Headline.co.id, Sleman ~ Kapanewon Depok membuka ruang kolaborasi riset kesehatan bersama Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk mendukung pengembangan pelayanan Posyandu. Komitmen tersebut disampaikan dalam audiensi tim peneliti mahasiswa UGM dengan Kapanewon Depok di Ruang Rapat Lantai 2 Depok, Sleman, Kamis (17/9/2026). Audiensi itu membahas studi evaluasi dan pengembangan Tempat Pelayanan Posyandu (TP Posyandu), termasuk pelayanan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya kelompok remaja.
Tim peneliti mahasiswa UGM diterima langsung oleh Kepala Jawatan Sosial Depok, Subekti Handayani. Pertemuan tersebut dihadiri dua perwakilan mahasiswa peneliti UGM, yakni Khairunnisa Cahya Pertiwi dan Ni Made Heny Aprilayanti.
Posyandu Berperan di Berbagai Bidang
Dalam audiensi, Subekti menjelaskan posisi strategis Posyandu sebagai lembaga kemasyarakatan desa atau kelurahan yang menjadi mitra pemerintah. Menurut dia, peran Posyandu saat ini tidak terbatas pada pelayanan kesehatan rutin, tetapi mencakup berbagai bidang yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Ruang lingkup tersebut meliputi pemantauan kesehatan ibu dan anak, pencegahan penyakit tidak menular, deteksi dini risiko kesehatan, penguatan literasi digital, serta pendidikan anak usia dini.
“Posyandu tidak hanya melayani pemeriksaan kesehatan rutin dan imunisasi, tetapi juga berperan dalam melakukan deteksi dini, rujukan medis, serta pemantauan kesehatan lingkungan dan edukasi masyarakat secara menyeluruh,” ujar Subekti.
Penjelasan itu menjadi bagian dari pembahasan mengenai pentingnya pengembangan pelayanan Posyandu agar dapat menjalankan peran lintas bidang secara lebih responsif. Kapanewon Depok menempatkan Posyandu sebagai salah satu mitra pemerintah dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat.
Riset Kesehatan UGM Fokus pada Kebutuhan Remaja
Audiensi Kapanewon Depok dan tim peneliti mahasiswa UGM berkaitan dengan pelaksanaan riset bertajuk Transdisciplinary Codesign of Adolescent-Responsive Contraceptive Care Solutions to Reduce Unintended Pregnancy and Unsafe Abortion in Indonesia.
Penelitian tersebut diselenggarakan oleh Pusat Kesehatan Reproduksi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK) UGM. Pelaksanaannya dilakukan bekerja sama dengan Burnet Institute.
Riset itu telah mengantongi persetujuan etik dari Komisi Etik FKKMK UGM. Dalam koordinasi yang berlangsung di Kapanewon Depok, aspek penelitian tersebut dikaitkan dengan upaya pengembangan pelayanan Posyandu yang dapat merespons kebutuhan kelompok remaja.
Melalui audiensi itu, Kapanewon Depok dan tim peneliti membangun koordinasi untuk mendukung pelaksanaan riset akademis. Koordinasi tersebut menjadi ruang pembahasan unsur pemerintahan di wilayah dan peneliti dari UGM mengenai evaluasi serta pengembangan pelayanan Posyandu.
Kapanewon Depok Dukung Pengembangan Posyandu
Kapanewon Depok menyatakan komitmen untuk membuka ruang kolaborasi bagi pengembangan riset akademis. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk meningkatkan efektivitas pelayanan Posyandu agar lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Komitmen itu mencakup dukungan terhadap pengembangan pelayanan yang tidak hanya berfokus pada pemeriksaan kesehatan rutin dan imunisasi. Berdasarkan pembahasan dalam audiensi, Posyandu juga memiliki peran dalam deteksi dini, rujukan medis, pemantauan kesehatan lingkungan, serta edukasi masyarakat.
Penguatan peran tersebut sejalan dengan cakupan pelayanan Posyandu yang meliputi kesehatan ibu dan anak, pencegahan penyakit tidak menular, deteksi dini risiko kesehatan, literasi digital, dan pendidikan anak usia dini.
Dengan dibukanya ruang kolaborasi bersama tim peneliti mahasiswa UGM, Kapanewon Depok mendukung keterlibatan riset akademis dalam evaluasi dan pengembangan TP Posyandu. Fokusnya adalah mendorong pelayanan yang mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan masyarakat, terutama kelompok remaja.



















