Headline.co.id, Jakarta ~ Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengambil langkah cepat dalam penanganan bencana gempa bumi yang melanda Flores dengan membebaskan biaya pengiriman bantuan melalui kapal PELNI. Kebijakan ini diumumkan pada Rabu, 19 Agustus 2026, sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk mempercepat distribusi bantuan kepada masyarakat terdampak.
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, menyatakan bahwa langkah ini diambil untuk memastikan bantuan dapat segera sampai ke lokasi bencana tanpa hambatan biaya. “Kami ingin memastikan bahwa semua bantuan yang diperlukan dapat tiba tepat waktu dan tanpa kendala biaya pengiriman,” ujar Budi Karya dalam pernyataannya.
Kapal PELNI, yang dikenal sebagai salah satu moda transportasi laut utama di Indonesia, akan digunakan untuk mengangkut berbagai jenis bantuan, termasuk makanan, obat-obatan, dan kebutuhan dasar lainnya. Langkah ini diharapkan dapat meringankan beban logistik dan mempercepat proses pemulihan di wilayah terdampak.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Selain itu, Kemenhub juga berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan instansi terkait lainnya untuk memastikan bahwa distribusi bantuan berjalan lancar. Dengan adanya kebijakan ini, diharapkan masyarakat Flores yang terdampak gempa dapat segera mendapatkan bantuan yang mereka butuhkan.


















