Headline.co.id ~ Personel Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya mengenalkan profesi dan tugas khusus kepolisian kepada anak-anak TK Presiden di Lapangan Tembak Batalyon D Pelopor, Jakarta, Kamis (15/10/2026). Kegiatan edukasi tersebut digelar untuk menambah wawasan anak sekaligus membangun kedekatan dengan polisi sejak usia dini. Dalam kegiatan itu, anak-anak diperkenalkan dengan berbagai seragam dinas serta tugas Brimob melalui pendekatan sederhana, menyenangkan, dan mudah dipahami.
Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto mengatakan pengenalan profesi kepolisian diharapkan dapat menumbuhkan pemahaman anak mengenai pentingnya keamanan, kedisiplinan, serta peran polisi dalam melindungi dan membantu masyarakat.
“Pengenalan ini diharapkan dapat menambah wawasan anak-anak sekaligus menumbuhkan pemahaman mengenai pentingnya keamanan, kedisiplinan, serta peran polisi dalam melindungi dan membantu masyarakat,” kata Henik di Jakarta, Kamis (15/10/2026).
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Brimob Kenalkan Beragam Seragam Dinas
Dalam kegiatan tersebut, personel Brimob memperlihatkan sejumlah seragam yang digunakan dalam pelaksanaan tugas. Seragam yang diperkenalkan kepada anak-anak lain Pakaian Dinas Lapangan (PDL) loreng serta seragam taktis berwarna hijau, hitam, dan marun.
Pengenalan seragam itu menjadi bagian dari upaya mendekatkan tugas kepolisian kepada anak-anak dengan cara yang sesuai dengan usia mereka. Menurut Henik, materi mengenai tugas kepolisian perlu disampaikan melalui pendekatan yang sederhana, menyenangkan, dan mudah dipahami agar anak-anak dapat mengenal peran polisi secara lebih dekat.
Selain seragam, anak-anak juga mendapatkan penjelasan mengenai tugas-tugas khusus Brimob. Personel menjelaskan secara sederhana mengenai penanganan huru-hara, penanggulangan terorisme, penjinakan bahan peledak, serta pencarian dan pertolongan atau search and rescue (SAR).
“Anak-anak juga mendapat penjelasan sederhana mengenai tugas Brimob, seperti penanganan huru-hara, penanggulangan terorisme, penjinakan bahan peledak, serta pencarian dan pertolongan atau SAR,” ucap Henik.
Anak-anak Berkomunikasi Langsung dengan Personel
Suasana edukasi berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab. Anak-anak mendapat kesempatan berkomunikasi langsung dengan personel Brimob untuk mengenal lebih jauh tugas dan tanggung jawab polisi dalam menjaga keamanan masyarakat.
Interaksi tersebut juga menjadi sarana bagi personel untuk menjelaskan kehadiran polisi dengan cara yang lebih dekat dengan dunia anak. Melalui komunikasi langsung, anak-anak diajak memahami bahwa polisi tidak hanya menjalankan tugas keamanan, tetapi juga hadir untuk memberikan bantuan dan perlindungan.
Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari pendekatan humanis Polri yang sejalan dengan semangat Polisi Bersama Masyarakat.
“Kami ingin anak-anak mengenal polisi sebagai sosok yang hadir untuk melindungi, membantu, dan dapat mereka percaya ketika membutuhkan pertolongan. Kedekatan seperti ini penting dibangun sejak dini agar anak merasa aman dan tidak takut berkomunikasi dengan polisi,” kata Budi.
Membangun Kedekatan Polisi dan Anak Sejak Dini
Melalui edukasi di Lapangan Tembak Batalyon D Pelopor, Brimob Polda Metro Jaya berharap anak-anak semakin mengenal tugas kepolisian. Anak-anak juga diharapkan memahami bahwa polisi hadir untuk memberikan perlindungan, pertolongan, serta rasa aman bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut sekaligus memperkenalkan tugas khusus Brimob tanpa mengesampingkan aspek edukatif bagi anak-anak TK. Penjelasan mengenai seragam, tugas, dan tanggung jawab polisi disampaikan dalam suasana interaktif agar pesan tentang keamanan, kedisiplinan, dan perlindungan dapat lebih mudah dipahami.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.

















