ASIK! Mulai 1 Januari KA Ekonomi Rajabasa Kembali Beroperasi Rute Tanjungkarang-Kertapati

  • Whatsapp
Ilustrasi Stasiun Pemberangkatan KA Rajabasa
Ilustrasi Stasiun Pemberangkatan KA Rajabasa. (ist)

Headline.co.id (Lampung) ~ PT KAI Divre IV Tanjungkarang akan kembali mengoperasionalkan KA Ekonomi Rajabasa relasi Tanjungkarang-kertapati. Pengoperasional kembali KA tersebut sesuai dengan Nota Dinas Direksi PT KAI Nomor 01/KF.201/XII/D1/KA/2020.

“Mulai beroprasi kembali KA eonomi rajabasa relasi Tanjungkarang-Kertapati pada 1 Januari 2021. Dan semua calon penumpang wajib mematuhi protokol kesehatan COVID-19 sesuai dengan arahan pemerintah,” Kata Manager Humas PT KAI Divre IV Tanjungkarang, Jaka Jarkasih, Rabu (30/12/2020).

Jaka menuturkan bahwa bagi calon penumpang yang akan melakukan perjalanan menggunakan kereta api ekonomi Rajabasa wajib mematuhi protokol kesehatan Covid-19 (3M)  mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak, serta wajib melampirkan surat rapid tes Antibody yang berlaku 14 hari.

Selain itu, lanjut Jaka, bagi penumpang yang tidak membawa  surat rapid test antibody, maka pihak kereta api telah menyiapkan Rapid Test Antibody dengan biaya Rp. 85.000 dengan masa berlaku 14 hari.

Jaka menjelaskan bahwa pelaksanaan rapid test antibody yang disediakan oleh pihak PT KAI terdapat di empat stasiun dan jadwal pelayanannya yakni Stasiun Tanjungkarang pukul 05.30 sampai 11.00 WIB, Stasiun Kota Bumi pukul 08.00 sampai 14.00 WIB, Stasiun Martapura pukul 09.00 sampai 15.00 WIB dan Stasiun Baturaja pukul 09.00 sampai 15.00 WIB.

“Kita sudah siapkan di empat stasiun dengan jadwal yang sudah ditentukan. Agar masyrakat yang ingin berpergian untuk bisa datang 1 jam sebelum keberangakatan guna mengecek kelengkapan berkas kesehatan oleh petugas kesehatan,” katanya.

“Mengenai tarif tiket KA Ekonomi Rajabasa yaitu Rp 32.000. Tidak ada perubahan harga tiket, dan masih sama seperti sebelumnya,” ungkap Jaka.

Jaka menghimbau kepada seluruh pengguna jasa kereta api, untuk tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19 dengan menerapkan 3M yaitu mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak, baik di  area stasiun maupun dalam kereta api.

“Setiap penumpang wajib menggunakan masker, di dalam dan luar kereta disiapkan hand sanitizer untuk para penumpang,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *