Headline.co.id, Jakarta ~ Menjelang pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang, Jawa Timur, yang dijadwalkan berlangsung pada 27-31 Agustus 2026, Korlantas Polri mengambil langkah strategis untuk memperkuat pengamanan lalu lintas. Brigjen Pol. I Made Agus Prasatya, Dirgakkum Korlantas Polri, menekankan pentingnya kesiapan dan kekompakan seluruh jajaran lalu lintas dalam menghadapi acara besar yang diperkirakan akan meningkatkan mobilitas masyarakat secara signifikan.
Dalam apel pagi yang digelar di Lapangan Korlantas Polri pada Senin (24/8/2026), Brigjen Pol. I Made menegaskan bahwa Muktamar NU akan menjadi pusat perhatian karena akan mengumpulkan ulama dari berbagai daerah di Jawa Timur. “Tanggal 27, 28, sampai dengan 31 Agustus, ini ada Muktamar NU di Jombang. Ini seluruh ulama akan berkumpul di Jawa Timur dan ini menjadi atensi kita bersama terkait dengan Kamseltibcarlantas,” ujarnya.
Brigjen Pol. I Made menggarisbawahi perlunya langkah antisipatif yang komprehensif dan kolaboratif untuk menjamin keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) selama acara berlangsung. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan di tengah derasnya arus informasi dan potensi upaya memecah belah melalui media sosial. “Selalu menjaga kekompakan. Saat ini sangat masif sekali upaya-upaya untuk memecah belah, baik di media sosial. Oleh sebab itu, lalu lintas seluruh Indonesia harus kompak,” tegasnya.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Lebih lanjut, Brigjen Pol. I Made menekankan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat. Ia menekankan bahwa profesionalisme harus didukung dengan peningkatan kemampuan, pengetahuan, dan sikap yang baik. “Kerjakan tugas pokok masing-masing dengan baik, dilengkapi dengan skill, knowledge, dan diimbangi oleh attitude,” tandasnya. Dengan persiapan yang matang, diharapkan pelaksanaan Muktamar NU dapat berjalan lancar tanpa kendala berarti.




















