Headline.co.id, Jakarta ~ Pemerintah Indonesia menegaskan akan mengambil langkah tegas terhadap penyebaran hoaks yang berpotensi mengganggu ketertiban dan stabilitas nasional. Pernyataan ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, pada Rabu, 5 Agustus 2026. Mahfud menekankan pentingnya menjaga keamanan nasional dari ancaman informasi palsu yang dapat memicu keresahan di masyarakat.
Dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta, Mahfud MD menjelaskan bahwa pemerintah telah memantau peningkatan penyebaran hoaks di berbagai platform digital. “Kami tidak akan ragu untuk menindak tegas para pelaku yang menyebarkan informasi palsu yang dapat mengganggu ketertiban umum,” ujar Mahfud. Ia menambahkan bahwa tindakan hukum akan diambil sesuai dengan peraturan yang berlaku untuk memastikan keamanan dan ketertiban tetap terjaga.
Mahfud juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menerima dan menyebarkan informasi. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh berita yang belum jelas kebenarannya. “Kami meminta masyarakat untuk selalu memverifikasi informasi sebelum membagikannya kepada orang lain,” kata Mahfud. Pemerintah, lanjutnya, akan terus meningkatkan upaya edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya hoaks dan cara mengenalinya.
Selain itu, Mahfud mengungkapkan bahwa pemerintah bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk aparat penegak hukum dan penyedia layanan internet, untuk memantau dan menindaklanjuti penyebaran hoaks. Langkah ini diharapkan dapat meminimalisir dampak negatif dari informasi palsu yang beredar di masyarakat. “Keamanan nasional adalah prioritas utama, dan kami akan memastikan bahwa setiap ancaman terhadap stabilitas negara dapat diatasi dengan cepat dan efektif,” tutup Mahfud.


















