Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Berita

Banyak Lulusan Sulit Dapat Pekerjaan, Pemkab Sleman Ungkap Masalah Keterampilan

Saddam by Saddam
1 hour ago
in Berita
Reading Time: 7 mins read
414 9
A A
0
Sleman Perkasa Jadi Jalur Penguatan SDM Keluarga Kurang Mampu

Sleman Perkasa Jadi Jalur Penguatan SDM Keluarga Kurang Mampu (Dok Foto Humas/JogloNews)

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Sleman ~ Persoalan lulusan sekolah dan perguruan tinggi yang kesulitan mendapatkan pekerjaan menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman. Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, mengungkapkan bahwa ketidaksesuaian keterampilan pencari kerja dengan kebutuhan industri menjadi salah satu tantangan dalam mewujudkan generasi siap kerja di Sleman. Kondisi tersebut disampaikan dalam acara talkshow Sleman Bertumbuh di Omah Tobong Sleman, Selasa (22/9/2026), sebagai bagian dari pembahasan upaya mengatasi pengangguran. Pemerintah daerah pun mendorong peningkatan keterampilan dan pelatihan ulang agar kompetensi lulusan lebih sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Contents

    • 0.1. Polisi Ungkap Detik-Detik BMW Lawan Arus hingga Tabrak Pemotor di Kotabaru Yogyakarta
    • 0.2. Fathan Subchi BPK Meninggal Dunia di Rusia Saat Bertugas, Ini Kronologi yang Diketahui
  • 1. Keterampilan Lulusan Belum Selalu Sesuai Kebutuhan Industri
  • 2. Pemkab Sleman Fokus pada Upskilling dan Reskilling
  • 3. DPRD DIY Ingatkan Sekolah Tidak Hanya Mengejar Kelulusan
  • 4. Selain Keahlian Teknis, Mental dan Karakter Lulusan Disorot
  • 5. Pengangguran DIY Capai 70.560 Orang pada Mei 2026
  • 6. Sleman Perkasa Jadi Jalur Penguatan SDM Keluarga Kurang Mampu

Upaya menciptakan tenaga muda siap kerja Sleman menjadi semakin penting karena jumlah pengangguran di wilayah tersebut masih mencapai puluhan ribu orang. Berdasarkan indikator makro ketenagakerjaan 2025, sebanyak 28.117 orang tercatat menganggur dari total 690.157 orang angkatan kerja, dengan tingkat pengangguran terbuka (TPT) sebesar 4,07 persen.

You might also like

Ilustrasi kecelakaan lalu lintas antara mobil BMW putih dan sepeda motor Honda Supra di kawasan Kotabaru, Gondokusuman, Kota Yogyakarta

Polisi Ungkap Detik-Detik BMW Lawan Arus hingga Tabrak Pemotor di Kotabaru Yogyakarta

26 October 2026
Fathan Subchi, Anggota VI BPK RI, meninggal dunia di Moskow, Rusia, saat bertugas pada 25 Oktober 2026. Simak kronologi berdasarkan keterangan resmi BPK.

Fathan Subchi BPK Meninggal Dunia di Rusia Saat Bertugas, Ini Kronologi yang Diketahui

26 October 2026

Danang menilai persoalan kesiapan tenaga kerja di Sleman tidak semata-mata disebabkan kurangnya kesempatan kerja. Sebagian lulusan sebenarnya memiliki keinginan kuat untuk bekerja, tetapi keterampilan yang mereka kuasai belum tentu sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan perusahaan. Kondisi ini menjadi salah satu tantangan dalam menyiapkan sumber daya manusia yang benar-benar siap kerja di Sleman.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

Keterampilan Lulusan Belum Selalu Sesuai Kebutuhan Industri

Danang menjelaskan bahwa perkembangan kebutuhan dunia industri menjadi tantangan tersendiri bagi pencari kerja, khususnya lulusan SMA, SMK, dan perguruan tinggi.

Menurutnya, seseorang dapat memiliki latar belakang pendidikan atau keahlian tertentu, tetapi perusahaan yang membuka kesempatan kerja justru membutuhkan kemampuan di bidang berbeda.

Situasi tersebut membuat pencari kerja menghadapi kesulitan ketika harus memenuhi persyaratan kompetensi yang ditetapkan perusahaan.

Danang memberikan contoh mengenai lulusan yang menguasai bidang otomotif, sementara kebutuhan industri yang berkembang justru berkaitan dengan kemampuan pemasaran digital dan pengelolaan konten.

“Banyak lulusan SMA, SMK, maupun perguruan tinggi yang niat kerjanya tinggi, tetapi ketika mendaftar di perusahaan, kompetensinya tidak sesuai dengan kebutuhan pasar kerja saat ini. Misal keahliannya otomotif, tetapi industri sedang membutuhkan digital marketing atau content management. Karena itu, Pemkab Sleman fokus melakukan pendampingan upskilling dan reskilling,” ujar Danang Maharsa.

Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa latar belakang pendidikan saja belum tentu cukup untuk memenuhi kebutuhan perusahaan. Kesesuaian kompetensi menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan ketika lulusan mulai mencari pekerjaan.

Persoalan ini juga menunjukkan pentingnya keterhubungan antara keterampilan yang diajarkan selama masa pendidikan dengan kebutuhan nyata dunia usaha dan dunia industri.

Pemkab Sleman Fokus pada Upskilling dan Reskilling

Untuk menghadapi persoalan tersebut, Pemkab Sleman memfokuskan langkah penanganan pada peningkatan kapasitas tenaga kerja melalui upskilling dan reskilling.

Upskilling merupakan upaya meningkatkan keterampilan yang sudah dimiliki seseorang. Sementara itu, reskilling diarahkan pada penguasaan keterampilan baru agar pencari kerja mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan pekerjaan yang berbeda.

Melalui pendekatan tersebut, pemerintah daerah berupaya memperkuat kompetensi lulusan agar lebih relevan dengan perkembangan teknologi dan perubahan kebutuhan pasar kerja.

Langkah ini juga menjadi bagian dari komitmen Pemkab Sleman bersama DPRD Kabupaten Sleman dalam menekan tingkat pengangguran terbuka.

Selain menyelaraskan kompetensi tenaga kerja muda dengan kebutuhan industri, pemerintah daerah mendorong lahirnya wirausaha mandiri sebagai salah satu alternatif untuk meningkatkan kesempatan ekonomi masyarakat.

Berdasarkan data ketenagakerjaan 2025, TPT Sleman tercatat sebesar 4,07 persen, lebih rendah dibandingkan 2024 yang berada pada angka 4,12 persen.

Sementara itu, tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) Kabupaten Sleman mencapai 72,96 persen dan tingkat kesempatan kerja (TKK) tercatat sebesar 95,88 persen.

Meskipun angka pengangguran mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya, persoalan kesesuaian keterampilan dengan kebutuhan perusahaan masih menjadi tantangan yang perlu ditangani.

DPRD DIY Ingatkan Sekolah Tidak Hanya Mengejar Kelulusan

Persoalan keterampilan lulusan juga mendapatkan perhatian DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Wakil Ketua DPRD DIY, Imam Taufik, menilai bahwa penguatan hubungan antara sekolah dan dunia industri harus menjadi bagian penting dalam strategi penanganan pengangguran.

Menurutnya, dunia pendidikan perlu memastikan bahwa lulusan tidak hanya menyelesaikan proses belajar, tetapi juga memiliki kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Hal tersebut dinilai penting karena persoalan pengangguran berkaitan dengan kondisi kesejahteraan masyarakat, termasuk kemiskinan.

“Pengangguran ini menjadi salah satu pemicu utama kemiskinan. Strategi yang dicanangkan melalui sinergi sekolah dan dunia kerja harus benar-benar optimal. Lulusan harus siap dengan skill dan kapabilitas yang dibutuhkan industri,” kata Imam, Senin (19/10/2026).

Imam menekankan bahwa hubungan antara sekolah dan dunia usaha maupun industri perlu berjalan efektif. Dengan demikian, keterampilan yang diperoleh peserta didik diharapkan dapat mendukung kesiapan mereka ketika memasuki pasar kerja.

DPRD DIY juga menyatakan kesiapan untuk membantu kebutuhan lembaga pendidikan sepanjang masih berada dalam kewenangan pemerintah daerah.

“Sepanjang itu menjadi kewenangan kita, tentu kita bisa memfasilitasi dan membantu. Kami sangat terbuka untuk bekerja sama agar sekolah dapat menjawab tantangan kebutuhan tenaga kerja saat ini,” ujarnya.

Selain Keahlian Teknis, Mental dan Karakter Lulusan Disorot

Kesiapan menghadapi dunia kerja tidak hanya berkaitan dengan kemampuan akademis dan keterampilan teknis.

Anggota Komisi D DPRD DIY, Muhammad Yazid, menilai pendidikan karakter juga memiliki peran penting dalam membentuk kesiapan lulusan memasuki lingkungan kerja.

Menurutnya, siswa perlu dibekali kedisiplinan, ketangguhan mental, dan kemampuan menghadapi tantangan selama menjalani pendidikan.

Yazid menekankan pentingnya kesamaan pemahaman antara sekolah dan orang tua mengenai tujuan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademis.

“Harus ada pemahaman yang sama antara pihak sekolah dan orang tua. Pendidikan ini tidak hanya memintarkan otak, tapi juga mengasah watak. Orang tua harus paham bahwa sekolah juga bertugas membangun karakter anak agar punya jiwa fighter,” kata Yazid.

Ia menilai pembentukan karakter perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kompetensi agar lulusan mempunyai bekal yang lebih baik setelah menyelesaikan pendidikan.

Dengan demikian, penguatan kesiapan kerja tidak cukup dilakukan melalui peningkatan keterampilan saja, tetapi juga memerlukan perhatian terhadap pembentukan sikap dan karakter peserta didik.

Pengangguran DIY Capai 70.560 Orang pada Mei 2026

Tantangan ketenagakerjaan di Sleman juga menjadi bagian dari persoalan pengangguran yang dihadapi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) DIY menunjukkan jumlah pengangguran di wilayah tersebut mencapai 70.560 orang pada Mei 2026.

Angka tersebut bertambah sebanyak 1.020 orang dibandingkan Februari 2026. Pada periode yang sama, jumlah penduduk yang bekerja berkurang 11.040 orang.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala BPS DIY, Endang Tri Wahyuningsih, sebelumnya menjelaskan bahwa jumlah penduduk usia kerja di DIY mencapai sekitar 3,07 juta orang.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 2,27 juta orang termasuk angkatan kerja, sedangkan 796.780 orang berada dalam kategori bukan angkatan kerja.

Jumlah penduduk yang bekerja pada Mei 2026 tercatat sekitar 2,20 juta orang. Meski jumlah pengangguran meningkat, tingkat pengangguran terbuka DIY masih tercatat sebagai yang terendah secara nasional.

Kondisi tersebut menjadi perhatian DPRD DIY dalam mendorong penguatan kompetensi lulusan dan hubungan antara dunia pendidikan dengan kebutuhan industri.

Sleman Perkasa Jadi Jalur Penguatan SDM Keluarga Kurang Mampu

Di samping upaya peningkatan keterampilan tenaga kerja, Pemkab Sleman juga menyiapkan program pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu melalui Sleman Persiapkan Kesejahteraan Keluarga atau Sleman Perkasa.

Program yang dirancang Dinas Sosial Kabupaten Sleman tersebut bertujuan membantu calon peserta mempersiapkan diri menghadapi seleksi sekolah kedinasan, akademi militer, dan akademi kepolisian.

Kepala Dinsos Sleman, Wawan Widiantoro, menjelaskan bahwa Sleman Perkasa merupakan implementasi Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2023 tentang Penanggulangan Kemiskinan.

Melalui program tersebut, anak-anak dari keluarga miskin yang memiliki motivasi melanjutkan pendidikan kedinasan akan mendapatkan fasilitas pendampingan, bimbingan belajar, serta pelatihan fisik dan psikologis tanpa dipungut biaya.

“Sleman Perkasa ini dikhususkan untuk anak-anak dari keluarga miskin yang termotivasi sekolah di kedinasan. Sekolah kedinasan itu kan punya sejumlah keunggulan. Pertama, kalau sudah masuk tidak perlu bayar SPP. Kedua, setelah lulus tidak perlu bingung mencari kerja karena langsung tersalurkan menjadi abdi negara. Nah, ini jadi peluang besar untuk segera memutus rantai kemiskinan di keluarga miskin,” terang Wawan dalam keterangan tertulis yang dikirim Sabtu (24/10/2026).

Program tersebut menyasar siswa kelas 12 SMA, SMK, atau MA serta lulusan SMA sederajat dalam tiga tahun terakhir yang memiliki KTP Sleman.

Calon peserta juga harus memenuhi persyaratan seleksi, termasuk nilai ijazah minimal 8, motivasi yang baik, serta ketentuan kondisi fisik.

Dukungan terhadap program tersebut diberikan DPRD Kabupaten Sleman melalui pengalokasian anggaran awal sebesar Rp500 juta pada APBD Perubahan 2026.

Anggota DPRD Sleman, Dedie Kusuma, berharap program tersebut dapat memberikan manfaat bagi keluarga kurang mampu dan mendukung upaya memutus rantai kemiskinan.

“Program Sleman Perkasa ini membutuhkan anggaran yang tidak sedikit. Anggaran itu kemarin sudah dialokasikan di perubahan sebesar Rp500 juta. Ketika program ini dirasakan manfaatnya luar biasa untuk memutus rantai kemiskinan di Kabupaten Sleman, harapan kami di tahun-tahun yang akan datang tentu akan dialokasikan anggaran yang lebih besar lagi,” tegas Dedie.

Melalui berbagai langkah tersebut, Pemkab Sleman berupaya menghadapi tantangan ketenagakerjaan dari dua sisi, yakni meningkatkan keterampilan pencari kerja agar sesuai kebutuhan industri serta membuka akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.

Penguatan kompetensi, keterhubungan pendidikan dengan industri, dan pembentukan karakter menjadi aspek yang disoroti pemerintah daerah dan DPRD dalam mempersiapkan lulusan menghadapi dunia kerja.

Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media

Add as a preferred source on Google
Gambar dukungan Headline.co.id

Gambar tidak dapat dimuat.

Tags: Data Badan Pusat StatistikDinas SosialDPRD DIYkualitas Sumber Daya ManusiaOmah Tobong SlemanPelaksana Tugas (Plt.) Kepala BPS DIYPemkab SlemanProgram Sleman Perkasa

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Saddam

Saddam

Related Stories

Ilustrasi kecelakaan lalu lintas antara mobil BMW putih dan sepeda motor Honda Supra di kawasan Kotabaru, Gondokusuman, Kota Yogyakarta

Polisi Ungkap Detik-Detik BMW Lawan Arus hingga Tabrak Pemotor di Kotabaru Yogyakarta

by Hendrawan
26 October 2026
0

Headline.co.id, Yogyakarta ~ Kecelakaan lalu lintas melibatkan mobil BMW berwarna putih dan sepeda motor Honda Supra terjadi di Jalan Ahmad...

Fathan Subchi, Anggota VI BPK RI, meninggal dunia di Moskow, Rusia, saat bertugas pada 25 Oktober 2026. Simak kronologi berdasarkan keterangan resmi BPK.

Fathan Subchi BPK Meninggal Dunia di Rusia Saat Bertugas, Ini Kronologi yang Diketahui

by Saddam
26 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Anggota VI Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Fathan Subchi, meninggal dunia di Moskow, Rusia, pada Minggu (25/10/2026),...

Kepergian Fathan Subchi pada usia 56 tahun mengakhiri perjalanan pengabdiannya di lembaga pemeriksa keuangan negara

Kabar Duka dari Rusia, Anggota BPK Fathan Subchi Meninggal Saat Jalankan Tugas Negara

by Saddam
26 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Kabar duka datang dari Rusia setelah Anggota VI Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Fathan Subchi, meninggal dunia...

Kapolresta Sleman Ungkap Sasaran Operasi Patuh Progo 2026, Pelanggar Lawan Arus Jadi Prioritas

Awas Kena Tilang! Ini 10 Pelanggaran yang Diincar Polisi saat Operasi Patuh Progo 2026 di Sleman

by Hendrawan
26 October 2026
0

Headline.co.id, Sleman ~ Polresta Sleman memprioritaskan pengawasan lalu lintas di kawasan rawan kecelakaan, jalur padat kendaraan, serta lingkungan sekolah dan...

Fathan Subchi Meninggal di Rusia, PKB Kenang Pengabdiannya Selama 10 Tahun di DPR

Fathan Subchi BPK Meninggal di Rusia Saat Bertugas, PKB Berduka dan Kenang Pengabdiannya

by Saddam
26 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Kabar duka datang dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI setelah Anggota VI BPK, Fathan Subchi, meninggal dunia...

Polisi Gelar Operasi Patuh Progo 2026 Selama 14 Hari, Pengendara di Gunungkidul Wajib Tahu

Operasi Patuh Progo 2026 Dimulai Hari Ini, Polisi di Gunungkidul Bidik 8 Pelanggaran Lalu Lintas

by Hendrawan
26 October 2026
0

Headline.co.id, Gunungkidul ~ Kepolisian menggelar Operasi Patuh Progo 2026 selama 14 hari, mulai Senin, 26 Oktober hingga Minggu, 8 November...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Samsat Keliling Polda Metro Jaya Hadir di 8 Wilayah Detabek, Ini Lokasi dan Jam Layanannya

Layanan Samsat Keliling Polda Metro Jaya Kembali Hadir di Detabek, Ini Jadwal dan Lokasinya

29 August 2026
Ilustrasi AI

Agentic AI: Mengapa Lebih Unggul dari Chatbot Konvensional?

22 October 2025

Tips Menjaga Kebersihan Rumah untuk Keluarga Sehat

18 March 2022
Presiden Prabowo Dapat Dukungan untuk Tingkatkan Dana Otsus Papua

Presiden Prabowo Dapat Dukungan untuk Tingkatkan Dana Otsus Papua

19 December 2025
Dinkes Gorontalo Ikuti Sosialisasi Kasda Online Terintegrasi SIPD

Dinkes Gorontalo Ikuti Sosialisasi Kasda Online Terintegrasi SIPD

7 March 2026
PSPS Pekanbaru Ajukan Pengelolaan Stadion, Pemprov Riau Siap Bekerja Sama

PSPS Pekanbaru Ajukan Pengelolaan Stadion, Pemprov Riau Siap Bekerja Sama

7 July 2026

Bupati Boyolali Resmikan Gedung baru Perpustakaan “Remen Maos”

17 March 2022

Artikel Terbaru

Ilustrasi kecelakaan lalu lintas antara mobil BMW putih dan sepeda motor Honda Supra di kawasan Kotabaru, Gondokusuman, Kota Yogyakarta

Polisi Ungkap Detik-Detik BMW Lawan Arus hingga Tabrak Pemotor di Kotabaru Yogyakarta

26 October 2026
Serangan Balik Real Madrid Jadi Senjata Mematikan, Barcelona Takluk Meski Dominan

Gol Mbappe Menit ke-87 Hancurkan Harapan Barcelona, Real Madrid Menang Dramatis

26 October 2026
Kekalahan Pertama Barcelona Buka Persaingan Gelar Liga Spanyol

Rekor Sempurna Barcelona Terhenti, Real Madrid Raih Kemenangan Penting di Camp Nou

26 October 2026
Mbappe Jadi Mimpi Buruk Barcelona, Dua Golnya Antar Real Madrid Menangi El Clasico

Hasil El Clasico FC Barcelona vs Real Madrid 1-2, Dua Gol Mbappe Bikin Persaingan Liga Spanyol Memanas

26 October 2026
Fathan Subchi, Anggota VI BPK RI, meninggal dunia di Moskow, Rusia, saat bertugas pada 25 Oktober 2026. Simak kronologi berdasarkan keterangan resmi BPK.

Fathan Subchi BPK Meninggal Dunia di Rusia Saat Bertugas, Ini Kronologi yang Diketahui

26 October 2026
Kepergian Fathan Subchi pada usia 56 tahun mengakhiri perjalanan pengabdiannya di lembaga pemeriksa keuangan negara

Kabar Duka dari Rusia, Anggota BPK Fathan Subchi Meninggal Saat Jalankan Tugas Negara

26 October 2026
Kapolresta Sleman Ungkap Sasaran Operasi Patuh Progo 2026, Pelanggar Lawan Arus Jadi Prioritas

Awas Kena Tilang! Ini 10 Pelanggaran yang Diincar Polisi saat Operasi Patuh Progo 2026 di Sleman

26 October 2026

Popular Story

Berita Terkini
Nasional

PP Tunas Mulai Diterapkan untuk Lindungi Anak dari Risiko AI

by Aditya
21 October 2026
0

Headline.co.id, Tangerang ~ Penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata...

Read moreDetails

SKK Migas Perketat Pengawasan Blok Masela

Pinjaman Daring Tumbuh 22,07 Persen, Risiko Gagal Bayar Naik

Pencurian Suku Cadang Kapal di Merak-Bojonegara, 3 Tersangka

Arema FC Menang 4-0 atas Dewa United di Kanjuruhan

Kecelakaan Maut di Ngemplak Sleman Berawal dari Pencarian CCTV, Pelajar Tewas Usai Aksi Penyabetan

Peran Keluarga Jadi Fokus Pembangunan Manusia Indonesia

Pasar Murah Pemkab Kobar Sediakan Sembako Harga Terjangkau

Pencarian Korban KM Feronia Dihentikan, Patroli Tetap Berjalan

PGE Cetak Rekor Produksi Listrik Panas Bumi 4.114 GWh

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.