Headline.co.id, Melonguane ~ Sulawesi Utara, kembali diguncang gempa bumi dengan magnitudo 3,5 pada Kamis, 13 Agustus 2026. Gempa ini terjadi pada pukul 22:00 WITA dan tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa pusat gempa terletak di laut, sekitar 10 kilometer barat daya Melonguane, dengan kedalaman 10 kilometer.
Menurut laporan BMKG, gempa ini dirasakan lemah oleh warga di sekitar Melonguane. Meski demikian, tidak ada laporan kerusakan bangunan atau korban jiwa akibat gempa tersebut. Warga diimbau untuk tetap tenang dan waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.
Kepala BMKG Sulawesi Utara, Dr. Andi Rahmat, menyatakan bahwa gempa ini merupakan aktivitas seismik yang biasa terjadi di wilayah tersebut. “Kami terus memantau aktivitas seismik di wilayah Sulawesi Utara dan memastikan informasi terkini dapat segera disampaikan kepada masyarakat,” ujarnya.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Pemerintah daerah setempat bersama BMKG terus berkoordinasi untuk memastikan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana alam. Sosialisasi dan edukasi mengenai tindakan yang harus dilakukan saat terjadi gempa bumi terus digalakkan untuk meminimalisir dampak yang mungkin terjadi di masa mendatang.




















