Headline.co.id, Jakarta ~ Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) telah mengirimkan bantuan berupa 15 ton logistik dan 20 perangkat Starlink kepada para korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mendukung pemulihan dan memberikan bantuan komunikasi yang diperlukan di daerah terdampak. Pengiriman bantuan dilakukan pada Jumat, 21 Agustus 2026, sebagai respons cepat terhadap bencana yang melanda wilayah tersebut.
Bantuan logistik yang dikirimkan mencakup kebutuhan dasar seperti makanan, air bersih, dan perlengkapan kesehatan. Sementara itu, perangkat Starlink yang disediakan bertujuan untuk memulihkan jaringan komunikasi yang terputus akibat gempa. Dengan adanya perangkat ini, diharapkan komunikasi tim penyelamat dan masyarakat dapat berjalan lebih lancar, sehingga memudahkan koordinasi dalam penanganan bencana.
Menteri Komunikasi dan Digital, yang memimpin pengiriman bantuan ini, menyatakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk selalu hadir dan membantu masyarakat yang terkena dampak bencana. “Kami berupaya memastikan bahwa kebutuhan dasar dan komunikasi di daerah terdampak dapat segera dipulihkan,” ujarnya dalam sebuah pernyataan resmi.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Ke depan, Kemkomdigi berencana untuk terus memantau situasi di NTT dan siap menambah bantuan jika diperlukan. Selain itu, pemerintah juga berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan distribusi bantuan berjalan efektif dan tepat sasaran. Upaya ini diharapkan dapat meringankan beban para korban dan mempercepat proses pemulihan di wilayah yang terdampak gempa.



















