Headline.co.id, Langsa ~ Baitul Mal Kota Langsa menargetkan pengumpulan zakat dan infak sebesar Rp5,18 miliar pada tahun 2025. Target ini merupakan bagian dari upaya lembaga tersebut untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan dana zakat dan infak yang lebih efektif. Ketua Baitul Mal Kota Langsa, Muhammad Nasir, menyatakan bahwa pihaknya optimis dapat mencapai target tersebut dengan strategi yang telah direncanakan.
Muhammad Nasir menjelaskan bahwa strategi utama yang akan diterapkan adalah peningkatan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya zakat dan infak. “Kami akan mengintensifkan program sosialisasi agar masyarakat lebih memahami manfaat zakat dan infak, serta bagaimana dana tersebut dapat membantu mereka yang membutuhkan,” ujarnya. Selain itu, Baitul Mal juga berencana untuk memperluas jaringan kerjasama dengan berbagai pihak, termasuk lembaga keuangan dan organisasi masyarakat.
Dalam upaya mencapai target tersebut, Baitul Mal Kota Langsa juga akan memanfaatkan teknologi digital untuk mempermudah proses pengumpulan dana. Penggunaan aplikasi dan platform digital diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berzakat dan berinfak. “Kami ingin memastikan bahwa masyarakat dapat menyalurkan zakat dan infak dengan mudah dan aman,” tambah Nasir.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Ke depan, Baitul Mal Kota Langsa berkomitmen untuk terus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana zakat dan infak. Laporan keuangan yang terbuka dan dapat diakses oleh publik diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga ini. Dengan demikian, Baitul Mal optimis dapat mencapai target pengumpulan dana yang telah ditetapkan dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat Kota Langsa.
















