Headline.co.id, Jakarta ~ Badan Kepegawaian Negara (BKN) memperkuat pendampingan teknis pembangunan Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) di daerah. Upaya tersebut dilakukan melalui evaluasi kesiapan Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Pemerintah Kabupaten Karangasem, dan Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara di Kantor Pusat BKN, Jakarta, Rabu (16/9/2026). Evaluasi dipimpin Deputi BKN Bidang Pembinaan Penyelenggaraan Manajemen, Herman, untuk mendukung pemetaan talenta dan pengisian jabatan secara transparan serta akuntabel.
Pendampingan Manajemen Talenta ASN itu mencakup pemetaan kompetensi, kinerja, dan potensi aparatur. Ketiga pemerintah kabupaten memaparkan kesiapan serta penerapan sistem sesuai kebutuhan organisasi dan jabatan strategis di daerah masing-masing.
BKN Evaluasi Kesiapan Tiga Pemerintah Kabupaten
Dalam sesi evaluasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah menyampaikan apresiasi terhadap supervisi berkelanjutan yang dilakukan BKN. Pendampingan itu dinilai penting untuk menyiapkan sumber daya manusia aparatur yang profesional.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Bupati Hulu Sungai Tengah, Samsul Rizal, menyebut pemetaan aparatur berbasis kompetensi, kinerja, dan potensi menjadi bagian penting dalam membangun tata kelola pemerintahan. Pemetaan tersebut juga diarahkan untuk mengoptimalkan pelayanan publik.
“Pemetaan berbasis kompetensi, kinerja, dan potensi sangat krusial untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif serta mengoptimalkan pelayanan publik,” kata Samsul Rizal, sebagaimana disampaikan dalam bahan keterangan tersebut.
Pemaparan dari tiga pemerintah kabupaten menunjukkan bahwa Manajemen Talenta ASN digunakan tidak hanya untuk mengidentifikasi kapasitas aparatur, tetapi juga sebagai dasar simulasi pengisian jabatan yang kosong. Proses itu dilakukan dengan memanfaatkan data dan analisis kinerja yang terukur.
Pemkab Karangasem Padankan Data 9.340 ASN
Pemerintah Kabupaten Karangasem memaparkan hasil pemadanan data Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMATA) terhadap 9.340 ASN. Pemadanan data tersebut dilakukan untuk memetakan sebaran talenta di lingkungan pemerintah kabupaten.
Selain pemetaan talenta, Pemkab Karangasem memanfaatkan sistem box talenta untuk menyimulasikan pengisian jabatan kosong akibat pensiun. Dengan sistem tersebut, pemerintah daerah memaparkan kesiapan untuk menghubungkan data talenta dengan kebutuhan pengisian jabatan.
Data mengenai sebaran talenta menjadi bagian dari evaluasi pembangunan Manajemen Talenta ASN di daerah. BKN memberikan pendampingan teknis agar pemanfaatan data dapat mendukung tata kelola manajemen aparatur.
Pemkab Timor Tengah Utara Identifikasi Sembilan Jabatan Kosong
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara memaparkan pemanfaatan Manajemen Talenta ASN untuk mengidentifikasi sembilan jabatan kosong. Dalam pemaparan tersebut, pemerintah kabupaten juga menyampaikan capaian indeks kualitas data sebesar 99,51 persen.
Pemkab Timor Tengah Utara menyiapkan sejumlah strategi untuk mendukung pengelolaan talenta. Strategi itu meliputi retensi nonfinansial, pemetaan kompetensi, serta simulasi pengisian jabatan strategis.
Salah satu jabatan strategis yang menjadi contoh dalam simulasi tersebut adalah Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM). Pengisian jabatan dilakukan melalui analisis kinerja yang terukur.
Jabatan Strategis Disesuaikan dengan Keunggulan Lokal
Herman menegaskan, penentuan jabatan strategis di daerah perlu diselaraskan dengan potensi keunggulan lokal. Ia menyebut sektor pariwisata dan peternakan sebagai contoh bidang yang dapat menjadi pertimbangan dalam menentukan kebutuhan talenta daerah.
Menurut Herman, pemerintah daerah juga dapat mengusulkan skema pencarian kandidat dari luar daerah apabila diperlukan. Opsi tersebut dibuka untuk memastikan setiap jabatan diisi talenta terbaik melalui proses yang transparan dan akuntabel.
Pendampingan BKN terhadap tiga pemerintah kabupaten menjadi bagian dari penguatan pembangunan Manajemen Talenta ASN di tingkat daerah. Pemetaan berbasis data, kompetensi, kinerja, dan potensi digunakan untuk mendukung penyiapan aparatur serta pengisian jabatan strategis.
















