Headline.co.id, Gorontalo ~ Pemerintah Provinsi Gorontalo berkomitmen untuk meningkatkan kemandirian fiskal melalui optimalisasi belanja daerah. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk memperkuat perekonomian daerah dan mengurangi ketergantungan pada dana transfer dari pemerintah pusat. Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie, menekankan pentingnya pengelolaan anggaran yang efisien dan efektif untuk mencapai tujuan tersebut.
Dalam rapat koordinasi yang diadakan pada Senin, 17 Agustus 2026, Gubernur Rusli Habibie menyampaikan bahwa belanja daerah harus difokuskan pada sektor-sektor yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. “Kita harus memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” ujar Rusli. Ia juga menambahkan bahwa pengawasan dan evaluasi terhadap penggunaan anggaran harus diperketat untuk menghindari pemborosan.
Selain itu, Pemprov Gorontalo juga berencana untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) sebagai bagian dari strategi kemandirian fiskal. Langkah ini melibatkan peningkatan efisiensi dalam pengumpulan pajak dan retribusi daerah, serta pengembangan potensi ekonomi lokal yang belum tergarap secara optimal. “Kita harus kreatif dalam mencari sumber-sumber pendapatan baru yang berkelanjutan,” tambah Rusli.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Sebagai tindak lanjut, Pemprov Gorontalo akan mengadakan serangkaian pelatihan dan workshop bagi aparatur sipil negara (ASN) untuk meningkatkan kapasitas mereka dalam pengelolaan keuangan daerah. Diharapkan, dengan langkah-langkah ini, Gorontalo dapat mencapai kemandirian fiskal yang lebih baik dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.



















