Headline.co.id, Jakarta ~ Expo UMKM Uroe Lahe Pidie ke-515 digelar di kompleks Pidie Convention Center (PCC) pada 16–20 September 2026. Kegiatan ini menghadirkan informasi pembangunan, layanan publik, dan produk UMKM bagi masyarakat Kabupaten Pidie. Pameran tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Uroe Lahe Pidie ke-515 yang diikuti perangkat daerah, 23 kecamatan, pelaku UMKM, serta sejumlah lembaga. Beragam layanan dan informasi disediakan melalui stan pameran agar masyarakat dapat mengaksesnya dalam satu lokasi.
Pameran Pembangunan dan Expo UMKM menjadi salah satu kegiatan utama dalam rangkaian Uroe Lahe Pidie ke-515. Selain menampilkan produk UMKM, kegiatan ini menyajikan informasi mengenai capaian pembangunan daerah, budaya lokal, sejarah, teknologi tepat guna, serta pelayanan administrasi dan perizinan.
Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperdagkop UKM) Kabupaten Pidie Cut Afrianidar mengatakan, masyarakat dapat menemukan beragam informasi dan layanan di area pameran.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Capaian hasil UMKM, benda-benda sejarah, Teknologi Tepat Guna (TTG), Gebyar PBB-P2 Uroe Lahe Pidie ke-515, informasi budaya lokal, edukasi kesehatan reproduksi, pelayanan KTP-EL, KK, akte, KIA, update data kependudukan, layanan perizinan UMKM, pustaka keliling, pojok baca, semua ada di sini,” kata Cut Afrianidar.
Expo UMKM Uroe Lahe Pidie Diikuti Berbagai Peserta
Pameran tersebut diikuti seluruh Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK), 23 kecamatan, dan pelaku UMKM. Sejumlah lembaga juga membuka stan, lain Komunitas Pemerhati Budaya dan Sejarah, Bank Aceh Syariah, BSI, BNN, serta stan Kampanye Antikorupsi.
Kehadiran berbagai peserta membuat area pameran tidak hanya berfungsi sebagai tempat promosi produk lokal. Masyarakat juga dapat memperoleh informasi tentang layanan pemerintah, program pembangunan, edukasi, serta kegiatan literasi yang disediakan selama acara berlangsung.
Produk UMKM menjadi salah satu bagian yang ditampilkan dalam kegiatan tersebut. Pameran juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengenal hasil usaha pelaku UMKM di Kabupaten Pidie sekaligus menikmati produk lokal selama rangkaian Uroe Lahe Pidie ke-515.
Panggung Seni dan Khanduri Apam Meriahkan Hari Pertama
Rangkaian Uroe Lahe Pidie ke-515 resmi dimulai pada Selasa (16/9/2026). Sejak pagi, masyarakat mulai memadati kompleks halaman PCC untuk mengikuti berbagai kegiatan yang disiapkan dalam peringatan hari jadi Pidie tersebut.
Pada hari pertama, pengunjung disuguhi sejumlah penampilan seni dan budaya khas Pidie. Kegiatan itu juga dimeriahkan Khanduri Apam sebagai bagian dari perhelatan yang mengangkat kuliner khas daerah.
Khanduri Apam turut menjadi bagian dari kegiatan yang memperkenalkan unsur budaya dan kuliner dalam peringatan Uroe Lahe Pidie. Sementara itu, panggung utama PCC digunakan untuk menggelar Lomba Paduan Suara Hymne Aceh.
Lomba tersebut diikuti guru SD dan SMP se-Kabupaten Pidie. Perlombaan berlangsung mulai pukul 10.00 hingga 18.00 WIB.
Wadah Informasi Pembangunan dan Layanan Masyarakat
Pameran Pembangunan dan Expo UMKM diharapkan menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat capaian pembangunan daerah. Masyarakat juga dapat memperoleh berbagai layanan publik yang tersedia di stan peserta.
Selain pelayanan dokumen kependudukan seperti KTP-EL, kartu keluarga, akta, dan KIA, pengunjung dapat mengakses pembaruan data kependudukan serta layanan perizinan UMKM. Area pameran juga menyediakan pustaka keliling dan pojok baca.
Informasi mengenai budaya lokal, benda-benda sejarah, edukasi kesehatan reproduksi, teknologi tepat guna, serta Gebyar PBB-P2 turut menjadi bagian dari materi yang disampaikan kepada masyarakat.
Melalui kegiatan yang berlangsung hingga 20 September 2026 itu, masyarakat diharapkan dapat memperoleh informasi pembangunan, mengakses layanan publik, serta menikmati produk UMKM lokal dalam satu rangkaian peringatan Uroe Lahe Pidie ke-515.


















