Headline.co.id, Jakarta ~ KORLANTAS POLRI, Jakarta – Aksi unjuk rasa Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama elemen masyarakat sipil berlangsung di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, Rabu (28/10/2026). Aksi yang dimulai pukul 10.00 WIB hingga selesai itu berpotensi menimbulkan kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas jalan. Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional dan mengimbau pengendara menyesuaikan perjalanan dengan kondisi di lapangan.
Kepadatan lalu lintas diperkirakan terjadi karena adanya aksi unjuk rasa di kawasan Bundaran HI dan sejumlah wilayah lain di Jakarta Pusat. Pengendara yang hendak melintas di sekitar lokasi demonstrasi diminta memperhatikan arahan petugas serta memantau informasi lalu lintas terkini.
Lokasi yang Berpotensi Terdampak
Sejumlah kawasan yang berpotensi terdampak kepadatan lalu lintas meliputi Bundaran HI, Monumen Nasional (Monas), Gedung DPR/MPR RI, dan Tugu Tani.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Selain kawasan tersebut, kepadatan juga berpotensi terjadi di Jalan MH Thamrin dan Jalan Jenderal Sudirman. Jalan penghubung di kawasan Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan turut berpotensi mengalami peningkatan volume kendaraan.
Ditlantas Polda Metro Jaya menyarankan pengendara mempertimbangkan rute alternatif sesuai tujuan perjalanan. Namun, kondisi lalu lintas dapat berubah mengikuti perkembangan aksi dan penerapan rekayasa di lapangan.
Rute Alternatif di Sekitar Bundaran HI
Pengendara dari sejumlah arah dapat mempertimbangkan Jalan HR Rasuna Said, Jalan Prof. Dr. Satrio, dan Jalan Galunggung sebagai jalur alternatif. Pilihan lainnya melalui Jalan Imam Bonjol, Jalan Diponegoro, hingga Jalan Proklamasi.
Rute alternatif berikutnya dapat melewati Jalan Kebon Sirih, Jalan Fachrudin, dan Jalan KH Mas Mansyur. Pengendara juga dapat memilih Jalan Gatot Subroto dan Jalan KS Tubun dengan menyesuaikan tujuan perjalanan.
Untuk perjalanan menuju kawasan Karet, pengendara dapat mempertimbangkan Jalan KH Mas Mansyur. Jalan Blora juga dapat digunakan sebagai jalur alternatif.
Rute lain yang disarankan meliputi Jalan Gatot Subroto, Jalan HR Rasuna Said, Jalan Prof. Dr. Satrio, hingga Jalan Casablanca.
Pengendara dapat menggunakan jalur Jalan Gatot Subroto, Jalan MT Haryono, Cikini, hingga Menteng. Alternatif lainnya melalui Jalan KH Mas Mansyur, Tanah Abang, hingga Harmoni.
Dari arah lain, pengendara dapat melewati Jalan Imam Bonjol, Jalan Diponegoro, Jalan Proklamasi, hingga Jalan Ahmad Yani. Pilihan berikutnya mencakup Jalan Kebon Sirih, Jalan Fachrudin, dan Jalan KH Mas Mansyur.
Sejumlah rute tersebut dapat dipilih untuk menghindari titik kepadatan di sekitar Bundaran HI, Monas, Gedung DPR/MPR RI, dan Tugu Tani. Pengendara tetap perlu menyesuaikan jalur dengan kondisi lalu lintas dan tujuan akhir perjalanan.
Rekayasa Lalu Lintas Bersifat Situasional
Kepolisian menerapkan rekayasa lalu lintas secara situasional selama aksi unjuk rasa Bundaran HI berlangsung. Dengan kebijakan tersebut, pengaturan arus kendaraan dapat disesuaikan berdasarkan kondisi di lapangan.
Pengendara diminta mengikuti arahan petugas yang berjaga di sekitar lokasi demonstrasi. Masyarakat juga diimbau memantau informasi lalu lintas terkini sebelum melintas di kawasan yang berpotensi terdampak.
Penyesuaian waktu perjalanan dan pemilihan rute alternatif diperlukan untuk menghindari kepadatan di sejumlah ruas jalan Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan selama aksi berlangsung.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.





















