Headline.co.id, Batang ~
Diskominfo Kabupaten Batang memperkuat kemitraan dengan jurnalis dan pegiat media sosial untuk memastikan informasi pemerintahan yang dipublikasikan kepada masyarakat tetap informatif dan edukatif. Kepala Diskominfo Kabupaten Batang Puji Setyowati menyampaikan hal itu dalam rapat koordinasi bersama para pewarta di Aula Dispermades Batang, Rabu (9/9/2026). Penguatan kemitraan dilakukan dengan mendorong verifikasi informasi dan penyajian berita sesuai kaidah jurnalistik agar media turut membentengi masyarakat dari informasi yang belum terbukti kebenarannya atau hoaks.
Rapat tersebut diikuti sejumlah media dari berbagai platform, mulai dari televisi, media cetak, media online hingga media sosial. Pertemuan itu digelar setelah Puji Setyowati resmi menjabat sebagai Kepala Diskominfo Kabupaten Batang.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Diskominfo Batang Minta Media Pastikan Kebenaran Informasi
Puji mengajak para pewarta memastikan kebenaran informasi dari narasumber ketika meliput seluruh kegiatan pemerintahan, baik kegiatan kepala daerah maupun Organisasi Perangkat Daerah terkait.
Menurut dia, media yang selama ini bermitra dengan Diskominfo merupakan ujung tombak pemberitaan. Karena itu, kerja sama perlu diperkuat agar konten yang dipublikasikan tidak menggiring opini negatif, melainkan memberikan informasi yang informatif dan mengedukasi.
Puji juga meminta media berkoordinasi dengan Diskominfo atau sumber informasi apabila menerima informasi yang belum jelas kebenarannya.
“Jadi misalnya ada pemberitaan yang belum betul-betul jelas kebenarannya, tolong koordinasikan dulu dengan kami. Maupun dengan sumber informasi untuk memastikan kebenaran informasi,” kata Puji saat memimpin rapat koordinasi di Aula Dispermades Batang.
Langkah tersebut dinilai penting agar informasi yang beredar kepada masyarakat tidak bersumber dari kabar yang belum terverifikasi. Dalam konteks ini, para pewarta diharapkan menjadi mitra pemerintah sekaligus membantu membentengi publik dari hoaks.
Hubungan Media dan Pemerintah Diharapkan Saling Menguntungkan
Puji berharap Diskominfo dan para pewarta memiliki kesamaan prinsip dalam membangun hubungan kerja. Ia menyebut kemitraan tersebut sebagai simbiosis mutualisme atau hubungan yang saling menguntungkan.
Diskominfo membutuhkan media untuk menyampaikan kegiatan pemerintahan kepada masyarakat. Di sisi lain, para jurnalis juga memerlukan informasi untuk diberitakan melalui platform masing-masing.
“Kami pun membutuhkan teman-teman media untuk mempublikasikan kegiatan pemerintahan, begitu pula sebaliknya, para jurnalis pun membutuhkan informasi untuk diberitakan melalui platform masing-masing,” ujar Puji.
Ia mengatakan informasi mengenai kegiatan pemerintahan tidak seharusnya hanya disampaikan melalui kontributor Diskominfo. Para pewarta dapat mengolah informasi tersebut dengan gaya pemberitaan masing-masing, selama tetap mengikuti kaidah jurnalistik.
Verifikasi Redaksi Ditekankan Sebelum Berita Ditayangkan
Untuk mewujudkan informasi yang berimbang, Puji mendorong media tidak hanya mengandalkan satu sumber pemberitaan. Informasi dari pemerintah dapat dikemas dalam bentuk rilis, kemudian diolah dan diverifikasi oleh redaktur media masing-masing.
“Mungkin bisa dikemas berbentuk rilis, agar produk jurnalistiknya bisa disampaikan ke masyarakat. Tidak hanya sumbernya dari pemerintah saja, namun harus ada verifikasi dari redaktur media masing-masing, agar layak tayang untuk dikonsumsi publik,” tegasnya.
Dengan mekanisme tersebut, produk jurnalistik yang diterima masyarakat diharapkan telah melalui proses pemeriksaan di internal media. Penyajian berita tetap dapat menggunakan gaya masing-masing media, tetapi tidak mengabaikan prinsip verifikasi dan kelayakan informasi.
Jurnalis Dorong Akses Informasi Kegiatan Pemerintahan
Jurnalis Transmedia Robby Bernadi mendukung upaya membangun kemitraan yang baik pemerintah dan pewarta. Menurut dia, akses terhadap informasi kegiatan pemerintahan, khususnya agenda kepala daerah, diperlukan agar media dapat melakukan peliputan.
Robby juga menilai informasi yang tersedia perlu dikemas secara menarik sehingga produk jurnalistik dapat diterima publik. Menurutnya, daya tarik penyajian menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan media.
“Salah satunya agenda kegiatan kepala daerah yang perlu dikabarkan dan tentunya agar produk jurnalistik layak konsumsi, perlu pengemasan yang lebih menarik. Sekarang berita itu nggak harus penting, tapi berita yang paling diminati penonton itu adalah yang menarik dan unik,” ujar Robby.
Melalui rapat koordinasi tersebut, Diskominfo Batang dan para pewarta menyamakan persepsi mengenai kebutuhan informasi, proses verifikasi, serta penyajian konten pemerintahan. Kemitraan itu diarahkan untuk mendukung penyebaran informasi yang akurat, berimbang, dan layak dikonsumsi masyarakat.


















