Headline.co.id, Jakarta ~ Sebuah Chery Tiggo 8 CSH yang mengeluarkan kepulan asap di area parkir Hall 9 ICE BSD City saat penyelenggaraan GIIAS 2026 dipastikan mengalami masalah akibat kesalahan pengisian bahan bakar. PT Chery Sales Indonesia (CSI) menyatakan kendaraan operasional perusahaan tersebut seharusnya menggunakan bensin Pertamax, tetapi justru diisi Pertamina Dex atau solar sebelum menuju lokasi pameran. Kesalahan pengisian itu diketahui setelah Chery melakukan investigasi internal dan memeriksa rekaman CCTV. Pihak Chery memastikan kendaraan telah ditangani dan tidak mengalami kerusakan berarti.
Peristiwa tersebut sebelumnya menjadi perbincangan di media sosial setelah sebuah video memperlihatkan mobil Chery Tiggo 8 CSH mengeluarkan asap di kawasan parkir GIIAS 2026.
Video itu diunggah seorang pengunjung yang mengaku terkejut ketika melihat kepulan asap dari kendaraan saat sedang mencari tempat parkir di sekitar Hall 9 ICE BSD City.
“Kaget banget lagi cari parkir di GIIAS Hall 9, ada mobil yang keluar asap. Mobil apa itu guysss? Semoga baik-baik aja mobilnya ya kak,” tulis pemilik akun tersebut.
Menanggapi beredarnya video itu, Vice Country Director Chery Business Unit PT Chery Sales Indonesia, Budi Darmawan Jantania, menjelaskan bahwa kendaraan tersebut merupakan mobil operasional pabrikan yang ketika itu digunakan untuk mengantarkan ekspatriat Chery menuju lokasi GIIAS 2026.
Berdasarkan hasil investigasi internal perusahaan, persoalan bermula ketika kendaraan melakukan pengisian bahan bakar. Mobil yang seharusnya menggunakan bensin Pertamax justru terisi Pertamina Dex.
Budi mengatakan Chery memiliki rekaman CCTV yang menunjukkan proses ketika kendaraan tersebut melakukan pengisian bahan bakar. Kesalahan diduga terjadi karena pihak yang melakukan pembayaran tidak mengecek jenis bahan bakar yang dimasukkan ke kendaraan.
“Jadi, kita ada rekaman CCTV-nya, bahwa memang salah satu ekspat kami turun membayarkan dan beliau mungkin ada kendala bahasa, tidak mengecek juga bahan bakarnya. Pengemudinya sendiri juga tidak paham mobilnya,” jelas Budi dikutip Kamis (6/8/2026).
Mobil Masih Bisa Melaju Berkat Sistem PHEV
Menurut Budi, Chery Tiggo 8 CSH tersebut masih dapat melanjutkan perjalanan dari SPBU menuju lokasi GIIAS karena mengusung teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).
Selain masih memanfaatkan fungsi hibrida, saluran bahan bakar kendaraan saat itu juga masih menyisakan bensin. Kondisi tersebut membuat kendaraan belum langsung mengalami gangguan setelah bahan bakar yang tidak sesuai masuk ke tangki.
Namun, dalam perjalanan mulai muncul gejala pada mesin. Chery kemudian memanggil teknisi untuk melakukan pemeriksaan setelah kendaraan tiba di area pameran.
“Cuma memang sudah ditemukan gejala seperti pincang pada mesin. Jadi dipanggillah teknisi. Begitu sampai di GIIAS dan dicek, kebetulan baterainya sudah lemah (low). Pada saat itulah solar masuk ke dalam engine, sehingga mengeluarkan kepulan asap,” kata Budi.
Keterangan tersebut sekaligus menjelaskan penyebab munculnya asap yang kemudian terekam oleh pengunjung dan beredar di media sosial.
Chery Pastikan Kendaraan Sudah Ditangani
Setelah mengetahui penyebab masalah, Chery melakukan penanganan dengan menguras bahan bakar yang berada di dalam kendaraan.
Budi memastikan kondisi Chery Tiggo 8 CSH tersebut aman setelah penanganan dilakukan. Menurut perusahaan, tidak ditemukan kerusakan berarti pada kendaraan akibat insiden tersebut.
Dengan demikian, Chery menegaskan kepulan asap yang muncul bukan disebabkan persoalan lain pada kendaraan, melainkan akibat jenis bahan bakar yang tidak sesuai masuk ke sistem mesin.
“Jadi, murni karena salah isi bensin,” pungkas Budi.


















