Headline.co.id, Jakarta ~ Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendorong sinergi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk mempercepat pencapaian swasembada garam nasional pada tahun 2027. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan produksi garam dalam negeri dan mengurangi ketergantungan impor. Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, menyatakan bahwa kolaborasi ini penting untuk memastikan ketersediaan garam yang berkualitas dan berkelanjutan.
Dalam pertemuan yang diadakan pada Rabu, 26 Agustus 2026, di Jakarta, Menteri Trenggono menekankan pentingnya peran BUMN dalam mendukung program swasembada garam. “Kami berharap BUMN dapat berperan aktif dalam pengembangan industri garam nasional, mulai dari produksi hingga distribusi,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa sinergi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas produksi garam di Indonesia.
KKP telah menyusun rencana strategis yang melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN, untuk mencapai target swasembada garam. Rencana ini mencakup peningkatan kapasitas produksi, pengembangan teknologi pengolahan garam, serta peningkatan kualitas garam yang dihasilkan. Selain itu, KKP juga berencana untuk memperkuat infrastruktur pendukung, seperti gudang penyimpanan dan fasilitas distribusi, guna memastikan kelancaran pasokan garam di seluruh wilayah Indonesia.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Sebagai tindak lanjut, KKP akan mengadakan serangkaian pertemuan dan diskusi dengan BUMN terkait untuk membahas langkah konkret yang dapat diambil. Menteri Trenggono berharap bahwa dengan adanya sinergi yang kuat pemerintah dan BUMN, Indonesia dapat mencapai swasembada garam pada tahun 2027, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani garam lokal.


















