Headline.co.id, Manggarai ~ Pemerintah Kabupaten Manggarai memutuskan untuk memperpanjang status tanggap darurat bencana selama 14 hari ke depan. Keputusan ini diambil untuk memberikan waktu lebih dalam penanganan dampak bencana yang melanda wilayah tersebut. Fokus utama dari perpanjangan ini adalah persiapan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga yang terdampak.
Bupati Manggarai, Deno Kamelus, menyatakan bahwa perpanjangan masa tanggap darurat ini sangat penting untuk memastikan semua warga yang kehilangan tempat tinggal mendapatkan hunian sementara yang layak. “Kami berkomitmen untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat yang terdampak bencana ini,” ujar Deno dalam pernyataannya.
Selama masa perpanjangan ini, Pemkab Manggarai akan bekerja sama dengan berbagai pihak untuk mempercepat proses pembangunan huntara. Selain itu, distribusi bantuan logistik dan kebutuhan dasar lainnya juga akan terus dilakukan untuk memastikan kebutuhan warga terpenuhi. Deno menambahkan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan instansi terkait lainnya untuk memastikan penanganan bencana berjalan lancar.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Rencana tindak lanjut setelah masa tanggap darurat ini meliputi evaluasi dan perencanaan jangka panjang untuk pemulihan wilayah yang terdampak. Pemkab Manggarai berharap dengan adanya perpanjangan ini, proses pemulihan dapat berjalan lebih efektif dan efisien, serta masyarakat dapat kembali beraktivitas normal secepat mungkin.

















