Headline.co.id ~ PSS Sleman U16 akan menghadapi PSM Makassar U16 pada pertandingan kelima Elite Pro Academy (EPA) One 2026/2027 Grup C di Stadion Tridadi, Sleman, Sabtu (17/10/2026) pagi. Laga yang dijadwalkan mulai pukul 07.30 WIB itu menjadi kesempatan bagi PSS U16 untuk merebut posisi teratas klasemen. Skuad PSS menyiapkan diri melalui evaluasi tim, pemahaman terhadap karakter permainan lawan, serta penguatan disiplin dan konsentrasi. Pelatih Kepala PSS U16, Muhammad Nur Huda, meminta pemain menjalankan strategi dengan percaya diri untuk menghadapi PSM Makassar yang saat ini menjadi pemuncak klasemen.
Pertandingan tersebut menjadi bagian dari persaingan ketat Grup C EPA One 2026/2027. PSS U16 memiliki selisih satu poin dari PSM Makassar U16 sehingga kemenangan di kandang dapat mengubah posisi kedua tim di klasemen.
Nur Huda mengatakan persiapan tim dilakukan dengan mengevaluasi penampilan yang sudah dijalani hingga pertandingan sebelumnya. Tim pelatih juga mempelajari karakter permainan PSM Makassar sebagai bagian dari penyusunan strategi menghadapi laga kelima.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Persiapan menghadapi pertandingan besok, kami fokus pada evaluasi tim yang sudah berjalan hingga saat ini. Kemudian besama tim pelatih, kami instruksikan pemain untuk disiplin dan percaya diri menjalankan game plan yang sudah disiapkan termasuk mempelajari karakter permainan lawan,” ujarnya setelah latihan resmi di Lapangan Macanan, Jumat (16/10/2026) pagi WIB.
PSS U16 Diminta Menjaga Fokus dan Konsentrasi
Selain kedisiplinan dalam menjalankan strategi, fokus dan konsentrasi menjadi perhatian utama PSS U16. Nur Huda menilai dua aspek tersebut penting agar pemain mampu menjaga permainan sepanjang pertandingan melawan tim asal Makassar.
Evaluasi itu merujuk pada pertandingan keempat PSS U16. Dalam laga sebelumnya, PSS memang meraih kemenangan, tetapi kehilangan fokus dan konsentrasi sehingga gagal mempertahankan clean sheet.
“Berkaca pada pertandingan keempat, kami kehilangan fokus dan konsentrasi berdampak pada skor akhir pertandingan. Meskipun meraih kemenangan, kami tidak bisa menjaga clean sheet. Karena itu, pemain harus menjaga konsentrasi-fokus, bermain sebagai satu kesatuan, dan memaksimalkan setiap peluang,” jelasnya.
Pesan tersebut menempatkan koordinasi antarpemain sebagai bagian penting dari rencana PSS U16. Pemain tidak hanya dituntut menjaga konsentrasi, tetapi juga bermain sebagai satu kesatuan dan memanfaatkan peluang yang diperoleh selama pertandingan.
Status Tuan Rumah Jadi Modal PSS U16
Nur Huda juga meminta para pemain memanfaatkan status tuan rumah saat menjamu PSM Makassar U16. Menurut dia, PSS memiliki keuntungan dari sisi waktu persiapan karena tidak perlu menjalani perjalanan jauh sebelum pertandingan.
Keuntungan tersebut diharapkan dapat membantu pemain tampil maksimal dalam laga yang memiliki arti penting bagi persaingan Grup C. Namun, pelatih menegaskan kemenangan tetap harus diperjuangkan melalui kerja keras, kedisiplinan, dan kekompakan seluruh pemain.
“Pertandingan ini sangat penting bagi kami. Kami mengincar kemenangan yang harus diperjuangkan melalui kerja keras, kedisiplinan, dan kekompakan seluruh pemain. Apalagi kami memiliki waktu persiapan maksimal tanpa harus melakoni perjalanan jauh,” pungkasnya.
Peluang Merebut Posisi Teratas
Dengan selisih satu poin dari PSM Makassar U16, kemenangan akan membuka peluang bagi PSS Sleman U16 untuk mengambil alih posisi puncak klasemen Grup C EPA One 2026/2027. Karena itu, pertandingan di Stadion Tridadi tidak hanya menjadi laga kandang biasa, tetapi juga kesempatan penting untuk memperkuat persaingan di papan atas.
Persiapan PSS U16 kini diarahkan pada penerapan game plan, pemahaman terhadap permainan lawan, serta kemampuan menjaga fokus selama pertandingan. Hasil akhir laga tersebut akan menentukan langkah skuad muda Super Elang Jawa dalam persaingan Grup C.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.



















