Headline.co.id, Palangka Raya ~ Diskominfo Kota Palangka Raya mengerahkan 18 personel Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kota Palangka Raya. Langkah ini dilakukan sebagai tindak lanjut instruksi Wali Kota Palangka Raya di tengah kondisi karhutla yang masih terjadi di sejumlah wilayah. Para personel dijadwalkan bergerak secara bergantian pada pagi dan malam hari untuk membantu pemadaman serta pembasahan di lokasi yang membutuhkan penanganan.
Informasi tersebut disampaikan Kepala Diskominfo Kota Palangka Raya Dody Irawan pada Senin (21/9/2026). Pengerahan personel dilakukan untuk mendukung upaya Pemerintah Kota Palangka Raya mempercepat penanganan karhutla dengan melibatkan perangkat daerah sesuai kebutuhan di lapangan.
18 Personel Bergerak Bergantian
Dody mengatakan, sebanyak 18 personel Diskominfo telah ditunjuk untuk terlibat dalam kegiatan penanganan karhutla. Mereka tidak dikerahkan secara bersamaan, melainkan menjalankan tugas sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Sebanyak 18 personel sudah ditunjuk untuk ikut membantu penanganan karhutla. Mereka bergerak sesuai jadwal, baik pada pagi maupun malam hari,” kata Dody.
Personel tersebut membantu kegiatan pemadaman dan pembasahan di lokasi yang memerlukan penanganan. Pembagian waktu tugas dilakukan agar dukungan dari Diskominfo dapat berjalan sesuai kebutuhan dalam penanganan karhutla.
Keterlibatan ASN Diskominfo menjadi bagian dari dukungan perangkat daerah terhadap upaya Pemerintah Kota Palangka Raya menghadapi karhutla. Instruksi wali kota menekankan pentingnya keterlibatan seluruh perangkat daerah dalam menangani kondisi kebakaran yang masih terjadi di sejumlah wilayah.
Dukungan Kendaraan Operasional
Selain mengerahkan personel, Diskominfo Kota Palangka Raya juga memberikan dukungan melalui pemanfaatan kendaraan operasional dan sumber daya yang tersedia. Penggunaannya disesuaikan dengan kebutuhan penanganan karhutla di lapangan.
Dukungan tersebut diarahkan untuk membantu kegiatan yang dijalankan oleh tim penanganan. Personel Diskominfo tetap menjalankan tugas berdasarkan kebutuhan dan arahan dari tim yang memiliki kewenangan di lokasi.
Dengan pola dukungan tersebut, Diskominfo tidak mengambil alih komando penanganan karhutla. Dody menegaskan, seluruh personel yang dikerahkan harus mengikuti arahan serta koordinasi dari tim berwenang agar pelaksanaan kegiatan berlangsung efektif.
BPBD Tetap Pegang Komando
Komando dan pengendalian penanganan karhutla di Kota Palangka Raya tetap berada di bawah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya. Posisi tersebut menjadi dasar koordinasi bagi personel Diskominfo selama membantu pemadaman dan pembasahan.
Dody menyatakan, personel Diskominfo siap menjalankan dukungan sesuai arahan yang diberikan oleh tim di lapangan. Koordinasi diperlukan agar sumber daya yang dikerahkan dapat digunakan secara tepat dan tidak mengganggu alur penanganan yang telah ditetapkan.
“Personel kami siap mengikuti arahan dan koordinasi yang diberikan agar dukungan yang dilakukan dapat berjalan efektif dan sesuai kebutuhan,” ujar Dody.
Pengerahan ASN Diskominfo ini menunjukkan keterlibatan perangkat daerah dalam mendukung penanganan karhutla di Kota Palangka Raya. Dengan tetap berada dalam koordinasi BPBD, personel dan sumber daya Diskominfo diarahkan untuk membantu kebutuhan pemadaman serta pembasahan di lokasi yang memerlukan penanganan.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.




















