Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Berita

Ayah Serda Ahmad Ungkap Dugaan Pemicu Penganiayaan: Mi Goreng Diganti Mi Kuah, Berujung Kematian

Hendrawan by Hendrawan
3 minutes ago
in Berita
Reading Time: 5 mins read
397 25
A A
0
Kronologi Serda Ahmad Meninggal, Dugaan Penganiayaan Disebut Terjadi Dua Kali
ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Highlight Berita:

  • Ayah Serda Ahmad Muzammul Farisa menyebut dugaan penganiayaan bermula setelah makanan yang dibeli korban tidak sesuai permintaan senior.
  • Menurut Toni, Serda Ahmad diminta membeli mi goreng tetapi membawa mi kuah.
  • Keluarga memperoleh informasi dugaan penganiayaan terjadi sekitar pukul 23.00 WIB dan kembali sekitar pukul 03.00 WIB.
  • Toni mengatakan dirinya mendapat kabar anaknya meninggal dari teman almarhum sekitar pukul 04.00 WIB.
  • TNI AU belum mengumumkan secara resmi motif maupun penyebab kematian korban.
  • POM AU tengah melakukan pemeriksaan dan TNI AU memastikan pihak yang terlibat akan diproses sesuai hukum.

Headline.co.id, Jakarta ~ Kematian Serda Ahmad Muzammul Farisa menyisakan dugaan penganiayaan yang kini diperiksa Pusat Polisi Militer Angkatan Udara atau POM AU. Ayah korban, Toni, mengungkap informasi yang diterimanya bahwa persoalan makanan diduga menjadi awal rangkaian kejadian di Mess Psikologi Galaksi Kompleks Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pada Rabu malam hingga Kamis dini hari, 9-10 September 2026. Serda Ahmad disebut diminta membeli mi goreng oleh senior, tetapi membawa mi kuah sebelum dugaan kekerasan terjadi. TNI AU telah membenarkan kasus tersebut sedang diperiksa, tetapi belum menyampaikan kronologi dan motif resmi.

Contents

  • 1. Highlight Berita:
    • 1.1. Keracunan MBG Lombok Tengah, Orangtua Siswa Minta Program Dihentikan
    • 1.2. Kemnaker Salurkan Bantuan Rp119,7 Juta untuk Korban Gempa Flores
  • 2. Ayah Serda Ahmad Ungkap Informasi Pemicu Dugaan Penganiayaan
  • 3. Dugaan Kekerasan Disebut Terjadi pada Dua Waktu
  • 4. Keluarga Mendapat Kabar Kematian Pukul 04.00 WIB
  • 5. TNI AU Pastikan Kasus Ditangani POM AU

Toni mengatakan informasi mengenai kejadian itu diperolehnya setelah anaknya meninggal dunia. Ia menyebut Serda Ahmad diduga mengalami penganiayaan oleh senior saat berada di asrama.

You might also like

333 Siswa Terdampak Dugaan Keracunan MBG Lombok Tengah, Ini Sebaran Puskesmasnya

Keracunan MBG Lombok Tengah, Orangtua Siswa Minta Program Dihentikan

11 September 2026
: Pemulihan warga terdampak gempa bumi di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), mendapat dukungan dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Melalui Program Kemnaker Peduli, bantuan senilai Rp119,7 juta mulai disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di sejumlah wilayah terdampak. (Foto: Dok Kemnaker)

Kemnaker Salurkan Bantuan Rp119,7 Juta untuk Korban Gempa Flores

11 September 2026

Keterangan keluarga tersebut menjadi salah satu informasi awal mengenai rangkaian kejadian. Namun, penyebab pasti meninggalnya Serda Ahmad serta detail peristiwa masih menunggu hasil pemeriksaan resmi POM AU.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

Ayah Serda Ahmad Ungkap Informasi Pemicu Dugaan Penganiayaan

Menurut Toni, persoalan bermula ketika Serda Ahmad mendapat permintaan untuk membeli makanan. Senior korban disebut meminta mi goreng. Namun, makanan yang dibawa Serda Ahmad adalah mi kuah.

“Dari informasi yang saya dapat anak saya disuruh membeli makanan yang tidak sesuai permintaan senior. Mintanya mi goreng namun diberikan mi kuah,” kata Toni sambil mengenang informasi yang diterimanya mengenai peristiwa tersebut.

Toni menduga ketidaksesuaian makanan itu kemudian memicu kemarahan senior. Dalam informasi yang diterima keluarga, penganiayaan disebut dilakukan oleh empat orang senior di asrama.

Meski demikian, jumlah orang yang terlibat, motif, serta rangkaian kejadian tersebut belum dirinci secara resmi oleh TNI AU. Pemeriksaan oleh POM AU masih berlangsung sehingga keterangan keluarga tetap perlu ditempatkan sebagai informasi mengenai dugaan kejadian, bukan kesimpulan akhir atas penyebab kematian korban.

Dugaan Kekerasan Disebut Terjadi pada Dua Waktu

Toni juga membeberkan informasi mengenai waktu dugaan penganiayaan. Menurut dia, kejadian pertama disebut berlangsung pada Rabu, 9 September 2026, sekitar pukul 23.00 WIB.

Peristiwa serupa kemudian diduga kembali terjadi beberapa jam kemudian, yakni pada Kamis dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.

“Info yang saya dapat ada dua kali waktu penganiayaan yang pertama pukul 23.00 WIB dan yang kedua setelah itu dini harinya pukul 03.00 WIB,” terangnya.

Informasi tersebut menggambarkan rentang waktu kejadian menurut keluarga. Namun, sampai Jumat, 11 September 2026, TNI AU belum mengeluarkan kronologi resmi yang menjelaskan aktivitas korban maupun pihak lain selama periode tersebut.

Keluarga Mendapat Kabar Kematian Pukul 04.00 WIB

Toni mengatakan informasi yang diterimanya menyebut anaknya telah meninggal sekitar pukul 03.00 WIB pada Kamis dini hari. Sekitar satu jam kemudian, ia mengaku dihubungi oleh teman almarhum.

“Saya dapat info saat sudah meninggal pukul 03.00 WIB tadi pagi. Saya dihubungi oleh temannya almarhum pukul 04.00 WIB,” ujarnya.

Kabar tersebut kemudian membawa keluarga pada duka atas meninggalnya Serda Ahmad. Jenazah almarhum selanjutnya dibawa ke kampung halamannya di Madiun, Jawa Timur, pada Kamis, 10 September 2026, untuk dimakamkan secara militer.

TNI AU juga menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Serda Ahmad melalui akun media sosialnya.

“Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan,” tulis TNI AU.

TNI AU Pastikan Kasus Ditangani POM AU

Di tengah berbagai informasi mengenai dugaan penganiayaan tersebut, Kepala Dinas Penerangan TNI AU Marsekal Pertama I Nyoman Suadnyana memastikan kasus Serda Ahmad sedang ditangani oleh POM AU.

“Saat ini dalam proses pemeriksaan dari POM AU terkait hal tersebut,” ujar Nyoman, Jumat, 11 September 2026.

Nyoman belum menjelaskan kronologi maupun motif dugaan penganiayaan. Ia juga belum menyampaikan hasil pemeriksaan terkait penyebab kematian Serda Ahmad.

TNI AU, menurut Nyoman, akan menerapkan proses hukum terhadap pihak yang terbukti terlibat.

“Pelaku akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Dengan pemeriksaan yang masih berjalan, fakta mengenai motif, penyebab kematian, serta tanggung jawab setiap pihak masih menunggu hasil resmi POM AU. Informasi dari keluarga memberi gambaran awal mengenai dugaan kejadian, sedangkan kepastian hukum tetap bergantung pada proses pemeriksaan yang sedang dilakukan.

Tags: Dugaan PenganiayaanLanud HalimPOM AUSerda AhmadTNI AU

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Hendrawan

Hendrawan

Related Stories

333 Siswa Terdampak Dugaan Keracunan MBG Lombok Tengah, Ini Sebaran Puskesmasnya

Keracunan MBG Lombok Tengah, Orangtua Siswa Minta Program Dihentikan

by wahyu
11 September 2026
0

Keracunan MBG Lombok Tengah membuat orangtua siswa meminta program dihentikan. BGN mencatat 333 siswa berobat ke empat Puskesmas.

: Pemulihan warga terdampak gempa bumi di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), mendapat dukungan dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Melalui Program Kemnaker Peduli, bantuan senilai Rp119,7 juta mulai disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di sejumlah wilayah terdampak. (Foto: Dok Kemnaker)

Kemnaker Salurkan Bantuan Rp119,7 Juta untuk Korban Gempa Flores

by Dwina
11 September 2026
0

Headline.co.id, Manggarai ~ Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyalurkan bantuan senilai Rp119,7 juta untuk warga terdampak gempa bumi di Pulau Flores, Nusa...

Keracunan MBG Hari Ini, Orangtua Siswa Lombok Tengah Minta Program Dihentikan

Kronologi Keracunan MBG Lombok Tengah: Makan Kebab Pukul 09.00, Ratusan Siswa Berobat

by Wawan
11 September 2026
0

Kronologi keracunan MBG Lombok Tengah: siswa makan kebab sekitar pukul 09.00 Wita, lalu ratusan siswa berobat ke empat Puskesmas.

Polda Jambi Gelar Konferensi Pers, Ungkap Penertiban 22.800 Liter Minyak dan BBM

Polda Jambi Tindak 6 Kasus, Amankan 22.800 Liter Minyak dan BBM

by masfajar
11 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Polda Jambi menindak enam perkara dugaan penyalahgunaan minyak dan bahan bakar minyak (BBM) dalam kurun waktu satu...

CdM Pastika Atlet Indonesia Siap Bertanding di Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Atlet Indonesia Aman Jelang Asian Games Aichi-Nagoya 2026

by Ari Wibowo muhammad
11 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Seluruh atlet Indonesia yang telah berada di Jepang dipastikan dalam kondisi aman menjelang Asian Games Aichi-Nagoya 2026....

Ajak Warga Bangun Budaya Tertib Lalin, Satlantas Kediri Edukasi Pengunjung Pasar Banjaran

Satlantas Kediri Edukasi Pengunjung Pasar Banjaran soal Tertib Lalin

by Wawan
11 September 2026
0

Headline.co.id, Kediri ~ KORLANTAS POLRI, Kediri – Satlantas Polres Kediri Kota memberikan edukasi tertib lalu lintas kepada pengunjung Pasar Banjaran...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Cuaca Besok Siang di Kota-Kota Besar, BMKG Prediksi Jakarta Berawan, Mamuju Diguyur Hujan Sedang

Cuaca Besok Hujan atau Panas? BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Berpotensi Diguyur Hujan

5 July 2026
Penerjunan mahasiswa KKN-T Universitas Alma Ata Tahun 2026 di Padukuhan Sungapan, Kalurahan Argodadi, Sedayu, Bantul, Selasa (27/1/2026). Mahasiswa bersama dosen pembimbing lapangan dan perangkat dukuh berfoto bersama usai penyerahan posko KKN, sebagai simbol dimulainya program pengabdian masyarakat berbasis edukasi CERDIK dan literasi teknologi digital.

Penerjunan KKN Kelompok 1 Universitas Alma Ata di Sungapan Bantul Fokus Literasi Digital dan Edukasi CERDIK

27 January 2026
Tutup Tanwir IMM di Malang, Kapolri Ajak Dukung Program Pemerintah

Kapolri Ajak Mahasiswa Jadi Aktor Utama Menuju Indonesia Emas 2045

2 November 2025
Kapolri Hadiri Puncak Bakti Kesehatan, Tegaskan Komitmen Pelayanan Optimal

Kapolri Hadiri Puncak Bakti Kesehatan, Tegaskan Komitmen Pelayanan Optimal

23 June 2026
SRMA 19 Bantul Terapkan Literasi Digital untuk Pembelajaran

SRMA 19 Bantul Terapkan Literasi Digital untuk Pembelajaran

6 November 2025
Gempa Magnitudo 6,2 Mengguncang Supiori, Papua

Gempa Magnitudo 6,2 Mengguncang Supiori, Papua

31 July 2026
: Kominfo Lumajang/Tomi (Istimewa)

Bupati Lumajang Ajak Kampung Aswaja Tingkatkan Solidaritas Warga

23 August 2026

Artikel Terbaru

Kemenag Lantik 128 Pejabat Fungsional, dari Kepala KUA hingga Dosen PTKN

Kemenag Lantik 128 Pejabat Fungsional dari Kepala KUA hingga Dosen

11 September 2026
Kronologi Serda Ahmad Meninggal, Dugaan Penganiayaan Disebut Terjadi Dua Kali

Ayah Serda Ahmad Ungkap Dugaan Pemicu Penganiayaan: Mi Goreng Diganti Mi Kuah, Berujung Kematian

11 September 2026
333 Siswa Terdampak Dugaan Keracunan MBG Lombok Tengah, Ini Sebaran Puskesmasnya

Keracunan MBG Lombok Tengah, Orangtua Siswa Minta Program Dihentikan

11 September 2026
: Pemulihan warga terdampak gempa bumi di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), mendapat dukungan dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Melalui Program Kemnaker Peduli, bantuan senilai Rp119,7 juta mulai disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di sejumlah wilayah terdampak. (Foto: Dok Kemnaker)

Kemnaker Salurkan Bantuan Rp119,7 Juta untuk Korban Gempa Flores

11 September 2026
Keracunan MBG Hari Ini, Orangtua Siswa Lombok Tengah Minta Program Dihentikan

Kronologi Keracunan MBG Lombok Tengah: Makan Kebab Pukul 09.00, Ratusan Siswa Berobat

11 September 2026
Link Nonton Bokeh Jepang Viral Ini Jadi Buruan Utama

Video Bokeh Jepang Viral Jadi Buruan Netizen, Pencarian Link Nonton Ramai di Media Sosial

11 September 2026
Seorang biksu senior Thailand ditangkap polisi atas dugaan penggelapan dana kuil senilai sekitar US$2,8 juta atau lebih dari Rp46 miliar

Biksu Viral Thailand Ditangkap, Polisi Ungkap Dugaan Penggelapan Dana Kuil Rp49,2 Miliar

11 September 2026

Popular Story

Cegah Gangguan Lalin, PJR Sambangi Mobil Box yang Berhenti di Bahu Tol BORR
Peristiwa

Mobil Box Berhenti di Bahu Tol BORR, PJR Beri Imbauan

by Fajar
10 September 2026
0

Headline.co.id, Korlantas Polri ~ Bogor – Personel PJR BORR-Bocimi mendatangi mobil box...

Read moreDetails

Batik Menjadi Tren Fesyen Modern Tanpa Kehilangan Identitas Lokal

Polri Kerahkan 322 Personel untuk Edukasi Pencegahan Karhutla di Empat Provinsi

Kemenag Sesuaikan Pembelajaran di Daerah Terdampak Abu Vulkanik

Gubernur Gorontalo dan Bupati Temui Dirjen Minerba Bahas WPR

Evaluasi SAKIP Dinsosdukcapil Gorontalo Tekankan Pentingnya Pelaporan RHK

Dinkes DKI Jakarta Imbau Warga Waspada Terhadap Abu Vulkanik

Satpol PP Pekanbaru Akan Tertibkan 17 Bangunan di Atas Parit Jalan Air Hitam

Pemimpin Kampus Didorong Lakukan Transformasi Perguruan Tinggi Menjelang AKPT 2026

PSS Sleman Kalah di Gianyar, Evaluasi Jadi Fokus Utama

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.