Headline.co.id, Probolinggo ~ Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo menyebut rencana investasi yang sedang dibahas berpotensi melibatkan sekitar 4.000 tenaga kerja. Wali Kota Probolinggo Aminuddin menyampaikan hal itu dalam kegiatan Yasinan dan Istigasah rutin di Rumah Jabatan Wali Kota Probolinggo, Jawa Timur, Kamis malam (17/9/2026). Rencana investasi tersebut masih dalam proses audiensi dengan Pemkot Probolinggo dan diarahkan untuk mengutamakan pemberdayaan sumber daya manusia lokal.
Investasi Pemkot Probolinggo itu disampaikan dalam kegiatan bertema “Menguatkan Amanah Kepemimpinan untuk Keberkahan Masyarakat dan Kota Probolinggo”. Acara tersebut diikuti unsur pemerintah daerah, ulama, tokoh organisasi keagamaan, serta masyarakat.
Investasi Pemkot Probolinggo Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal
Aminuddin mengatakan Pemkot Probolinggo terus membuka ruang investasi dengan tetap memperhatikan keterlibatan tenaga kerja lokal. Salah satu rencana investasi yang tengah berada dalam proses audiensi disebut memiliki potensi melibatkan sekitar 4.000 tenaga kerja.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Menurut Aminuddin, pengembangan investasi berjalan beriringan dengan sejumlah agenda pembangunan di Kota Probolinggo. Pemerintah daerah juga berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memperkuat ekonomi masyarakat melalui kolaborasi lintas sektor.
“Masih banyak program ke depan yang sedang kita lakukan untuk membangun Kota Probolinggo menjadi lebih baik dan maju. Semua itu membutuhkan dukungan dan kolaborasi lintas sektor, termasuk dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memperkuat ekonomi masyarakat,” jelasnya.
Sejumlah Program Pembangunan Dipaparkan
Dalam kesempatan tersebut, Aminuddin memaparkan sejumlah program pembangunan yang sedang dilakukan Pemkot Probolinggo. Program itu mencakup Sekolah Rakyat, penataan kawasan Jalan Cokroaminoto, pemasangan lampu hias dan penerangan jalan, serta penguatan sistem keamanan melalui kamera pengawas atau CCTV.
Pemkot Probolinggo juga menjalankan program beasiswa bagi siswa dari keluarga kurang mampu. Program-program tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya membangun kota dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Selain membahas investasi dan pembangunan, Aminuddin mengajak masyarakat menjaga keamanan serta ketenteraman Kota Probolinggo. Ia meminta warga menyikapi informasi di media sosial secara bijak dan berhati-hati terhadap informasi yang belum diketahui kebenarannya.
“Jangan mudah terpancing atau terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar. Mari kita jaga keamanan dan kenyamanan bersama, sehingga Kota Probolinggo tetap menjadi kota yang memberikan ketenangan dan ketenteraman bagi masyarakat maupun setiap orang yang singgah di kota ini,” pesannya.
Yasinan dan Istigasah Didorong Digelar Bergiliran
Aminuddin juga mendorong agar kegiatan Yasinan dan Istigasah tidak hanya dilaksanakan di Rumah Jabatan Wali Kota Probolinggo. Ia mengusulkan kegiatan tersebut digelar secara bergiliran di tempat lain agar dapat melibatkan masyarakat lebih luas.
“Acara yang penuh keberkahan ini mudah-mudahan tidak hanya dilaksanakan di sini, tetapi juga bisa digelar di tempat-tempat lain. Dengan begitu, semakin banyak masyarakat yang dapat hadir dan bersama-sama memanjatkan doa untuk Kota Probolinggo,” ujarnya.
Di bidang lingkungan, Aminuddin mengatakan upaya penghijauan terus diperkuat. Ia menyebut Kota Probolinggo meraih peringkat kedua tingkat nasional dalam kategori yang berkaitan dengan perhatian terhadap penghijauan dan lingkungan.
Pemkot dan Baznas Serahkan Bantuan
Pada kegiatan tersebut, Pemkot Probolinggo bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Probolinggo menyerahkan sejumlah bantuan kepada masyarakat.
Dua perangkat hadrah diberikan kepada MI Tashilul Mubtadiin Kedunggaleng dan Majelis Pemuda Sholawat Ma’assyara Shabab. Bantuan usaha produktif berupa kompresor tambal ban diserahkan kepada Ahmad Effendi.
Selain itu, bantuan renovasi rumah pascakebakaran diberikan kepada Maimunah di Sumbertaman dan Burhan di Kebonsari Kulon. Baznas juga menyerahkan bantuan Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) kepada Edi Santoso.


















