Headline.co.id, Pemerintah Kabupaten Belu ~ Nusa Tenggara Timur, menggalakkan sinergi penegakan hukum dan pendidikan anak usia dini (PAUD) untuk mendorong pembangunan di wilayah perbatasan. Inisiatif ini bertujuan untuk memperkuat keamanan dan meningkatkan kualitas pendidikan di daerah yang berbatasan langsung dengan Timor Leste. Langkah ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat.
Bupati Belu, Willybrodus Lay, menekankan pentingnya kolaborasi aparat penegak hukum dan lembaga pendidikan dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan anak-anak. “Kami berupaya agar anak-anak di perbatasan mendapatkan pendidikan yang layak, sekaligus memastikan keamanan wilayah tetap terjaga,” ujar Willybrodus Lay dalam sebuah pertemuan dengan para pemangku kepentingan.
Program ini melibatkan berbagai pihak, termasuk Kepolisian Resor Belu dan Dinas Pendidikan Kabupaten Belu. Mereka bekerja sama untuk mengintegrasikan kegiatan edukatif dan sosialisasi hukum di sekolah-sekolah PAUD. Selain itu, pelatihan bagi guru dan tenaga pendidik juga menjadi fokus utama guna meningkatkan kompetensi mereka dalam mendidik anak-anak di daerah perbatasan.
Ke depan, pemerintah daerah berencana untuk terus memperkuat program ini dengan menambah fasilitas pendidikan dan meningkatkan kapasitas penegakan hukum. “Kami berharap sinergi ini dapat menjadi model bagi daerah lain yang memiliki tantangan serupa,” tambah Willybrodus Lay. Dengan langkah ini, diharapkan pembangunan di perbatasan Belu dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.


















