di lapangan.
Normalisasi Sungai Pangur Berlangsung Bertahap
Penanganan Sungai Pangur dimulai pada 29 Oktober 2026 dengan mobilisasi alat berat dan perbaikan tanggul di Desa Badak. Pada 30 Oktober, pekerjaan dilanjutkan dengan perbaikan tanggul di lokasi terdampak.
Normalisasi sungai kemudian dilakukan pada 31 Oktober hingga 1 November 2026. Pada 2 November, pekerjaan kembali berfokus pada normalisasi alur sungai dan penanganan tanggul.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Kementerian PU menyatakan, pekerjaan tersebut diarahkan untuk memulihkan fungsi sungai sekaligus memperbaiki infrastruktur pengendali banjir. Dengan langkah itu, risiko luapan sungai yang dapat mengganggu permukiman dan aktivitas masyarakat di Kabupaten Gayo Lues diupayakan berkurang.
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan, penanganan bencana hidrometeorologi tidak cukup hanya dilakukan melalui langkah tanggap darurat. Menurut dia, penanganan permanen juga perlu disiapkan untuk mengurangi kemungkinan terjadinya banjir berulang.
“Penanganan banjir harus dilakukan secara cepat dan terukur, terutama untuk melindungi keselamatan masyarakat serta meminimalkan dampak terhadap permukiman. Selain penanganan darurat, kami juga menyiapkan langkah penanganan permanen agar risiko kejadian serupa dapat dikurangi,” kata Dody dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (3/11/2026).
Respons Cepat BWS Sumatera I di Aceh
Kepala BWS Sumatera I Asyari mengatakan, jajaran BWS Sumatera I harus selalu siaga dalam merespons kejadian banjir maupun tanah longsor di seluruh kabupaten/kota di Aceh. Arahan tersebut disampaikan sesuai dengan instruksi Menteri PU dan Direktur Jenderal Sumber Daya Air.
Menurut Asyari, penanganan di Sungai Pangur menjadi bagian dari dukungan terhadap upaya darurat dan percepatan penanggulangan bencana. BWS Sumatera I juga memastikan aspek keselamatan masyarakat menjadi perhatian dalam pekerjaan tersebut.
“Langkah ini merupakan bentuk komitmen dalam mendukung upaya penanganan darurat, percepatan penanggulangan bencana, serta memastikan keselamatan masyarakat dan meminimalkan dampak yang ditimbulkan,” tuturnya.
BWS Sumatera I terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk menetapkan lokasi yang menjadi prioritas penanganan. Koordinasi dilakukan agar pekerjaan darurat dapat disesuaikan dengan kondisi sungai serta kebutuhan di lapangan.
Penanganan Sungai Pining dan Desa Pintu Rime
Selain normalisasi Sungai Pangur, Kementerian PU menangani sejumlah lokasi terdampak banjir lainnya di Kabupaten Gayo Lues. Salah satunya Sungai Pining di Kecamatan Pining.
Pada 22–24 Oktober 2026, satu unit ekskavator dimobilisasi untuk menangani Sungai Pining. Pekerjaan kemudian dilanjutkan di Desa Pintu Rime pada 26–30 Oktober 2026.
Rangkaian pekerjaan tersebut mencakup pemulihan alur sungai dan penanganan infrastruktur pengendali banjir di lokasi terdampak. Kementerian PU melalui BWS Sumatera I tetap memantau kondisi sungai dan melakukan koordinasi untuk menentukan tindak lanjut penanganan.
Normalisasi Sungai Pangur, penanganan Sungai Pining, serta pekerjaan di Desa Pintu Rime menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Kementerian PU dalam mengurangi risiko banjir di Gayo Lues. Penanganan darurat dan langkah permanen disiapkan untuk memulihkan fungsi sungai serta meminimalkan dampak terhadap permukiman dan aktivitas masyarakat.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.

















![[Siaran Pers] Wamen Nezar Patria: Daerah Tak Harus Menunggu Infrastruktur Canggih untuk Maju Digital](https://www.headline.co.id/wp-content/uploads/2026/11/siaran-pers-wamen-nezar-patria-daerah-tak-harus-menunggu-infrastruktur-canggih-untuk-maju-digital.jpg)
