Usai Viral, Pengendara Fortuner Bersenjata Resmi jadi Tersangka

  • Whatsapp
Pengendara Fortuner Viral Bawa Senjata
Pengendara Fortuner Viral Bawa Senjata

Headline.co.id (Jakarta) ~ Ditreskrimum Polda Metro Jaya menetapkan pengemudi Fortuner, MFA (36), yang menodongkan senjata api saat terlibat kecelakaan lalu lintas di Duren Sawit, Jakarta Timur, sebagai tersangka. Dia dijerat dengan pasal kepemilikan senpi.

baca juga: Kwarda DIY Ajak Dewan Saka Pramuka se-Yogyakarta jadi Pewarta Istimewa

Read More

“Sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dikenakan Undang-Undang Darurat,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat kepada wartawan, Sabtu (3/4).

Seperti diberitakan sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus menyebut pengendara mobil Fortuner yang mengacungkan senjata api seusai menabrak salah seorang pengendara sepeda motor di Duren Sawit, berhasil diamankan.

Sebelumnya Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus menyebut bahwa MFA menghadapi dua kasus sekaligus, yakni terkait kecelakaan lalu lintas dan penggunaan pistol jenis airsoft gun.

baca juga: Cari Komputer Untuk Bisnis, ASUS ExpertCenter D3 Tower dan D5 SFF Solusinya, Kenapa?

Menurutnya, Polda Metro Jaya membentuk dua tim untuk menangani dua perkara. Pertama, kasus kecelakaan ditangani oleh Ditlantas Polda Metro Jaya. Kedua, Ditreskrimum Polda Metro Jaya mengusut kasus penggunaan pistol.

“Pengungkapan ini bermula dari viral di media sosial, kejadian diawali dengan tabrakan, tapi yang terjadi sopir kendaraan roda empat justru mengeluarkan senjata api dan melarikan diri,” ujar Yusri kepada wartawan (2/4).

baca juga: Presiden: Keterbukaan Informasi Jadi Faktor Penting Kesuksesan Penanganan Pandemi

“Kemudian dari tim Ditlantas Polda Metro Jaya bersama dengan Jatanras melakukan profiling dan mengetahui kendaraan dengan nomor polisi B 1673 SJV tersebut beralamat di Jakarta Selatan,” sambungnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *