Headline.co.id, Jakarta ~ Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendorong pengelola Kawasan Nasional Minapolitan Perikanan (KNMP) untuk mengembangkan usaha berbasis data. Langkah ini diambil guna meningkatkan efisiensi dan daya saing usaha perikanan di Indonesia. Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Tb Haeru Rahayu, menekankan pentingnya penggunaan data dalam pengambilan keputusan bisnis yang lebih tepat dan strategis.
Dalam sebuah pertemuan yang diadakan pada Rabu, 26 Agustus 2026, Tb Haeru menyampaikan bahwa data yang akurat dan terkini dapat membantu pengelola KNMP dalam merencanakan produksi, distribusi, dan pemasaran produk perikanan. “Penggunaan data yang tepat dapat meningkatkan produktivitas dan mengurangi risiko usaha,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa KKP siap memberikan dukungan berupa pelatihan dan pendampingan teknis kepada para pengelola KNMP.
Selain itu, KKP berencana untuk mengintegrasikan sistem informasi yang dapat diakses oleh seluruh pengelola KNMP. Sistem ini diharapkan dapat memfasilitasi pertukaran data dan informasi antar pelaku usaha perikanan, sehingga dapat tercipta sinergi yang lebih baik dalam pengelolaan sumber daya perikanan. Tb Haeru menegaskan bahwa kolaborasi antar pemangku kepentingan sangat penting untuk mencapai tujuan ini.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Ke depan, KKP akan terus memantau perkembangan implementasi penggunaan data di KNMP. Tb Haeru berharap, dengan adanya dukungan dari pemerintah dan pemanfaatan teknologi informasi, sektor perikanan Indonesia dapat lebih maju dan berdaya saing tinggi di pasar global. “Kami optimis bahwa dengan langkah ini, sektor perikanan kita akan semakin kuat dan berkelanjutan,” tutupnya.




















