Headline.co.id, Jakarta ~ Polda Metro Jaya menggelar donor darah dengan melibatkan personel kepolisian dan insan pers untuk memperingati HUT ke-75 Humas Polri. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Biddokkes Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (23/10/2026), dan diikuti 185 peserta. Donor darah Polda Metro Jaya itu digelar sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya mempererat hubungan kepolisian, media, dan masyarakat. Sebelum mengikuti donor, seluruh peserta menjalani pemeriksaan kesehatan sesuai prosedur medis untuk memastikan kelayakan mereka.
Donor darah menjadi bentuk kepedulian sosial
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat. Menurut dia, donor darah menjadi wujud sederhana dari kepedulian yang dapat membantu orang yang membutuhkan.
“Donor darah merupakan bentuk kepedulian yang sederhana, tetapi manfaatnya sangat berarti bagi masyarakat yang membutuhkan. Melalui momentum 75 Tahun Humas Polri, semangat Polisi Bersama Masyarakat kami wujudkan melalui kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung,” ujar Budi di Jakarta, Jumat (23/10/2026).
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Ia menjelaskan, pelibatan insan pers dalam kegiatan donor darah itu juga menunjukkan pentingnya kemitraan kepolisian dan media massa. Kolaborasi tersebut diharapkan tetap terjaga, khususnya dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat secara transparan, akurat, dan terpercaya.
Menurut Budi, hubungan kepolisian dan media tidak hanya berkaitan dengan penyampaian informasi, tetapi juga dapat diwujudkan melalui kegiatan sosial yang melibatkan berbagai pihak. Donor darah menjadi salah satu bentuk kegiatan bersama dalam rangkaian peringatan HUT ke-75 Humas Polri.
Humas Polri didorong menjaga kepercayaan publik
Budi menegaskan, menjaga reputasi institusi kepolisian tidak cukup dilakukan melalui komunikasi publik. Hal itu juga perlu diwujudkan dengan tindakan nyata, keterbukaan, serta pelayanan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Humas harus terus membangun komunikasi yang kredibel serta menjaga kepercayaan publik melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk media,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, seluruh peserta terlebih dahulu menjalani skrining kesehatan. Pemeriksaan dilakukan sesuai prosedur medis yang berlaku untuk memastikan peserta memenuhi syarat sebagai pendonor sebelum proses donor darah berlangsung.
Kegiatan donor darah Polda Metro Jaya tersebut mengusung tema “75 Tahun Humas Polri: Polisi Bersama Masyarakat, Menjaga Reputasi Polri”. Melalui kegiatan itu, Polda Metro Jaya berharap semangat kepedulian sosial dan kolaborasi dengan insan pers semakin kuat.
Sejarah perubahan nama Humas Polri
Berdasarkan informasi pada laman resmi Polri, cikal bakal Divisi Humas Polri berdiri pada 30 Oktober 1951 dengan nama Dinas Penerangan Polri atau Dispenpol. Pembentukan lembaga tersebut didasarkan pada Order Kepolisian Negara Pertama Jenderal R.S. Soekanto Nomor 65/IV/1951.
Seiring perkembangan organisasi dan kebutuhan komunikasi publik, lembaga itu mengalami sejumlah perubahan nama. Pada 2001, namanya berubah menjadi Pusat Penerangan Polri atau Puspenpol.
Setahun kemudian, lembaga tersebut menjadi Badan Humas Polri. Sejak 2005, lembaga itu menggunakan nama Divisi Humas Polri.
Polda Metro Jaya berharap kegiatan donor darah dalam rangka HUT ke-75 Humas Polri tidak hanya memperkuat kepedulian sosial, tetapi juga mendukung peran Humas Polri dalam membangun komunikasi yang terbuka dan menjaga kepercayaan masyarakat.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.















