Headline.co.id ~ Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sambas, Kalimantan Barat, memperkuat pencegahan stunting melalui edukasi pemenuhan gizi, kesehatan, dan pendidikan sejak dini. Upaya tersebut disampaikan dalam kunjungan kerja Bunda PAUD sekaligus Ketua Umum Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Kalimantan Barat, Erlina Ria Norsan, di Aula Kantor Bupati Sambas, Kamis (15/10/2026). Pencegahan stunting dilakukan untuk meningkatkan kualitas tumbuh kembang anak serta membentuk generasi yang sehat, cerdas, bermoral, berkarakter, dan berakhlak mulia. Penguatan itu ditempuh melalui kolaborasi pemerintah, TP PKK, keluarga, dan masyarakat, termasuk edukasi gizi serta pendampingan langsung.
Kegiatan tersebut mengusung tema “Anak Sehat, Cerdas, Bermoral, Berkarakter, dan Berakhlak Mulia Menuju Sambas Berkah Berkemajuan”. Acara dihadiri jajaran pemerintah daerah, TP PKK, serta puluhan anak taman kanak-kanak (TK) dari berbagai wilayah di Kabupaten Sambas.
Pencegahan stunting membutuhkan kolaborasi
Erlina menekankan bahwa pencegahan stunting tidak hanya bergantung pada pemenuhan makanan bergizi. Anak juga perlu memperoleh imunisasi lengkap, tinggal di lingkungan yang bersih, dan mendapatkan perhatian yang memadai.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Menurut Erlina, kualitas anak-anak saat ini akan menentukan masa depan Kabupaten Sambas. Karena itu, pemenuhan kebutuhan dasar anak perlu menjadi perhatian bersama sejak dini.
“Masa depan Kabupaten Sambas ditentukan oleh kualitas anak-anak yang kita didik saat ini. Anak yang sehat harus kita pastikan mendapatkan asupan makanan bergizi, imunisasi lengkap, berada di lingkungan yang bersih, serta memperoleh perhatian penuh untuk mencegah stunting,” ujar Erlina di Sambas, Kamis (15/10/2026).
Pesan tersebut menjadi bagian penting dalam kegiatan yang menghubungkan edukasi kesehatan dengan pembentukan karakter anak. Pemenuhan gizi, kesehatan, dan pendidikan dipandang sebagai unsur yang berjalan beriringan dalam mendukung tumbuh kembang anak.
TP PKK dampingi masyarakat hingga desa
Erlina juga mengapresiasi upaya TP PKK Kabupaten Sambas dalam mendukung penurunan angka stunting. Pendampingan dilakukan secara langsung kepada masyarakat mulai dari tingkat kecamatan hingga desa.
Pendampingan itu termasuk kunjungan ke rumah-rumah warga. Melalui kegiatan tersebut, upaya pencegahan stunting dapat disertai perhatian terhadap kondisi keluarga dan kebutuhan anak di lingkungan tempat tinggalnya.
Keterlibatan TP PKK menjadi bagian dari kolaborasi yang ditekankan Erlina dalam memastikan anak memperoleh asupan yang baik, imunisasi lengkap, lingkungan bersih, serta perhatian yang memadai. Upaya ini diarahkan untuk mendukung peningkatan kualitas kesehatan anak di Kabupaten Sambas.
Gemarikan dorong konsumsi ikan sejak dini
Selain edukasi kesehatan, kegiatan di Aula Kantor Bupati Sambas juga diisi sosialisasi Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan). Dalam sosialisasi tersebut, Erlina mengajak anak-anak membiasakan konsumsi ikan.
Ikan diperkenalkan sebagai sumber protein dan nutrisi, termasuk omega-3, yang penting bagi perkembangan otak dan kesehatan. Edukasi konsumsi ikan itu menjadi bagian dari upaya mengenalkan kebiasaan makan bergizi kepada anak sejak usia dini.
Melalui edukasi gizi dan pendampingan keluarga, Pemkab Sambas memperkuat upaya pencegahan stunting sekaligus peningkatan kualitas tumbuh kembang anak. Program tersebut diharapkan berjalan beriringan dengan pembentukan kecerdasan, karakter, moral, dan akhlak mulia.
(Disarikan dari MC Kab. Sambas/Cha)
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.




















