Headline.co.id, Jakarta ~ Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) mendorong Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) untuk memperkuat diplomasi internasional dalam upaya memasukkan pencak silat ke dalam ajang Olimpiade. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan pengakuan global terhadap pencak silat, yang merupakan seni bela diri tradisional Indonesia.
Ketua Umum KONI, Marciano Norman, menekankan pentingnya peran diplomasi dalam mencapai tujuan tersebut. “Diplomasi olahraga adalah kunci untuk membuka jalan bagi pencak silat agar diakui di tingkat internasional, termasuk di Olimpiade,” ujar Marciano. Ia menambahkan bahwa PB IPSI perlu menjalin hubungan yang lebih erat dengan federasi olahraga internasional dan negara-negara lain yang memiliki minat terhadap pencak silat.
PB IPSI sendiri telah melakukan berbagai upaya untuk mempromosikan pencak silat di kancah internasional. Salah satu langkah yang diambil adalah dengan mengadakan kejuaraan dunia pencak silat yang melibatkan banyak negara. Selain itu, PB IPSI juga aktif berpartisipasi dalam berbagai forum olahraga internasional untuk memperkenalkan pencak silat sebagai cabang olahraga yang layak dipertandingkan di Olimpiade.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Ke depan, KONI dan PB IPSI berencana untuk terus meningkatkan intensitas diplomasi dan promosi pencak silat. Mereka berharap, dengan dukungan dari berbagai pihak, pencak silat dapat segera diakui sebagai cabang olahraga resmi di Olimpiade, sehingga dapat mengharumkan nama Indonesia di pentas dunia.


















