Headline.co.id, Pontianak ~ Inspektorat Jenderal Kementerian Agama (Itjen Kemenag) mengaudit tata kelola Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah dan Beasiswa Mitra di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, Kalimantan Barat. Audit tersebut dilakukan untuk menilai kepatuhan, efektivitas, transparansi, akuntabilitas, serta ketepatan penyaluran bantuan pendidikan. Pemeriksaan mencakup proses penetapan penerima hingga pemanfaatan bantuan. Tim auditor menggunakan pendekatan 5T untuk memastikan pengelolaan beasiswa berjalan sesuai ketentuan dan mendukung keberlanjutan studi mahasiswa.
Audit tata kelola KIP Kuliah dan Beasiswa Mitra di IAIN Pontianak tidak hanya menguji kesesuaian administrasi dengan ketentuan. Pemeriksaan juga diarahkan untuk menilai apakah bantuan diberikan kepada mahasiswa yang memenuhi persyaratan dan dimanfaatkan sesuai tujuan program.
Melia Fauziah menjelaskan, pengujian dilakukan terhadap rangkaian pengelolaan penyaluran beasiswa, termasuk penetapan penerima dan penggunaan bantuan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Pengelolaan beasiswa harus memastikan bahwa bantuan diberikan kepada mahasiswa yang memenuhi kriteria, sesuai dengan ketentuan, dan memberikan manfaat sebagaimana tujuan program,” jelas Melia, Kamis (22/10/2026).
Pendekatan 5T dalam Audit Beasiswa
Dalam audit tersebut, tim menggunakan pendekatan 5T, yakni tepat prosedur, tepat sasaran, tepat jumlah, tepat waktu, dan tepat guna. Kerangka ini digunakan untuk menilai sejumlah aspek penting dalam pengelolaan KIP Kuliah dan Beasiswa Mitra.
Aspek yang diuji meliputi kesesuaian proses dengan prosedur, ketepatan penetapan penerima, besaran bantuan, waktu penyaluran, serta penggunaan dana. Pendekatan tersebut juga digunakan untuk melihat apakah bantuan telah dimanfaatkan sesuai tujuan program.
Selain itu, tim mengevaluasi pengendalian internal yang mendukung pengelolaan dan penyaluran beasiswa. Evaluasi ini ditujukan untuk mendorong proses yang tertib, transparan, dan akuntabel.
Tim auditor dipimpin Melia Fauziah, sedangkan Miftahul Huda bertugas sebagai ketua tim. Anggota tim terdiri atas Siti Mutoharoh, Sarah Maulida, Ahmad Nurul Furqon, dan Muhammad Agus Choliq.
Hasil Audit Jadi Bahan Perbaikan
Melia mengatakan, pengawasan terhadap pengelolaan beasiswa diperlukan untuk mengidentifikasi ruang perbaikan dalam tata kelola bantuan pendidikan. Hasil audit diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi agar penyaluran beasiswa semakin tepat sasaran.
“Pengawasan terhadap pengelolaan beasiswa menjadi bagian penting untuk mendorong transparansi dan akuntabilitas. Kami berharap hasil audit dapat menjadi bahan evaluasi bagi perbaikan tata kelola agar bantuan pendidikan semakin tepat sasaran dan mendukung keberlanjutan studi mahasiswa,” ungkap Melia.
Hasil pemeriksaan selanjutnya diharapkan menjadi dasar penyusunan rekomendasi untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan ketepatan pengelolaan KIP Kuliah serta Beasiswa Mitra di IAIN Pontianak.
Rekomendasi tersebut akan berkaitan dengan upaya memperbaiki tata kelola bantuan pendidikan sehingga manfaat beasiswa dapat diterima sesuai ketentuan dan tujuan program.
Rektor IAIN Pontianak Sambut Audit
Rektor IAIN Pontianak Wajidi menyambut baik pelaksanaan audit yang dilakukan Itjen Kemenag. Ia mendorong jajaran terkait untuk bersikap kooperatif selama pemeriksaan dengan menyiapkan dokumen dan memberikan keterangan yang diperlukan.
“Kami menyambut baik pelaksanaan audit ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan tata kelola beasiswa yang transparan dan akuntabel. Kami berharap hasilnya dapat menjadi bahan perbaikan agar pengelolaan bantuan pendidikan semakin tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi mahasiswa,” ujar Wajidi.
Pengelolaan beasiswa yang sesuai ketentuan dinilai penting dalam mendukung layanan pendidikan yang berdampak. Melalui bantuan yang tepat sasaran dan dimanfaatkan sesuai tujuan, KIP Kuliah dan Beasiswa Mitra diharapkan dapat mendukung keberlanjutan studi mahasiswa sekaligus memperluas akses terhadap pendidikan tinggi.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.

















