Headline.co.id, Thelma ~ seorang warga Desa Sambas, kini dapat bernafas lega setelah rumahnya yang rapuh direnovasi melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Program ini bertujuan untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah dalam memperbaiki kondisi tempat tinggal mereka. Renovasi rumah Thelma dimulai pada awal Agustus 2026 dan diharapkan selesai dalam waktu dua bulan.
Program BSPS ini merupakan inisiatif dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang telah berjalan di berbagai daerah di Indonesia. Thelma, yang sebelumnya tinggal di rumah dengan kondisi dinding yang hampir roboh dan atap bocor, merasa sangat bersyukur atas bantuan ini. “Saya sangat berterima kasih kepada pemerintah yang telah membantu memperbaiki rumah saya,” ujar Thelma.
Renovasi ini melibatkan perbaikan struktur bangunan, termasuk penggantian atap dan penguatan dinding. Selain itu, program ini juga mendorong partisipasi masyarakat setempat dalam proses renovasi, sehingga meningkatkan rasa kepemilikan dan tanggung jawab terhadap rumah yang diperbaiki. Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Sambas, Bapak Ahmad, menyatakan bahwa program ini tidak hanya meningkatkan kualitas hunian, tetapi juga kesejahteraan masyarakat.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Ke depan, pemerintah berencana untuk terus melanjutkan program BSPS ini agar semakin banyak warga yang dapat merasakan manfaatnya. Dengan adanya program ini, diharapkan tidak ada lagi warga yang tinggal di rumah yang tidak layak huni. Program ini juga diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang dalam mengatasi permasalahan perumahan di Indonesia.



















