Highlight Berita:
Headline.co.id, Jakarta ~ Persaingan SUV listrik di China kembali memanas setelah ArcFox, merek di bawah naungan BAIC, meluncurkan Alpha T7 sebagai salah satu penantang Xiaomi YU7. Model berukuran sedang hingga besar itu mencatat lebih dari 30.000 pesanan pasti hanya dalam satu jam setelah resmi diluncurkan. Pada Selasa, 22 September 2026, Alpha T7 diketahui dipasarkan dalam sembilan varian listrik murni dan extended range dengan harga mulai 132.800 Yuan atau sekitar Rp298 juta. ArcFox mengandalkan harga yang agresif, jarak tempuh panjang, teknologi pengisian cepat 800V, serta sistem bantuan berkendara Huawei untuk menarik perhatian konsumen di pasar SUV listrik China.
Alpha T7 diposisikan sebagai salah satu rival Xiaomi YU7 dengan banderol yang diklaim sekitar separuh harga pesaingnya tersebut. Rentang harga itu menjadi salah satu daya tarik utama karena ArcFox tetap membekali model ini dengan pilihan sistem penggerak, fitur kabin digital, kapasitas penyimpanan besar, serta teknologi bantuan berkendara cerdas.
Harga ArcFox Alpha T7 Mulai Rp298 Juta
ArcFox menawarkan Alpha T7 dalam sembilan pilihan varian yang terdiri atas model listrik murni dan extended range. Varian paling terjangkau adalah Alpha T7 Extended Range 1315 Plus yang dipasarkan mulai 132.800 Yuan, setara sekitar Rp298 juta.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Sementara itu, varian tertingginya adalah Alpha T7 Pure Electric 715 Ultra Qiankun dengan harga 168.800 Yuan atau sekitar Rp379 juta. Rentang harga tersebut menempatkan Alpha T7 pada posisi yang agresif di pasar, terutama jika dibandingkan dengan teknologi dan kemampuan jarak tempuh yang dibawanya.
Dari sisi desain, Alpha T7 mengusung filosofi Arc-Flow yang membentuk siluet coupe dengan bodi lebar. Bagian depan menggunakan gril tertutup sebagai ciri kendaraan listrik, lalu dipadukan dengan strip lampu Star Pupil sepanjang 1.700 mm.
Dimensinya mencapai panjang 5.020 mm, lebar 1.996 mm, dan tinggi 1.685 mm, dengan jarak sumbu roda 3.040 mm. Untuk menunjang efisiensi aerodinamika, bodi Alpha T7 memiliki koefisien hambatan udara 0,251 Cd.
Versi Listrik Murni Tawarkan Jarak Tempuh 715 Km
Pada versi listrik murni, ArcFox Alpha T7 memakai motor tunggal dengan tenaga maksimum 227 kW atau sekitar 304 hp. Konsumen dapat memilih konfigurasi baterai yang menawarkan jarak tempuh berdasarkan standar CLTC hingga 650 km atau 715 km.
Sistem kelistrikan Alpha T7 menggunakan arsitektur 800V. Teknologi pengisian cepat tersebut diklaim mampu menambah jarak tempuh hingga 270 km hanya dengan waktu pengisian 10 menit.
Kombinasi jarak tempuh hingga 715 km dan sistem pengisian cepat menjadi salah satu modal Alpha T7 dalam menghadapi persaingan SUV listrik China. ArcFox juga menawarkan versi berbeda bagi konsumen yang membutuhkan fleksibilitas perjalanan lebih panjang.
Extended Range Bisa Menempuh hingga 1.315 Km
Varian Extended Range menggabungkan mesin bensin 1,5 liter dengan motor listrik bertenaga 200 kW atau sekitar 268 hp. Dalam mode listrik murni, varian ini diklaim dapat menempuh perjalanan hingga 320 km.
Jika tenaga baterai dan mesin digunakan secara kombinasi, jarak tempuh totalnya diklaim mencapai 1.315 km. Pilihan tersebut memberikan karakter berbeda dibandingkan versi listrik murni yang lebih menonjolkan arsitektur 800V dan jarak tempuh maksimal 715 km berdasarkan standar CLTC.
Kabin Sarat Teknologi dan Ruang Penyimpanan Besar
Di bagian kabin, ArcFox Alpha T7 mengusung pendekatan digital dengan menggantikan panel instrumen konvensional menggunakan Head-Up Display P-HUD berukuran 43,3 inci. Bagian tengah dasbor dilengkapi layar sentuh 17,3 inci dengan resolusi 3K.
Sistem infotainment kendaraan menggunakan chip berarsitektur 4 nm dan sudah mendukung konektivitas 5G. Fitur yang tersedia meliputi interaksi suara berbasis kecerdasan buatan, Huawei HiCar, serta Apple CarPlay.
ArcFox juga mengklaim efisiensi pemanfaatan ruang interior Alpha T7 mencapai 88,8 persen. Bagasi depan atau frunk memiliki kapasitas 200 liter, sedangkan bagasi belakang dapat menampung antara 645 liter hingga 1.845 liter, bergantung pada konfigurasi kursi.
Huawei Qiankun ADS 5 Dukung Fitur Berkendara Cerdas
Salah satu teknologi utama pada Alpha T7 adalah sistem bantuan berkendara Huawei Qiankun ADS 5. Sistem ini menggunakan teknologi pemindai laser Limera bersama 27 sensor untuk mendukung berbagai fungsi berkendara dan parkir.
Teknologi tersebut memungkinkan kendaraan menjalankan Navigation Cruise Assist atau NCA di jalan raya maupun kawasan perkotaan. Sistem parkir otomatisnya juga diklaim mampu menangani lebih dari 160 skenario.
Kombinasi teknologi Huawei, dua pilihan sistem penggerak, kabin berfitur digital, serta rentang harga mulai sekitar Rp298 juta menjadi paket yang ditawarkan ArcFox melalui Alpha T7. Respons awal pasar terlihat dari lebih dari 30.000 pesanan pasti yang tercatat hanya dalam satu jam setelah peluncuran.
Peluncuran Alpha T7 sekaligus memperlihatkan semakin ketatnya persaingan SUV listrik di China pada 2026. Versi listrik murninya menawarkan jarak tempuh hingga 715 km dan pengisian cepat 800V, sementara versi Extended Range membawa fleksibilitas perjalanan hingga 1.315 km secara kombinasi. Dengan spesifikasi tersebut, ArcFox menempatkan harga, efisiensi, teknologi kabin, dan sistem bantuan berkendara sebagai daya tarik utama Alpha T7 di tengah persaingan pasar.
Dukung beri centang Headline.co.id di icon G (Gratis) atau Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.















