Headline.co.id, Jakarta ~ Kementerian Agama bersiap menghadapi pemeriksaan dengan tujuan tertentu (PDTT) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang dijadwalkan mulai berlangsung pekan depan. Pemeriksaan BPK tersebut akan dilakukan di sejumlah unit kerja pusat dan tujuh provinsi untuk menelaah pengelolaan keuangan, aset, serta sejumlah program pendidikan di lingkungan Kemenag. Tujuh provinsi yang menjadi lokasi pemeriksaan yakni Nusa Tenggara Timur, Bali, Bengkulu, Sulawesi Utara, Jambi, Kalimantan Timur, dan Maluku. Kemenag telah berkoordinasi agar jajaran terkait menyiapkan data dan informasi sesuai tujuan serta ruang lingkup pemeriksaan.
Kepala Biro Keuangan dan Barang Milik Negara (BMN) Kementerian Agama Ahmad Hidayatullah mengatakan, pemeriksaan tersebut tidak dilakukan sebagai tindak lanjut atas kesalahan tertentu. Menurut dia, PDTT merupakan bagian dari proses penelitian dan penelaahan yang juga dapat membantu Kemenag mempersiapkan pemeriksaan laporan keuangan berikutnya.
“Ada pemeriksaan dengan tujuan tertentu dari BPK yang insyaallah akan mulai bekerja minggu depan. Pemeriksaan tersebut akan masuk ke daerah, yaitu Provinsi Nusa Tenggara Timur, Bali, Bengkulu, Sulawesi Utara, Jambi, Kalimantan Timur, dan Maluku, serta di pusat,” ujar Ahmad Hidayatullah di Jakarta, Selasa (13/10/2026).
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
PDTT untuk Persiapan Pemeriksaan Laporan Keuangan
Ahmad meminta jajaran Kemenag memahami pemeriksaan BPK berdasarkan tujuan dan ruang lingkup yang telah ditetapkan. Ia menegaskan, pemeriksaan itu bukan dimaksudkan untuk menindaklanjuti suatu kesalahan.
“Pemeriksaan dengan tujuan tertentu ini bukan untuk menindaklanjuti suatu kesalahan. Pemeriksaan ini sebenarnya membantu persiapan pemeriksaan laporan keuangan yang akan dilakukan setelah Januari,” jelasnya.
Dengan demikian, pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari proses penelaahan sebelum pemeriksaan laporan keuangan yang akan dilakukan setelah Januari. Kegiatan ini juga berkaitan dengan upaya memperkuat akuntabilitas pengelolaan keuangan dan aset di lingkungan Kementerian Agama.
Kemenag telah menyampaikan informasi mengenai agenda, tujuan, dan ruang lingkup pemeriksaan kepada Kantor Wilayah Kementerian Agama di tujuh provinsi yang menjadi lokasi pemeriksaan. Koordinasi juga dilakukan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan pemeriksaan di daerah dan pusat.
Empat Bidang Masuk Ruang Lingkup Pemeriksaan BPK
Ahmad menjelaskan, pemeriksaan BPK akan mencakup sejumlah bidang di lingkungan Kementerian Agama. Bidang-bidang tersebut meliputi penelitian pada perguruan tinggi keagamaan, pengelolaan Barang Milik Negara (BMN), penyelenggaraan Pendidikan Profesi Guru (PPG), serta pengelolaan keuangan dan aset perguruan tinggi.
Pada perguruan tinggi keagamaan, pemeriksaan lain menyentuh pengelolaan keuangan dan aset. Aspek tersebut berkaitan dengan tata kelola sumber daya serta aset yang berada dalam pengelolaan perguruan tinggi di lingkungan Kemenag.
Sementara itu, pemeriksaan terhadap BMN mencakup administrasi aset negara yang dikelola Kementerian Agama. Pengelolaan BMN menjadi salah satu bagian yang ditelaah karena berkaitan dengan akuntabilitas aset negara.
Penyelenggaraan PPG juga masuk dalam ruang lingkup pemeriksaan. Program tersebut diperiksa bersama aspek pengelolaan keuangan dan aset perguruan tinggi serta penelitian pada perguruan tinggi keagamaan.
Kemenag Siapkan Data dan Informasi
Kemenag berharap jajaran di unit kerja pusat dan tujuh provinsi dapat mempersiapkan data serta informasi yang diperlukan oleh pemeriksa. Persiapan itu dinilai penting agar pemeriksaan berjalan sesuai agenda dan ruang lingkup yang telah ditetapkan.
Ahmad juga menekankan pentingnya pemahaman jajaran Kemenag terhadap tujuan pemeriksaan. Dengan koordinasi yang telah dilakukan bersama Kanwil Kemenag di tujuh provinsi, informasi mengenai pelaksanaan PDTT telah disampaikan kepada unit kerja yang terkait.
Pemeriksaan BPK tersebut sekaligus diharapkan mendukung penguatan akuntabilitas pengelolaan keuangan dan aset Kementerian Agama. Proses itu menjadi bagian dari persiapan Kemenag menghadapi pemeriksaan laporan keuangan yang akan dilakukan setelah Januari.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.















